Teori Bumi Datar - Matematika Angkasa Dalam Narasi #part6 - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Teori Bumi Datar - Matematika Angkasa Dalam Narasi #part6


Setelah melucuti teori ini hingga video 5, aku sudah merasa kalau nggak ada lagi hal-hal yang "tricky" yang harus aku pelajari seperti kenapa satelit tak terlihat pada video 1,  asal muasal minyak bumi pada video 2, mitos gravitasi pada video 3, perhitungan jarak bumi-bulan pada video 4 dan terakhir Azimuthal Equidistance pada video 5. Tetapi narasi video 6 membuat aku agak minder dan ragu untuk lanjut membahas atau enggak, dikatakan bahwa:
Mari kita sama2 buktikan utuk mencari kebenaran, meski kebenaran itu tak sesuai dengan kemauan kita. Pembuktian dengan angka matematika, bukan debat kusir berdasarkan opini dan persepsi.
Dari situ aku ragu untuk menonton dan membahas video 6, karena pembuat video akan melakukan perhitungan menggunakan angka matematika. Kalau sampai dia menghitung jarak-jarak benda angkasa dengan persepsi bumi datar, maka aku harus belajar lagi perhitungan jarak matahari ke bumi berdasarkan letak venus, dan itu kerjaan banget belum lagi harus membuktikan manakah dari kedua angka tersebut yang benar. Bisa sakit kepala juga.

Ternyata, malah narasi selanjutnya seperti ini:
Silahkan hitung jarak, kecepatan, diameter bumi, bulan dan matahari, Apakah bisa menghasilkan siklus gerhana matahari 18 tahun 11 hari 8 jam? Seperti yang ditulis dalam situs NASA? 
Lah? kita yang harus menghitung?

Yaudah lah.. Jangankan itu, kalau saya bisa menentukan titik terjadinya gerhana aja, ya nggak nulis blog saya, udah bisa masuk NASA atau minimal LAPAN. :3. Tapi mudah-mudahan tulisan penutup seri Teori Bumi Datar ini nggak akan mengecewakan. Aku akan coba memaparkan kalau satelit yang desainnya rapuh itu sangat bisa melaju dengan kecepatan 28.000 km/jam.

Matematika Level Langit

Baiklah buat kalian yang belum tahu apa itu siklus saros, silahkan buka part 4 tentang siklus Saros. Aku juga sudah memberikan perhitungan cara perhitungan jarak bulan yang dilakukan oleh Aristarchus dan cara NASA menghitungnya.

Perhitungan diameter, jarak dan kecepatan matahari, bumi dan bulan itu merupakan hal yang terpisah dari siklus saros. Siklus gerhana merupakan kombinasi pergerakan bulan, bumi dan matahari yang masing-masingnya memiliki percepatan gravitasi. Artinya, arah dan kecepatan gerak dan gaya dari ketiganya itu berubah di setiap waktu (Prinsip vektor -Fisika SMA). Pendekatan matematis paling memungkinkan untuk kasus ini ialah dengan kalkulus dan relativitas yang telah dikembangkan oleh Newton dan Einstein. Tetapi itupun tidak dapat mendapatkan siklus gerhana bulan. Kenapa? Terlalu kompleks. Begini contohnya:

Sama saja seperti kamu melihat ada cewek naik mobil, kamu tahu massa mobil, kamu tahu kecepatan maksimal mobil, kemudian kamu ditanya berapa hari sekali cewek itu ke salon? Bisa menjawab? Kamu bahkan nggak tahu kemana arah mobilnya.

32 mil/ 51.5 km

Setelah 9 menit menonton video ini, secara ajaib angka 32 mill/ 51.5 km muncul di layar YT. Katanya pembuktian dengan angka matematika. Tapi tanpa ada operasi matematika tambah, kurang, bagi, langsung tau-tau muncul angka 32 mill. Ya sudah lah emang gitu pembuat video ini, ilmunya udah tinggi banget.

Kalau benar angka ini dari trigonometri maka untuk menghitung jarak bulan-bumi harus ada tiga titik. Titik pertama bumi, kedua bulan, ketiganya apa?

Okelah kita terima saja angka ajaib 32 mil. Tapi sekarang kalau jarak bulan-bumi ialah 32 mil, aku mau tanya balik, bisa nggak buat menemukan siklus Saros yang 18 tahun, 11 hari 8 jam?  atau yang lebih dasar saja, bisa nggak dipakai menghitung diameter bulan? Dengan asumsi kita sepakat kalau bulan itu bulat.

Auguste Piccard

Mudah-mudahan kalian percaya dengan aku, aku sudah cek sendiri nama Auguste Piccard di wikipedia. Dan memang benar Auguste Piccard mengatakan bahwa bumi itu seperti flat disk. Tapi pasti ada yang aneh karena di video 6, artikel di wikipedia dipotong hingga berukuruan besar sekali. Yap. Setelah di cek langsung begini versi lengkapnya:
An article in Popular Science in August 1931 described their journey: "The story of their adventure surpasses fiction. During the ascent, the aluminum ball began to leak. They plugged it desperately with vaseline and cotton waste, stopping the leak. In the first half hour, the balloon shot upward nine miles. Through portholes, the observers saw the earth through copper-colored, then bluish, haze. It seemed a flat disk with upturned edge. At the ten mile level the sky appeared a deep, dark blue. With observations complete, the observers tried to descend, but couldn't. While their oxygen tanks emptied, they floated aimlessly over Germany, Austria, and Italy. Cool evening air contracted the balloon's gas and brought them down on a glacier near Ober-Gurgl, Austria, with one hour's supply of oxygen to spare."
Untuk memahami informasi selengkapnya silahkan diartikan seluruhnya, tetapi saya hanya akan mengambil point penting pada kalimat yang di bold dan garis bawah untuk menyingkat pebahasan saya.
Dalam eksplorasi ini, bola almunium mengalami kebocoran. Mereka menambalnya dengan vaseline dan sampah kapas untuk menghentikan kebocoran. Setelah 1.5 jam, balon alumunium telah melayang setinggi 9 mil. Melalui lubang port, pengamat melihat bumi dengan warna seperti tembaga, kemudian warna kabut kebiru-biruan. Itu seperti flat disk dengan bagian ujung melengkung
Sekarang perhatikan pada ketinggian berapa pengamatan ini dilakukan? 9 mil. Jika kita konversi ke dalam kilometer, maka 14,5 km. Pesawat komersial, dapat terbang hingga ketinggian 12km, hanya berbeda 2 km dengan apa yang dicapai oleh Auguste Piccard.

Sekarang, untuk kalian yang sudah pernah terbang dengan pesawat pasti juga melihat bumi seperti flat disk / piringan datar. Apa yang anda lihat dengan apa yang dilihat Auguste Piccard pada 1931 ini tidak akan berbeda jauh. Alasan kenapa dia melihat bentuknya seperti piringan datar ialah karena lokasi pengamatannya kurang tinggi. Bandingkan saja dengan satellite yang berada di LEO, yaitu 160 km. Sepuluh kali lebih jauh dari pengamatan Auguste Piccard.

Di wikipedia, dijelaskan bahwa hingga akhir hidupnya Auguste Piccard berhasil mengamati hingga Stratosfer pada ketinggian 23 km. Tetapi tidak ada catatan tentang apa yang dilihatnya dari sana.

