7 Alasan Orang Jepang Lebih Memilih Rumah Minimalis - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

7 Alasan Orang Jepang Lebih Memilih Rumah Minimalis

Pertama kali ke Jepang, salah satu hal yang akan kalian sadari ialah orang disini memiliki kemampuan tata ruang yang sangat baik. Orang Jepang rata-rata memiliki rumah minimalis dilengkapi dengan garasi dan mobil keluarga yang mini.

Selain itu Jalanan di sekitar perumahan di Jepang itu terlihat seperti gang-gang kecil. Sama persis kalau nonton jalanan di kartun Doraemon dan Shinchan, yaitu pagar dan tembok di kanan dan kiri dengan ruas jalan yang kecil.

Kenapa Orang Jepang Lebih Suka Rumah Minimalis?

Dulu awalnya aku kira mereka terpaksa membuat rumah yang minimalis karena bahan bangunan atau mungkin beli tanah-nya mahal. Aku nggak pernah kepikiran kalau rumah minimalis itu memang benar-benar pilihan mereka.

Berikut ini alasan-alasan orang Jepang lebih memilih tinggal di rumah minimalis:

1. Banyak Gempa

Karena Jepang termasuk negara dengan jumlah gempa bumi terbanyak, maka memilih rumah yang minimalis berarti lebih kuat terhadap guncangan.

Dalam satu tahun ada lebih dari 1000 gempa bumi yang terjadi di Jepang. Walaupun tidak semuanya membahayakan, namun beberapa memiliki guncangan yang cukup kuat.

Untuk menghindari runtuhnya bangunan akibat gempa, salah satu pilihannya ialah dengan membangun rumah yang minimalis dan compact. Rumah yang minimalis dan compact ini pada umumnya memiliki struktur bangunan yang kuat dan ringan sehingga cenderung tahan terhadap gempa bumi.
Baca Juga: Pendakian Gunung Fuji Jepang

2. Aturan Pendirian Bangunan Ketat

Berbeda dengan di Indonesia, aturan pendirian bangunan di Jepang sangatlah ketat. Ada banyak sekali hal yang dipertimbangkan dalam izin mendirikan bangunan di Jepang.

Mereka tidak hanya mendata seberapa besar tanah yang akan dibangun tapi juga mendata berapa tebal temboknya, berapa luas pekarangan, berapa luas garasi dan masih banyak lagi.

Karena perizinan pembuatan yang cukup rumit, kebanyakan orang memutuskan untuk membangun rumah minimalis, sehingga laporan untuk pendirian bangunan sedikit dan izin mendirikan bangunan segera didapat. Beberapa aturan mendirikan bangunan lainnya bisa dilihat di web ini  (english)

3. Mudah Dibersihkan

Rumah yang berukuran kecil akan jauh lebih mudah untuk dibersihkan. Ini mungkin kita semua sudah tahu.

Aku mendengar alasan ini langsung dari sensei belajar nihonggo-ku. Katanya dia lebih suka rumah yang kecil karena membersihkannya dan merawatnya akan sangat mudah. Pada saat mendengar hal itu, pandanganku langsung berubah. Lebih terbuka.

Maksudku itu sangat logis dan cerdas, tetapi aku tidak pernah kepikiran sebelumnya. Karena mungkin konsep di Indonesia sejak dahulu bahwa rumah besar lebih bagus, lebih mewah sehingga hidupnya akan lebih enak. Kenyataanya, semakin banyak yang harus kita bersihkan. Mendokusai!

4. Tidak Perlu Furniture Besar

Alasan lainnya dari senseiku adalah rumah kecil minimalis tidak perlu furniture besar.

Alih-alih berfikir untuk membangun rumah besar agar bisa diisi berbagai furniture, orang di Jepang malah berfikiran untuk tidak perlu membeli furniture besar.

Oleh karena itu membangun rumah yang minimalis akan membuat kita tidak perlu membeli lemari yang super besar dan mahal. Cukup furniture biasa yang compact dan tepat guna saja.

5. Untuk Dua Anak Saja

Saat ini, Jepang mengalami penurunan jumlah penduduk. Ini salah satunya disebabkan karena sedikitnya jumlah anak yang dimiliki oleh pasangan setelah menikah.

Karena jumlah anak yang umum di Jepang ialah dua, maka tidak perlu rumah seluas lapangan bola, cukup sebuah rumah minimalis yang hangat. Umumnya akan ada dua kamar anak yang berada di lantai 2, persis seperti kamar Nobita dalam kartun Doraemon.
Baca Juga: Pendidikan Karakter Anak Jepang


6. Lebih Murah

Tentu saja rumah minimalis akan memiliki harga yang jauh lebih murah daripada apartement mewah ataupun rumah besar (gedongan).

Walaupun ekonomi orang Jepang termasuk salah satu yang palig kuat, namun masyarakatnya punya budaya berhemat dan mengerti nilai dari uang yang dimilikinya.

Jadi mereka tidak akan membuang uang lebih untuk tempat tinggal yang besar dan mewah sementara mereka hanya butuh rumah minimalis yang nyaman dihuni.

7. Cepat Merubah Temperatur Ruangan

Salah satu pengalamanku sendiri ketika memiliki kamar yang cukup besar (padahal murahan) ialah lama sekali untuk jadi hangat.

Seperti yang sudah kita tahu kalau Jepang termasuk negara subtropis yang memiliki 4 musim, semi, panas, gugur dan dingin.

Pada musim dingin kita akan membutuhkan penghangat ruangan, sehingga jika volume ruangan terlalu besar proses menaikkan temperatur agar bisa hangat akan sangat lama.

Sebaliknya pada musim dingin kita butuh AC sebagai pendingin ruangan. Jika volume ruangan terlalu besar makan proses menurunkan suhu akan lama.

Rumah kecil yang hangat akan lebih nyaman daripada rumah mewah yang berantakan. 

Untuk itu pilihan rumah yang kecil dan minimalis ialah yang paling tepat. Dengan begitu kita bisa dengan mudah mengontrol temperatur ruangannya dengan cepat dan mudah.

Yap dari 7 alasan orang Jepang memilih rumah minimalis tersebut apa kalian setuju? Cukup menarik kan mengetahui perspektif dari masyarakat negara maju? Bisa kita jadikan pertimbangan juga kalau ingin membeli rumah. :)

Share if you like it! 
Thanks for reading Myst!

 
Back To Top