Rumus Kimia Lemak dan Reaksinya - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Rumus Kimia Lemak dan Reaksinya

Setelah sebelumnya aku sharing tentang rumus kimia protein, salah satu molekul yang tak kalah penting dan merupakan pembentuk makhluk hidup ialah lemak. Ternyata lemak merupakan senyawa kimia dan memiliki rumus kimia. Termasuk senyawa apakah lemak itu? Apa rumus kimia lemak? Bagaimana reaksinya?

Pengertian Lemak

Lemak ada secara alami di dalam makanan dan memiliki peranan penting dalam siklus hidup sel. Lemak merupakan senyawa penyimpan energi pada makhluk hidup. Dalam ilmu kimia, lemak di kenal sebagai senyawa lipida yang tidak dapat larut di dalam air.

Asam lemak merupakan senyawa hidrokarbon rantai panjang dari asam karboksilat. Lemak terbentuk ketika tiga molekul asam lemak bereaksi dengan griserol dan menghasilkan trigliserida (dan residu tiga molekul air, H2O). Trigliserida inilah bentuk senyawa penyimpan lemak dalam tubuh.

Rumus Kimia Lemak

Jadi berdasarkan pengertian diatas, rumus kimia lemak pada dasarnya termasuk dalam golongan Asam Karboksilat, dimana mengandung gugus COOH, contohnya saja:
Asam Butanoat (Asam butirat)
Asam butanoat (CH3(CH2)2COOH)ini merupakan contoh asam lemak rantai pendek yang terdapat pada mentega. Contoh lainnya ialah asam lemak rantai panjang:

CH3(CH2)4CH=CHCH2CH=CH(CH2)7COOH         (Asam Linoleat)

Umumnya rumus kimia dari asam lemak disingkat dengan penggunaan kode seperti C18:2 dengan angka 18 menunjukkan jumlah rantai Karbon (C) dan 2 menunjukkan jumlah rantai ganda (=) pada rumus kimia lemak tersebut. Selain dua contoh di atas, setidaknya ada 40 jenis asam lemak alami di alam.

Konfigurasi Struktur

Selain itu, konfigurasi dari struktur Asam Lemak ada dua jenis, yang pertama ialah Cis dan Trans:

Struktur cis asam oleat
struktur trans asam oleat (Asam Eleidik)
Walaupun secara rumus kimia keduanya sama, namun dalam konfigurasi strukturnya kedua bentuk ini berbeda, pun sifat kimia dari keduanya juga berbeda. 

Lemak Jenuh dan Lemak Tak Jenuh

Di televisi sering sekali kita mendengar di iklan bahwa produk minyak goreng ini mengandung "lemak tak jenuh". Lalu apa sebenarnya lemak jenuh dan lemak tak  jenuh ini?

Lemak jenuh ialah jenis lemak yang dalam struktur kimianya hanya memiliki ikatan karbon tunggal (-). Karena tidak adanya ikatan rantai ganda (=) dalam strukturnya menyebabkan lemak jenis ini sukar untuk dipecah dan diuraikan dalam tubuh, inilah yang menyebabkan lemak jenuh itu buruk untuk kesehatan. 

Lemak tak tak jenuh ialah sebaliknya, lemak yang dalam struktur kimianya memiliki ikatan rangkap, sehingga jenis lemak ini mudah dipecah dan diuraikan oleh tubuh untuk menjadi energi. 


Reaksi Pada Lemak

1. Hidrogenasi

Hidrogenasi ini merupakan reaksi antara lemak dengan adanya penambahan hidgrogen H2, persamaan reaksinya ialah: 

2. Saponifikasi

Reaksi saponifikasi ini sangat terkenal di dunia karena ini merupakan proses pembuatan sabun yang masih digunakan hingga sekarang. Persamaan reaksinya ialah:
 Proses reaksinya dijelaskan oleh gambar ilustrasi berikut ini:


Ini adalah proses pembuatan sabun dengan menggunakan trigliserida yang biasanya diperoleh dari lemak hewan, kemudian dicampurkan dengan basa kuat, dalam hal ini NaOH, dalam kasus lain terkadang digunakan KOH atau basa kuat lainnya. 

Itulah penjelasan mengenai rumus kimia lemak dan reaksinya yang paling populer. Jika kalian tertarik untuk belajar kimia dan sains, silahkan baca tulisanku tentang Tips Menjadi Mahasiswa Sains

Sumber:
http://scifun.chem.wisc.edu/CHEMWEEK/PDF/Fats&Oils.pdf
https://chem.libretexts.org/Textbook_Maps/Introductory_Chemistry_Textbook_Maps/Map%3A_The_Basics_of_GOB_Chemistry_(Ball_et_al.)/17%3A_Lipids/17.2%3A_Fats_and_Oils
http://amrita.olabs.edu.in/?sub=73&brch=3&sim=119&cnt=1
http://www.chemistryexplained.com/Di-Fa/Fats-and-Fatty-Acids.html
 
Back To Top