Aku nggak ngurus iklan Hennessy yah. Kita bahas yang sains aja. Tapi sebagai pertimbangan sederhanya, jika yang ada pada iklan itu fakta, bahwa Auguste Piccard mencapai kubah firmament, maka berdasarkan pencapaian Piccard firmament itu sangat rendah, hanya 14,5 km. Kalau dibandingkan dengan pembahasanku sebelumnya, di part5 yaitu peristiwa HANE, maka ledakan HANE yang berada di ketinggian >22km itu seharusnya sudah menembus firmament ini.

Matematika Angkasa Dalam Narasi

Masih ingat bagimana video 6 ini di awali? Ya "angka matematika" kata kuncinya. Hingga menit ke-19, artinya hingga lebih dari setengah video ini ditayangkan tidak ada persamaan matematis ataupun perhitungan matematis yang dilakukan! Bahkan tidak ada perkalian, pembagian dan penjumlahan yang dilakukan. Yang ada malah tampilan iklan Hennessy Brandy (minuman keras).

Itulah yang mendasari aku memberikan judul Matematika Angkasa dalam Narasi. Bahkan pembuat video sempat menampilkan film-film sains fiksi dari yang lawas hingga yang terbaru. Apakah ini yang dimaksud dengan "Pembuktian dengan angka matematika"?

Kalau sebanyak itu koleksi sains fiksi yang ditonton, maka wajar saja kalau beranggapan bumi itu datar. Karena tidak akan ada waktu lagi untuk belajar matematika, fisika, kimia, kalkulus, aljabar linier, vektor, kuantum, termodinamika. Habis waktunya dipakai menonton fiksi. Kemudian ketika tidak mengerti tentang konsep sains, logika dan alam semesta, dituduhlah semua ilmuwan berbohong.

Rotasi Satelit Mengelilingi Bumi

Kemunculan cuplikan-cuplikan film di video 6 ini kukira akan mengakhiri seri yang mengecewakan ini. Tetapi ternyata tidak juga. Akhirnya yang aku tunggu-tunggu muncul juga, perhitungan kecepatan satelit berdasarkan hukum gravitasi Newton, gitu katanya.

Walaupun sebenarnya ini cuma kopas rumus dan penjelasannya salah. Persamaan yang digunakan ini adalah derivasi persamaan Kepler untuk orbit lingkaran sempurna yang stabil menggunakan hukum gravitasi Newton. Jarak satelit yang tertulis 400km itu salah, yang sebenarnya ialah 640km, saya akan jelaskan tentang logika awal dan asal muasal perhitungan ini pada postingan tambahan berikutnya.
Munculnya gambar perhitungan ini diikuti dengan pertanyaan yang menarik.
"Dimana ada pesawat yang berjalan dengan kecepatan 28.000 km/jam? 23 kali kecepatan suara?"
Tidak ada!
Saya bisa mengerti kalau teman-teman setelah menonton video, maka secara logika akan mengatakan:

"Wah.. Benar! Kalau satelit melaju dengan kecepatan itu maka akan hancur, karena desainnya yang tidak aerodinamis. Apalagi kalau melihat pesawat saja harus punya body super kokoh dan aerodinamis untuk bisa melaju secepat 1.900 km/jam."

Karena saya juga hampir sepakat dengan hal ini. Ini perbandingan yang cukup benar jika saja lingkungannya sama atau hampir sama.

Kenyataanya ialah ada gaya gesek udara!  Jadi semua didalam atmosfer bumi dan di atas permukaan tanah akan mengalami yang namanya gaya gesekan udara. Kecuali yang di dalam air, akan mengalami gaya gesek air. Please percaya yah kalau gaya gesekan itu ada? Biar mudah menjelaskannya :).

Di luar angkasa masih ada gaya gesekan, tetapi angkanya sangat kecil jika dibandingkan dengan gaya gesekan di udara. Karena itulah bentuk satelit tidak perlu aerodinamis karena gaya gesekannya dengan fluida hampir tidak ada.

Semoga saja teman-teman bisa memahami hal ini. Tetapi kalau memang masih ada pikiran "Dengan bentuk satelit yang nggak aerodinamis itu, nggak mungkin bisa melaju hingga 28.000". Mari kita buka pikiran dengan studi kasus ini:

Kalau kalian browsing di google tentang "The Slowest Plane" maka yang akan kalian temukan ialah M15- Belphegor.  Jet agrikultur tahun 1973 yang memiliki kecepatan 200km/jam. Strukturnya seperti ini:
Sekarang masih dari google, coba cari "The Fastest Submarine" maka yang akan ditemukan dari wikipedia ialah Soviet K-222. Kapal selam perang tahun 1963 ini memiliki kecepatan 44.7 knot atau 82.8 km/jam. Strukturnya seperti ini:
Ini ngapain kok malah bahas kapal selam? Hehehe.. Sory aku nggak punya bahan lain.

Sekarang  bayangkan kalau kita tinggal di air dan yang kita kenal hanyalah kapal selam. Kita menggunakan kapal selam sebagai alat transportasi utama dan kapal selam tercepat ialah K-222 dengan kecepatan 81 km/jam. Kemudian sekelompok saintis datang dan menunjukkan pesawat M15-Belphegor ke kamu. Diceritakanlah kalau benda bernama pesawat terbang ini bisa melaju dengan kecepatan 200km/jam di udara. Nah karena kamu nggak pernah tahu udara, maka pasti bingung dan sulit untuk percaya kan? Apalagi melihat bentuk M15-Belphegor yang tirus dan rapuh itu, pasti patah donk sayapnya kalau melaju 200 km/jam, K-222 yang hanya melaju 81 km/jam saja body-nya harus kokoh kayak gitu. Begitu kan berfikirnya?

Oke kembali ke kenyataan. Kenyataanya? Tidak ada masalah dengan M15-Belphegor di udara. Bahkan banyak pesawat terbang dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dari itu. Jadi yang menjadi masalah ialah pikiran kita tidak bisa membayangkan kalau lingkungan yang dihadapi oleh pesawat terbang itu sangat berbeda dengan kapal selam.

Nah satu-satunya cara untuk kamu menyadari perbedaan lingkungan ini, tanpa survei langsung ialah dengan menggunakan ilmu fisika dan matematika. Sekarang mari kita lihat perbandingan gaya gesekan yang dialami oleh kapal selam dan pesawat terhadap lingkungannya. Jadi kita akan mengesampingkan bentuk, luas permukaan, dan kecepatan dari kapal selam dan pesawat, kita anggap sama saja, karena memang yang akan kita bandingkan ialah lingkungannya, yaitu air dan udara.

Air dan udara merupakan fluida, maka kita menggunakan persamaan gaya gesekan pada fluida.
fdrag = gaya gesekan
C = koefisien gesek
A = Luas permukaan (pesawat/kapal selam)
v  =  kecepatan
ρ  = Massa jenis fluida (air/udara)

Dari empat faktor yang mempengaruhi gaya gesekan(fdrag), yang merupakan pengaruh lingkungan ialah massa jenis fluida(ρ). Maka langsung saja kita bandingkan massa jenis air dan udara:
ρairρudara --> 1 gr/cm3: 0,0012 gr/cm3
Jadi gaya gesekan yang dialami pesawat ialah 1,2x10-3 kali dari yang dialami oleh kapal selam. Itulah alasannya kenapa kapal selam K-222 perlu body yang kokoh untuk menahan gaya gesek air pada kecepatan 81 km/jam, sedangkan pesawat M15-Belphegor dengan body yang tidak terlalu kokoh mampu melaju pada kecepatan 200 km/jam. Setiap lingkungan memiliki kebutuhan yang berbeda.

Everything make a sense right?

Sekarang bagaimana dengan lingkungan satelite jika kita bandingkan dengan pesawat? Yap! Dengan logika dan persamaan yang sama, bisa kita bandingkan lingkungan udara dan luar angkasa.

ρudara : ρangkasa ----> 0.0012 gr/cm3: 2x10-31 gr/cm3

Jadi satelit mengalami gesekan 6x10-27 kali dari yang dialami oleh pesawat.  Pangkat negatif ini menunjukkan bahwa nilai gesekan pada satelit sangat kecil, sangat jauh beda dengan apa yang dialami oleh pesawat terbang.
Kebayang khan sekarang?
Untuk pengisian ulang bahan bakar dan tentang astronot yang memperbaiki satelit itu akan aku bahas sedikit dipostingan berikutnya bersamaan dengan perhitungan kecepatan satelit.

Untuk Kalian Yang Masih Rasional

Kalian lebih percaya mana? Ratusan ribu ilmuwan dan peneliti di negara-negara maju yang telah belajar hingga Ph.D, kemudian menghabiskan puluhan tahun di laboraturium itu berbohong tentang semua eksplorasi sains dan tidak satupun dari mereka memberitahukan kebenarannya?

Atau ada sekelompok blogger yang terlalu banyak menonton fiksi kemudian bingung tentang sains dan alam semesta lalu menyalahkan semua ilmuwan? 

Itu saja yang bisa aku jabarkan. Berikutnya kalian bisa membaca lanjutan dari ulasanku mengenai Flat Earth Ini:
  1. Teori Bumi Datar (Flat Earth Theory) Fakta atau Konspirasi Semata? #part1
  2. Flat Earth Theory - Pembantaian Sains dan Logika #part2 
  3. Flat Earth Theory - Keping-Keping Sains #part3
  4. Teori Bumi Datar - Let's do The Math #part4
  5. Teori Bumi Datar - Apa yang Dilakukan Habibie? #part5
  6. Teori Bumi Datar - Matematika Angkasa Dalam Narasi #part6
  7. Final Part - Not Rocket Science
Silahkan membaca.. :)
Jika belajar sains itu logis dan menyenangkan, silahkan share tulisan ini. Biar teman kalian juga memiliki wawasan sains yang luas. :)

Jika ada komentar silahkan sampaikan dengan sopan, saya akan tampilkan semua komentar baik itu pro atau kontra. :)

Sumber:
Universetoday.com
Physicscentral.com
http://www.physlink.com/education/askexperts/ae610.cfm
http://helios.gsfc.nasa.gov/qa_sp_ms.html
http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/airfri.html
http://courses.physics.northwestern.edu/Phyx135/Orbital%20Stuff.pdf
https://en.wikipedia.org/wiki/Auguste_Piccard
http://spaceplace.nasa.gov/review/dr-marc-technology/rockets.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Soviet_submarine_K-222
https://en.wikipedia.org/wiki/PZL_M-15_Belphegor


Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1c/Papa_class_submarine_2.jpg
https://en.wikipedia.org/wiki/PZL_M-15_Belphegor#/media/File:PZL_M-15_Belphegor_Szolnok-Szandasz%C3%B6l%C3%B6s.jpg
http://www.mccnh.edu/images/mcc/academics/programs/liberal_arts_mathematics.jpg
http://imagecache.jpl.nasa.gov/images/640x350/oco20140401-640-640x350.gif


79 comments

Lalu apa keuntungan FET mnyebakan konspirasi tersebut?

Lalu apa keuntungan FET menyebakan konspirasi tersebut?

Silahkan lihat VIdeo No 1 di youtube. Ada iklan Adsense disana.

Tahu aja donk, apa tujuannya. :)

Ini pembahasan terakhir min?

Masih satu lagi, tetapi agak teoritis terkait lintasan satelit dan perhitungannya. :)

di youtube tertera 1 sampai 9 jadi kemungkinan video 8 dan 9 belum mereka upload ...cmiiw....saya sangat berharap agara saudara mahfuzh huda berkenan untuk menuntaskan bantahan artikel tentang flat earth ini sampai video ke 9 karena kami juga lagi bahas flat earth di group hoax......terimakasih......

Coba silahkan tonton video ke-7. Adakah kajian sains disana? Saya tonton isinya dongeng yang udah kuno, usang dan lama sekali.. Membuang2 waktu saja membahasnya.

Kalau pertanyaan logis dan sains, saya dengan senang hati membahas, tetapi kalau urusan yang "vahyudi, iluminasi, remason amoxilin" saya menyerah karena membuang2 waktu saya.

Kenyataanya pemiliki chanel cuma mau mencari dolar lewat Google Adsense di Youtube. :)

Ini yang masuk akal, nice infoh gan

Terima kasih saya sdh runtut membacanya. Tadinya gak kebayang juga sih kalau medianya satelit itu hampa udara. Yg gaya geseknya kecil. Hehe kelewat logika saya. Mas huda bicara tentang peta lokal yang dari titik pusat manapun jika ditinggalkan jataknya benar arah benar. Kalau dituju jaraknya benar arahnya salah. Itu hitung hitungan matematikanya bagai mana. Apa itu kespakatan. Kalau kesepakatan menjadi tidak ilmiah lagi krn asumsi. Apa perhingan vektor?. Sebenarnya kalau jarak dua titik bisa diketahui dengan peta tersebut. Berarti diameter bumi juga bisadicek kebenarannya yakan

Peta Lokal bagaimana ya ini? Apa tentang Azimuthal Equidistance (AEP)? AEP ini merupakan metode proyeksi peta Mas, artinya peta ini spesial, bukan peta datar biasa.

Menurut saya sepertinya Mas Qiara agak salah paham, silahkan baca2 ulang tentang AEP. AEP itu merupakan metodologi proyeksi peta Mas. Jadi gini, karena FET menggunakan peta AEP, maka semua aturan penggunaan peta harus sesuai dengan metode AEP. Yang dilakukan FET ialah, menggunakan peta AEP dengan aturan penggunaan peta datar biasa.

Contoh lainnya gini, Mas punya mesin cuci baru. Maka cara penggunaanya harus sesuai dengan panduan penggunaan mesin cuci. Akan rusak dan salah kaprah kalau menggunakan mesin cuci tetapi dengan panduan penggunaan kulkas.

Baca saja ttg adsense.

Mengasyikkan sekali membaca tulisan anda.
Dan salut untuk meluangkan waktu membahas FET.
Dan salut juga untuk cara membahas nya yang sederhana tapi pas dan mengena.

Saya sebagai orang fisika dan juga surveyor, sangat menghargai tulisan anda.

Good Work :)

Penjelasannya menarik, Mas. Saya sendiri sempat terpengaruh sama video tersebut, tarik-menarik antara pelajaran selama sekolah dan argumen-argumen dalam video.

Oya, mungkin ini OOT, tapi mengingat selama ini Mas Mahfuzh selalu mengacu pada sains, perhitungan dan pembuktian, maka statement "Kenyataannya pemilik chanel cuma mau mencari dolar lewat Google AdSense di YouTube" pada bagian komentar ini membuat kening saya berkerut. Terutama pada kata "kenyataannya" yang seolah-olah sudah merupakan fakta terbukti.

Bagi saya ini asumsi semata. CMIIW. Btw, kasih dua jempol buat penjelasannya. Bakal dikasih tiga kalau asumsi-asumsi pribadi terhadap pembuat video dibuang habis :)

Emang koefisien gesek ruang hampa segitu??? Seandainya koefisein geseknya kecil, satelit yg bergerak 28.000 km/jam pun masih meragukan bro,, bayangin aja cpt nya kyak gmna tuh,, trus gmna sistem kerja satelitnya klau kecepatannya kyak gtu (gk steady)... Trus vidio astronot yg melayang santai di luar satelit mngkin jg bsa dijelaskan... Padahal kecepatannya wauuuu loooh

Sudah saya jelaskan. Silahkan dicari sendiri informasinya.

Magma itu mengandung unsur C dan H, yang merupakan unsur utama hidrokarbon. jadi teori bahwa minyak bumi berasal dari magma masih dalam studi tidak berarti teori yang salah. walaupun teori lama masih menggunakan fossil sebagai source rock minyak bumi.

keren kata-kata terakhirnya gan.
"Kalian lebih percaya mana? Ratusan ribu ilmuwan dan peneliti di negara-negara maju yang telah belajar hingga Ph.D, kemudian menghabiskan puluhan tahun di laboraturium itu berbohong tentang semua eksplorasi sains dan tidak satupun dari mereka memberitahukan kebenarannya?

Atau ada sekelompok blogger yang terlalu banyak menonton fiksi kemudian bingung tentang sains dan alam semesta lalu menyalahkan semua ilmuwan?"

Pendapat seperti itu akan langsung berbalik jika dihadapan uang....

Yang ada sya capek baca hal yang paling banyak cuma teori saja... ��

materialistis sekali anda ini

pas saya tanya didiskusi, kata admin videonya kena copyright strike krna ada lagunya. dan si doi jawabnya pke nyolot lagi, "Sirik ya liat video orang, krn lu gak mampu bikin video."

Pertanyaan saya jika bumi itu datar maka ketika seseorang menggali ketanah atau tambang minyak yang mengebor ke dalam bumi maka ada dasarnya. Dan jelaskan dasar dan di balik dunia kita ini

Buat yg nulis blog/ analisa. Anda pk logika ngk?anda tulis kcptan satelit bs 28000 km/ jam. Kira2 anda bs byngin kcptan segitu seperti apa? Emg msuk akal keceptan segitu bs dkontrol? Ngk sempet kepikiran faktor toleransi kesalahan? Kl kecptan 28000 km/jam, coba di konversi ke detik. Trs, kalo meleset 0.001 detik saja, udah berapa ratus km melesetnya bung? Jgn merasa analisa super cuma menunjukkan kalo trnyta ligika anda ngk jln? Ngk ada ciptaan manusia melesat 28000 km/jam. Anda kira buat isra mijraj.

Tahu tidak mas kalo satelit bisa melaju 28.000 km.
Makanya mas dibaca artikelnya secara detail. Mas itu bukti dari contoh artikel yg berisi antara kapal selama dengan pesawat agrikultur. Di luar angkasa gaya geseknya sedikit sekali, jgn disamakan dengan di bumi. Mas jangan menyamakan kecepatan 28000 itu seperti mas naik motor atau mobil. Salaah besar.
Terus satelit melaju secepat 28000 itu secara berputar mengelilingi bumi mas. Terus dan tidak berhenti.jdi buat apa berhenti dan takut meleser 0,001 detik??

Numpang lewat, siapa yang tertarik menganalisis isu politik di balik isu2 sains ini. Fakta, bhw selalu ada manipulasi dari pihak2 tertentu membonceng isu sains yg oleh sementara orang telanjur dianggap bebas nilai..

Yg buat artikel ini membuat pembelaan tp dngan tidak logis juga hahaha , banyak kata2 yg ga pake logika haha yg buat artikel ini menggunakan kata "saya yakin" heyyy!!!, trus gue harus yakin sama lo ???? Hahah lucu lo , lo blng "please percaya" gue harus percaya ? Haha satelit terlalu kecil kata lo buat dilihat ? Jd ga bisa dilihat dengan kecanggiham teknologi jama skrg ? Amerika itu negeri adidaya mreka kuat , mereka memegang kendali sektor2 dunia , NASA is nasional , but kekuatan mereka internasional untuk membodohi kita dngn MANUSIA TERBANG KE BULAN hahaha , kalian tahu obama marah ketika tau FLATH EARTH TEORY , itu karna takut ketauan , karna obama itu tau kalo bumi kita DATAR dan memiliki kubah langit yg transparan tp sngt solit atau kuat
Ayo adu argumen kalo lo ga setuju BUAT YG BIKIN ARTIKEL !!
Pembelaan lo cm buat ngebela bumi bulat doang!!!
NASA , amerika , dan smua sekte2 freemason cm ingin mmbuat kita manusia di bumi untuk melupakan konsep ketuhanan dan hanya mengikuti konsep sekte2 freemason dan NASA yg merajalela didunia ,
Oia , kalian tau satelit bank BRI ? Itu ga pernah terbang ke luar angkasa , itu lah bisnis NASA
Hey yg buat artikel ini jgn BODOH ya , jgn hanya membuat pembelaan saja , pembelaan lo jg salah bro , tdak TEPAT semua ,
Wassalam
Dari FLATH EARTHERS

Kebanyakan nelen sianida sambil ngliat pelem ya mas Kumis Aaa? haha

@Kumis coba baca deh komen anda sendiri. apakah logis dan dengan ILMIAH atau cuma asumsi keas kepala ada saja dri sumber yg mungkin cuma anda ambil dri channel FLAT Earth 101 saja ?

Gw pendukung kumis dan flat earthers 100%. Yg lu pelajari dr kecil adlah diktrin, bkn sains. Lu cm dsuruh pdsuruh, bkn dminta berpikir dgn logika. Byk2 search ttg flat earth, jd logika lu terbuka. Krn flat earth adalah nyata n fakta, bs dbuktikan dgn nyata n logika. Stop jd org yg dibodohi 500 thn

Mas, teori Einstein dan Hukum Newton hanya berlaku di permukaan bumi yg datar, saya sdh hitung sendiri. Dan coba deh ingat istilah ketinggian "di atas permukaan air" dlm bhs inggris adlh Sea Level bukan Sea Curve. Istilah itu hanyalah 1 contoh bhw tanda2 bumi itu datar justru diperlihatkan secara gamblang oleh para elite dunia yg sdh tahu dr dulu. Lihat saja bendera PBB yg mengadopsi peta bumi datar (zetetic map) dan tdk ada kutub Selatan atau benua Antartika. Tp jgn2 Anda sadar bhw apa yg Anda paparkan itu pseudo science ya. Hmm, siapakah Anda sbnrnya?

Tdk ada satu org pun yg pernah menembus ke ruang angkasa. Krn bumi ini dibatasi oleh suatu pembatas maha kuat yg kalau di pseudo science nama bekennya the Van Allen Belt. Kalau di buku agama seperti Al Qur'an dan Bible istilahnya firmament. Coba mas Mahfuzh jujur apa ada satelit yg berada di luar Van Allen Belt. Wong Hollywood/NASA aja blg pas mrk ke bulan susah payah katanya lewat celah lemah d Van Allen Belt. Hahaha,Anda msh percaya? Mau Anda beragama atau Atheis, tetap aja terbukti bahwa ada pembatas maha kuat di atas bumi ini dan tidak ada yg pernah bs menembusnya, apalagi bs leluasa motret2 planet lain.

Sudahlah terima aja kalau bumi itu datar. Search di google peta bumi datar dengan lambang PBB/UN. Mirip broo...

Bumi itu bulat simple aja mas broo...
Perbedaan waktu !! Jika bumi datar niih ya ,, kalo di indonesia siang hari knapa di negara barat itu malam hari !?.. hal ini bisa di mngerti akal sehat
klo bumi itu BULAT .semua gagasan terselesaikann hahahaahahha

Duit bro, makin kontroversial makin banyak diliat

Tulisan yg anda buat juga untuk mencari uang, (munafik)

Masih menunggu tulisan yg ngebahas isi ulang bahan bakar & kecepatan satelit.

Terus gmn satelit bisa jalan cepet bgt di luar angkasa yg ga ada oksigen (karna reaksi pembakaran bisa terjadi jika ada oksigen)

Silahkan baca tulisan terbaru tentang satelit. :)

Ok jika satelit hanya butuh kecepatan awal.
Tp tidak masuk akal satelit bisa mengikuti orbit bumi (rotasi & revolusi) terlebih untuk satelit kecil yg tidak butuh pengisian bahan bakar.

Seandainya pengisian bahan bakar memang dilakukan, bagaimana menjelaskan terjadinya pembakaran di luar angkasa yg hampa udara?

Lalu bagaimana pesawat pembawa bahan bakar menemukan satelit yg mau di isi? Padahal kita tidak bisa melihat dimana sateli tsb. (Satelit tidak bisa dilihat dengan teropong dari bumi karena ukurannya sangat kecil jika dibanding bulan/bintang)

Jika yg punya satelit (nasa/yg lain) tau dimana letak satelitnya (satelit yg mau diisi bahan bakar) seharusnya satelit itu bisa dilihat dengan teropong dari bumi.

Jika satelit bisa didatangi oleh pesawat pembawa bahan bakar isi ulang, seharusnya juga bisa dilihat dengan teropong dari bumi, terlebih teropong jaman sekarang sudah sangat canggih yg bisa melihat benda yg sangat jauh.

Saya juga masih bertanya, jika sateli itu memang ada di orbit bumi, pada ketinggian berapa?
Pada artikel ini penulis menyatakan pada ketinggian 640km (kalo tidak salah lihat)
Apakah anda yakin?

karena satelit dapat dilacak dengan radar.sekarang zaman sdh canggih bro jangan sampai ketinggalan zaman.dan satelit tdk perlu isi bahan bakar karena di luar angkasa hampir tdk ada gaya gesek jadi satelit memiliki kecepatan yg tetap.dan roket berbeda dengan mesin jet yg membutuhkan udara untuk membkara bahan bakar tapi roket sdh membawa semua yg dibutuhkan termasuk oksigen sehingga dapat membakar bahan bakarnya di luar angkasa.

anda yg sdh di bodohi ribuan tahun

Jika satelit bisa dilacak dengan radar, apa susahnya difoto dengan teropong.
Jika satelit punya kecepatan konstan, bagaimana satelit bisa mengikuti orbit bumi yg berbentuk lingkaran?
Jika satelit membawa oksigen, berapa banyak oksigen yg dibawa? Untuk mengikuti orbit bumi?
Katanya satelit sangat kecil, mau bawa brp tabung oksigen nya?

Coba berikan sumber yg valid terkait jawaban anda.

Radar apa yg digunakan untuk melacak satelit yg katanya ada di luar angkasa?
Apakah anda tau seberapa jauh jangkauan radar?

Bagaimana anda bisa menjelaskan cara satelit bisa mengikuti orbit bumi (rotasi & revolusi) ?

Bimar bimar
Apakah roket yg anda maksud sama dengan satelit ?

Anda bisa dengar siaran radio dari luar kota ga? trus kenapa ga diteropong stasiun radionya?

gimana mengikuti orbit bumi? karena dia mengorbit bumi sebagai pusatnya. jadi klo bumi nya mengorbit matahari yaa satelitnya ngikut.

satelit di ketinggian geosyncronous bawa oksigen dan bahan bakar 1 ton, itu cukup buat 20 tahun.
ukuran satelit kira kira sebesar bus antar kota (tidak termasuk sel matahari nya yg berbentuk dua sayap) dan massanya saat meluncur sekitar 3-4 ton. sumber space.skyrocket.de

Bagaimana satelit bisa mengikuti rotasi dan revolusi? Klo orang awam memang agak susah klo dijelaskan teori gravitasi, keseimbangan gaya2 dll. Ibaratkan saja anda bumi, lalu ikat sebuah batu dengan tali kira2 1 meter. Lalu putar batu bertali itu dengan memegang talinya dengan mengangkatnya di atas kepala anda agar batu tersebut bisa mengitari anda. Batu itu ibarat satelit yg untuk memutar memerlukan kecepatan, tali itu ibarat gaya gravitasi yg menarik tali/menahan batu sehingg tidak menjauh dari anda/bumi. Sekarang anda berlari sambil memutar batu itu. Batu itu trus berputar mengelilingi anda yg trus berlari, nah begitu juga satelit, yg trus mengikuti bumi yg bergerak/berevolusi mengelilingi matahari, karna ada gaya gravitasi yg menariknya. Klo masih ga ngerti juga ya banyak2 belajar dan membaca mas

Bagaimana satelit bisa mengikuti rotasi dan revolusi? Klo orang awam memang agak susah klo dijelaskan teori gravitasi, keseimbangan gaya2 dll. Ibaratkan saja anda bumi, lalu ikat sebuah batu dengan tali kira2 1 meter. Lalu putar batu bertali itu dengan memegang talinya dengan mengangkatnya di atas kepala anda agar batu tersebut bisa mengitari anda. Batu itu ibarat satelit yg untuk memutar memerlukan kecepatan, tali itu ibarat gaya gravitasi yg menarik tali/menahan batu sehingg tidak menjauh dari anda/bumi. Sekarang anda berlari sambil memutar batu itu. Batu itu trus berputar mengelilingi anda yg trus berlari, nah begitu juga satelit, yg trus mengikuti bumi yg bergerak/berevolusi mengelilingi matahari, karna ada gaya gravitasi yg menariknya. Klo masih ga ngerti juga ya banyak2 belajar dan membaca mas

@ibad ali, kalo anda menggagap tali yg mngikat batu itu adalah gravitasi, otak anda sdh bnr2 rusak. Udah dicuci, msti di format ulang mas. Sy kasian mlihat org2 speti anda yg gagal pkai logika sehat n percaya dgn teori ngawur yg ngk msk akal. Pakai sulap apa itu satelit bs dpt gaya gravitasi konstan dgn kcptan putar 27.000 km/jam? Gini aja mas, mas putar ban sepeda, itu kira2 50 km/jam saja. Trs mas pikir, msk akal ngk ada bnda lain yg bisa mengikuti pentil ban tp melayang. Gmn dgn kcptan 27.000 km/jam. sulap bcnya mas, kok gampang bgt dbodohi.

@ya begitulah klo tidak paham konsep gravitasi,gaya sentrifugal, keseimbangan gaya, dan lain2. Mungkin dulu anda waktu sekolah bukan anak ipa. Saya tidak mau komentar yg buruk2. Contoh benda melayang nyata yg bisa mengitari bumi dengan kecepatan yg tinggi bisa anda liat setiap malam yaitu bulan. Menurut anda bagaimana bulan bisa mengitari bumi dan tidak pernah pergi meninggalkan bumi? Percobaan pentil sepeda yg anda mau ada ga benda yg bisa melayang mengikuti pentil sepdea bisa kok dilakukan, asal anda menyediakan ruang kosong tanpa gravitasi dan tanpa ada benda2 lain selain pentil sepeda trsebut, benda yg buat percobaan juga harus lebih kecil masanya dari pentil sepeda, selama dilakukan di bumi ya ga bisa,karna terpengaruh gravitasi bumi.Oh iya fet setau saya juga menganggap gravitasi itu hoax ya? Ya sudahlah

Aku termasuk pembaca yang mengikuti blog kak mahfuzh huda. Aku suka pemikirannya semua berdasarkan fakta dan bukti bukan hanya katanya. Penghitungan sainsnya keren dan in shaa Allah bisa di percaya. keren kak.

@Ibad Begini mas. Para Flat Earthers memang tidak percaya adanya gravitasi.
Karena menurut mereka gaya tarik menarik yg terjadi antara bulan, bumi, matahari, dan benda langit lainnya adalah karena gaya Elektromagnetik. Seperti gaya yg ada pada perputaran elektron mengelilingi inti atom.
Oke, itu untuk kasus benda2 langit DILUAR atmosfir bumi. Lalu apa yg menarik benda2 yang ada DIDALAM atmosfir bumi..?
Bagi mereka adalah akibat perbedaan massa jenis.
Yah, seperti gabus mengambang dalam air, sedangkan besi tenggelam. Balon bisa terbang, sedangkan manusia 'tertarik' ke permukaan bumi.

Sebenarnya, dari yg saya amati, inti dari pokok pikiran mereka adalah
1. Kebenaran Antartika, dan mengapa fakta tentangnya ditutup tutupi.
2. Perhitungan siklus Gerhana, dari mana angka 18 tahun 11 bulan atau apalah itu didapat.
3. Tidak relevannya hukum Gravitasi. Karena penjelasan2 teorinya bisa digantikan oleh Gaya Elektromagnet dan juga Massa jenis benda dengan fluida.

Andainya para 'Penganut' Bumi Globe bisa meyakinkan para flat earthers dengan menumbangkan ketiga persepsi mereka diatas. Maka selesailah perbedaan ini.
Tapi ingat, jgn gunakan sumber dari NASA, PBB, IMF dan lain2nya. Karena mereka sudah tak percaya lagi pada lembaga2 Elite Global itu.
Seperti perbedaan data ketinggian HANE di blog ini, yg notabene bisa saja data2 itu dimanipulasi. Ketinggian ledakan tiap peluncuran 'sengaja' di bedakan.
Sejauh yg saya amati, Para Flat Earther ini tidak ingin berdebat, mereka ini adalah sekelompok orang yg menemukan adanya kejanggalan data, seperti ada sesuatu yg disembunyikan, dan mereka menuntut balik utk mengetahui realita yg sebenarnya.

Begitu sih menurutku..

Wahh kalau cuma begitu akan mudah sekali. :)
1. Datang saja ke Antartika dan pelajari
2. Itu siklus saros (udah banyak penjelasannya)
3. Hitung aja berapa energi yang dibutuhkan pesawat dan helikopter menggunakan massa jenis benda dalam fluida (hk. Archimedes).

3-3-nya itu menuntuk para FE untuk membuktikan sendiri teorinya.. Kan lucu kalau yang memahami Bumi Bulat yang harus diuji terus teorinya, sementara FE didiamkan aja.

Kalau hitungan matematis No.3 bisa dilakukan FE dengan teorinya (tanpa gravitasi), baru saya tertarik mempelajari FE.

Nyatanya? blushhh....

thank you Hana.. :)
Salam kenal

Thanks to @ibad ali
Tapi saya belum sepenuhnya percaya dengan pendapat anda.
Mungkin saya memang orang awam, maka dari iti saya butuh penjelasan.
1. Angkasa adalah hampa udara.
2. Diluar atmosfer tidak ada gravitasi.

Pengandaian saya spt ini.
Bumi berotasi & berevolusi (membentuk lingkaran/oval).
Satelit diluncurkan harus melebihi ketinggian atmosfer (tidak ada grafitasi & hampa udara).
Umpamanya, satelit diluncurkan 4 arah (dilihat dari orbit revolusi bumi).
1. Lurus ke depan mengikuti orbit revolusi bumi.
2. Kesamping menuju planet luar (misal mars/yg lain).
3. Kesamping menuju planet dalam (misal venus/merkuius).
4. Kebelakang orbit revolusi bumi (menjauhi bumi).

Logika saya, untuk perumpamaan diatas, no 2,3,4 setelah satelit keluar dari jangkauan gravitasi, maka satelit akan terbang terus menjauhi bumi, & no 1 setelah satelit melewati jangkauan gravitasi dia akan Balapan dengan kecepatan revolusi bumi supaya tidak kembali jatuh ke bumi karena gravitasi.

Dan untuk @zaki erinsyah, setau saya stasiun radio semuanya ada di bumi mas,
Tetangga saya juga ada yg penyiar radio ko' (dia belum pernah siaran di stasium radio di luar angkasa)
Tambahan untuk siaran radio mungkin anda bisa baca kembali mengenai cara kerja gelombang radio baik FM maupun AM.

Ohh ya,
@zaki erinsyah, satelit ky prangko yah,
Bumi jadi amplopnya, jd kalo bumi mau kmn aja satelit nya otomatis ngikut
(Y)

@Huda
1. Yups, betul banget mas. Memang itulah kunci utama pemegang berbedaan ini. Jika rahasia antartika telah terkuak, ya baru bisa tau teori mana yg sebenarnya benar. Kita semua, sudah tau hal itu, bahwa Antartika memang kunci utamanya. Jika mas bilang seperti itu, maka untuk point satu, jelas case close. :)

2. Aduh, maaf, itu kesalahan saya yang kurang menulis tambahan statement pada point kedua: "...dan darimana hubungannya data siklus sarros tsb terhadap jari2 bulan, matahari, jarak bulan dan matahari itu, mengapa angka itu tidak digunakan pada perhitungan siklus gerhana."
Hmm. Pada pembahasan blog ini, siklus sarros terlepas dari data jarak dan jari2 matahari-bulan, akibat adanya faktor perhitungan yg sangat rumit menggunakan teori gravitasi newton dan relativitas einstein.
Lhah sekarang, kenapa masih tetap bersikukuh dengan teori mereka kalau ternyata tidak bs menunjukkan kaitan model matematis siklus sarros terhadap data jarak dan jari2 matahari-bulan?

Pada pembahasan sebelumnya di blog ini juga mengatakan, "Sekarang apakah para FE bisa mendapatkan angka 18 tahun 11 bulan dan 8 hari dari teori mereka..?"
Nah, mudah sekali. Kita lupa, bahwa siklus Sarros pertama kali dikemukakan oleh ilmuan Babylonia Kuno. Sekarang, apakah teori yang dianut mereka..?
Geosentris..! Betul..!
Kalau pertanyaan seperti itu yang dilontarkan pada para FE. Tentu mereka akan menjawab dengan mudahnya.

Kemudian soal tempat terjadinya gerhana. Coba deh kita balik arah pemikiran kita, mari sejenak kita berpikir dengan jalan pemikiran para FE. Agar kita memahami, bagaimana sebenarnya cara NASA bisa mengetahui lokasi terjadinya gerhana secara TEPAT dan AKURAT selama ini.
Mari kita berasumsi sementara, bahwa NASA mengikuti gerakan Geosentris tapi merahasiakannya pada kita.

"Jika semua benda2 langit berputar secara kontinyu diatas kepala kita, dengan kecepatan tiap2 benda adalah konstan tiap waktu, hanya jari2 lintasan melingkarnya terhadap pusat lingkarannya (kutub utara) saja yg berubah tiap waktu (bergerak melingkar mendekati kutub utara pada saat musim dingin, dan bergerak melingkar menjauhi kutub utara saat musim panas), dan dengan pola yang sama bahwa intersepsi terjadi setiap 18 tahun 11 bulan dan 8 hari. Lantas apakah sulit bagi kita untuk menemukan lokasi intersepsinya..?"

Ibarat pesawat terbang, yang terbang dengan lintasan melingkar diatas kepala kita, dengan kepala kita sebagai titik pusat lintasan melingkarnya, dan kita DIAM.
Pesawat itu terbang 'muter2' dengan kecepatan konstan. Hanya jari2 lintasan nya saja yang berubah tiap waktu.
Dan setiap 18 jam 11 menit 8 detik, pesawat itu memberikan sinyal lampu pada kita.
Apakah sulit bagi kita untuk menentukan, di posisi manakah pesawat itu akan memberi sinyal lampu berikutnya bagi kita..?

Jangan tanya persamaan matematisnya. Saya akan menjawab hal yang sama, "kalau saya tau, sudah pasti ga ngetik komen disini, pasti udah masuk NASA atau LAPAN."
NASA yang tau. FE hanya mempertanyakannya.
Sama seperti kita.
Yang penting kita tau, bahwa logika diatas tadi masuk akal, dan bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan.
Intinya, Perhitungan waktu dan tempat terjadinya gerhana, menjadi rumit jika kita menggunakan prinsip gravitasi dan relativitas.
Namun waktu terjadinya, akan menjadi mudah, jika kita menggunakan siklus sarros (babylonia kuno dan Geosentris mereka), dan tempat terjadinya pula, akan lebih mudah ditentukan jika asumsi yg digunakan adalah bahwa bumi ini DIAM.

Lantas, mengapa para ilmuan Babylonia kuno tidak menuliskan saja tempat2 terjadinya gerhana berikutnya, sama seperti yg dilakukan NASA saat ini, yg bisa memperkirakan dengan tepat tempat terjadinya gerhana selama 500 tahun terakhir..?

Yaah.. gimana yah..
Kalau di zaman itu ada komputer yang bisa menghitung model matematis mereka hanya dengan memasukkan kecepatan gerak melingkar matahari atau bulan, dan juga fungsi matematis dari pelebaran dan penyempitan jari2 edar matahari-bulan tiap musim, tentu sudah ada manuscript yg memetakan tempat terjadinya gerhana untuk 2.500 tahun berikutnya..
:D

3. Wah.. bakal sulit menjelaskannya..
Hhe..
Sulit, kalau kita tidak mencoba meniru jalan pikiran mereka para FE.
Soalnya selama ini kita bersekolah, otak kita terbiasa dengan asumsi adanya gaya gravitasi..
Tapi ga apa2 lah. Akan saya coba untuk menjelaskan dengan jalan pikiran para FE. (semoga ga jadi 'blog' sendiri di bagian comment ini. Maaf mas. Hhe..)

Hmm..
Sebenarnya sederhana.
Usaha adalah perkalian antara Gaya yang bekerja pada benda terhadap perpindahan benda.

Gaya angkat pesawat terbang, bukankah sudah dijelaskan di SMA kelas 11..?
F angkat = 0,5 kali MASSA JENIS fluida sekitar kali luas penampang benda kali kuadrat dari selisih kecepatan yang ada di atas dan bawah penampang benda.

Itu masih gaya angkat. Bukan gaya total.
Jika yg dibicarakan adalah Energi total pesawat untuk terbang di udara, maka kita lihat gaya total yg ada pula:

1. Gaya ke arah atas (gaya angkat, dihitung menggunakan rumus diatas)
2. Gaya ke arah bawah (gaya berat pesawat)
3. Gaya ke arah depan (gaya mesin pesawat, yg bergantung pada daya dan spesifikasi mesin, tak akan d bahas disini)
4. Gaya ke arah belakang (gaya gesekan udara, yang hanya bergantung pada koefisien gesekan nya saja, tidak dibahas pula disini)

Semua gaya itu, dihitung resultannya. Lalu kalikan dengan perpindahan yg diinginkan bagi pesawat (desired altitude). Maka, case close.

Tapi stop.
Ingat, kalau para FE tidak menganggap adanya Gravitasi.

Hmm.. Bukan berarti mereka menapikan adanya gaya berat.
Gaya berat itu ada bagi mereka. :)

Saya salut banget mas sama penjelasannya mas Mahfuzh Huda semoga bisa selalu dipertahankan ya mas? . Saya orang awam tapi tertarik sekali dengan flat earth ini , di videonya memang banyak kata" yang menghinoptis , tapi kayaknya tetep ada yang masih masuk akal dengan asumsi :

1 ngontrol 28000 km/jam itu kayaknya susah deh mas, apalagi ada acara tidur dan ngelewatin benda yang melayang di angkasa sana bisa sempurna ? Kalau steady terus dengan kecepatan segitu, berarti Nasa juga udah memprediksi gak nabrak benda yang melayang di angkasa ya mas?. Misal jika di depan ada benda yang melayang di luar angkasa, kalau kita belokin roket sedikit aja, kebayang kacaunya rute roketnya kan mas? . Eh tapi apakah roket bisa berhenti dengan cepat di angkasa sana? . Mohon penjelasannya saya yang newbie ini mas.
2 apakah koefisien gesek ruang hampa segitu? Seandainya koefisein geseknya kecil, satelit yg bergerak 28.000 km/jam pun jadi kayak gimana gitu.
3 Lalu Video di dalem astronot yang kok bisa santai banget melayang tapi kecepatannya kenceng ya mas?
4 bisa gak mas, kasih penjelasan satelit yang 28.000 steady itu dengan kinerjanya di sela-sela kecepatan super itu?
5 Teori Einstein dan Hukum Newton hanya berlaku di permukaan bumi yg datar deh. Dan coba deh ingat istilah ketinggian "di atas permukaan air" dlm bhs inggris adlh Sea Level bukan Sea Curve. Istilah itu hanyalah 1 contoh bhw tanda2 bumi itu datar justru diperlihatkan secara gamblang oleh para elite dunia yg sdh tahu dr dulu. Lihat saja bendera PBB yg mengadopsi peta bumi datar (zetetic map) dan tdk ada kutub Selatan atau benua Antartika.

Ini Cuma pendapat yang aku sharein lagi mas, saya kepo berat deh penjelasan mas, kalau bisa email sekalian ya notifnya jika diberi pembahasan fizyafid@gmail.com . Semoga mas Mahfudz Huda selalu sukses dan memberi teori" lainnya :D

Ahaa.. Ane nih bang, ane malah ngerasa udah akut untuk mencari setiap unsur kepentingan "apapun dan oleh siapapun" dari setiap berita atau info yang ane terima, karena menurut ane konspirasi itu ada. Meskipun tidak semua teori konspirasi itu nyata. Ane ngerasa dengan menilai unsur kepentingan dari setiap informasi yang disajikan akan mampu "membantu" kita menilai apalah informasi itu benar atau tidak. Salam hangat. Semangat terus bang. Hehe

Penjelasan dan argumen yang luar biasa! Salut buat penulis

Foto satellite diatas real kah? Atau CGI? Knapa tidak terliat satellite yg lainnya ya.. kan jumlahnya Banyak.

Banyak yg blm dijawab mas mahfudz huda, hanya menyuruh baca saja tulisan saya :)

Hi Mas bro!
Mantab nih anak muda Indon yang berkelana demi sains. Hehe.

Mirip saya beberapa bulan lalu, yang memilih saya untuk 'agnostic' dikarenakan ketidak puasan saya terhadap penjelasan sederhana ala theist dan simpel bisa diliat mata dan bila kita 'berpikir' :)

Mau nanya mas bro.
Kalau saya baca metode tulisan kamu itu penganut paham 'the bizareness effect'. Hehe ini cuma bisa 'ditebak' sama copywriter & paham pattern content.

Ketika kamu ingin menjelaskan sesuatu yang seharusnya sederhana dan bukti validitasnya cukup dengan mata kepala sendiri dan logika rasional, kamu 'men-set' dengan bizareness efek ala bahasa-bahasa sains :)

Loh, tapi kan kalo begitu gak bisa saya jelaskan secara ilmiah kepada readers??

Pasti begitu bukan pertanyaannya?
Coba liat video nya neil dygreese n bill nye. Mereka adalah orang yang 'katanya' super duper scientist abis, tapi menjelaskan hal yang rumit dengan cara amat yang sangat simpel.

Hehe, mas nih pinter nih, ketika readers dikasih runtutan angka-angka asing dan teori-teori simbol rumus yang mas dapet juga dari buku. Tanpa tidak langsung, neuron-neuron di otak readers udah keburu 'yawis-lah' angkanya n rumusnya juga dari ilmiah ini. Kecenderungannya untuk 'ok ok' itu cukup besar loh :).

Penah bertanya gak, kenapa FE itu muncul?
Bukan karena menantang Goliath loh, dengan GE-nya? justru, ibaratnya main bola nih. FE ini tim counter-attack. Mereka gak akan mau berargumen lawan hegemoni global: bumi itu bulat BILA sains yang selalu diagung2kan mereka itu tidak menunjukkan 'ANOMALI 'yang amat sangat sederhana :).

Terakhir, saya liat di part mana, mas bangga apollo man on the moon, walaupun diakui penuh intrik-politik US-CSSR, NASA mustahil untuk bohong dan mereka sukses landing di bulan.

Maaf, pada titik ini. Ego kamu yang berbicara :). Kenapa?
Go, take a look how beautiful the pictures documentation while armstrong & buzz aldrin 'on the moon' :)

Mohon dibantah secara sains, bagaimana ada artificial light, bila katanya sinar di sewaktu di Bulan itu hanyalah dari matahari?

Bisa itu terjadi.....


Bila sinar itu datang bersumber dari lebih satu sumber :)
Bila pada titik ini sudah failed; maaf, kemungkinan kedepannya, apakah
untuk 'menipu' lagi itu akan ada? walaupun 'kebenaran' itu juga pasti bisa ada juga :)

But for what? "If the window ain't broken, don't fix the window" it was coming from science quotes proverbs. :)

Monggo dibantah ya mas. N jangan #baper loh. I appreaciate your blog and your effort in the name of science. #respect

kenapa si astronot yang sedang ngoprek2 satelite bisa anteng2 aja ya?

masyarakat uda pintar mas ga bisa dibodohin, anda pendukung antek elite global ? money money money .munafiq

o begitu ya kira - kira

ijin share

tidak ada iklan di video itu

secara tidak langsung, sat anda membuat video bantahan itu anda juga mencari sebuah adsense

artikel ga jelas ae di share..

tidak ada yg bisa menembus kubah langit. saya mau dong di perlihatkan secara langsung dari bumi gimana rupa satelit pake teropong bintang atau apaan itu namanya, terserah. jika ada yg jadi saksi.. di share pengalamannya melihat satelit dari bumi.
saya juga penasaran apa yg terjadi jika kutub selatan di lalui oleh pesawat melintasi ya, bukan memutar dari arah pinggiran... mungkin yg terjadi adalah bang..... pesawat akan terpental menabrak kubah langit paling pojokan. yg pasti akan kehilangan arah.. hehe.. penjelasan org goblok seperti saya. mohon di tanggapi.

noobs.. :v

yang percaya Flat Earth tidak perlu membuktikan apa-apa, karena logikanya sudah sampe.

Bagi yang masih percaya Globe, sebaiknya anda merenung, jangan dengan rumus-rumus dulu, keluar saja ke alam pakai mata dan telinga anda kemudian fikirkan apa yang ada lihat dan dengar.

dari view GLobe, akan banyak pertanyaan, misalnya pertanyaan saya ini:
1. Kenapa kita tidak pernah menggunakan kutub Selatan dalam kompas, aplikasi peta, GPS dan lain-lain? padahal kalo kita diselatan katulistiwa kan deket tuh sama kutub selatan.

2. Kita di Indonesia, kalo sholat ngadep kiblat apa bener bisa lurus ke klibat, apa ndak malah lurus entah kemana meninggalkan bumi, karena bumi ini bulat (Globe). Pandangan mata kan harus lurus, masak harus tunduk lengkungan bumi. Okelah pandangan saya tunduk sama lengkungan bumi, jadi boleh dong sholat ngadep ke timur nanti toh muter juga ketemu kiblat (ke ka'bah).

3. Yang ahli rumus tentang Globe, kira2 kalo ada kapal di laut, jarak berapa yang kapal itu bisa keliahatan dari pantai (karena masih tertutup lengkung bumi). kemarin saya pakai teropong melihat perahu nelayan (sampan) masih keliatan dari jarak 25km.

4. terus ada lagi, saya pernah kerja jadi teknisi Telekomunikasi di Offshore tahun 2005-2007. waktu itu saya menghubungkan telepon dari jarak 60km, senengnya waktu itu berhasil. tapi bingung karena buku manualnya bilang maksimal 40km saja dengan tinggi bangunan yg ada di laut waktu itu. bingung saja waktu itu, karena ndak kepikiran FE.

Sekarang, semua pertanyaan itu mudah terjawab karena saya memahami tentang FE. Dan banyak lagi pertanyaan yang tak terjawab dengan logika Globe saya tetapi bisa terjawab dengan FE. ini pilihan saya mau meyakini yang mana.

maksud saya, bagi anda yg tidak mempunyai pilihan Globe atau FE, sungguh ruginya ketinggalan atau sengaja meninggalkan suatu cara pandang terhadap sesuai... buka lah mata, telinga dan free your mind...

1. Pertanyaan no 1 lucu sekali. Siapa bilang tidak pernah pakai kutub selatan dalam kompas? Dalam kompas itu kita pakai sekaligus 2 kutubnya. Emangnya jarum kompas yg ke arah utara itu ujung jarum bawahnya mengahadap kemana? Ya kutub selatan. Jadi ya sama saja mau acuan ke utara atau selatan.
2. Klo solat walopun saya percaya bumi bulat saya tetap yakin menghadap ke ka'bah. Tidak ada ketentuan menghafap itu harus memukainya tegak lurus. Jika anda percaya FE harap konsisten. Arah kiblat anda harus dikoreksi 20 derajat ke utara dari kiblat yg skarang. Karna klo mengikuti peta bumi datar maka arah kiblat anda saat ini tidak benar jika mengikuti kiblat bumi bola.
3.mengenai kapal yang anda liat tidak jelas anda melihatnya dari ketinggian berapa dari muka air laut?? Dengan ktinggian 10 m dari mal aja bisa keliatan sampai 11 km.
4. Saya ga tau juga mngapa dengan hal ini anda bisa simpulkan bumi datar.

Saya juga udah melihat langsung ke dunia luar dengan mata kepala saya sndiri. Bukti paling gampang bahwa bumi bola adalah melihat sunset, dimana jelas2 matahari tenggelam, bukan menjauh/mengeceil dan menghilang (apabila mengikuti teori FE tntang matahari yg hilang karna perspektif maka harusnya matahari tidak terbenam).

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top