Nicola Tesla - The Master Of Lightning #part1 - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Nicola Tesla - The Master Of Lightning #part1


Oke kali ini demi memenuhi janjiku bahwa aku akan membahas tentang Nikola Tesla yang disebut-sebut namanya dalam video FET. Bagaimanakan perjalanan hidup dari Nikola Tesla? Mari simak bersama.

Jika berbicara tentang listrik dan elektronik pasti kalian akan mengingat Thomas Alfa Edison dan Marconi yang telah menciptakan lampu listrik dan radio. Tapi apa kalian pernah mendengar yang nama Nikola Tesla - The Master of Lightning?

Jika sebelumnya aku pernah menceritakan tentang Si Jenius Albert Einstein yang mengembangkan sebuah teori. Maka kali ini juga masih tentang manusia jenius,  tetapi dalam bidang sains terapan (digunakan sehari-hari). Sebagai catatan, Nikola Tesla menguasai 8 Bahasa dan memiliki 700 patent dalam bidang teknik dan elektronik.

Nikola Tesla lahir di sebuah desa di Serbia (yang sekarang Kroasia). Ibu Tesla ialah seorang desainer dan penemu yang membuat beberapa mesin, sedangkan ayahnya ialah seorang pendeta ortodox. Ayah Tesla selalu menginginkan anaknya menjadi seorang tentara atau pendeta yang baik seperti dirinya. Sedikit mengecewakan bagi ayah Tesla bahwa anaknya tidak tertarik pada tentara maupun menjadi pendeta. Tesla muda lebih banyak tertarik pada fenomena alam, bahkan ia sering berimajinasi dan membayangkan hal-hal yang menakjubkan.

Nikola Tesla - Menderita Kolera

Di usianya yang masih muda, Nikola Tesla mengalami penyakit kolera yang sangat parah. Ia hampir meninggal, dan saat sakitnya itu ia berkata kepada ayahnya "kalau kamu mengizinkan aku kuliah teknik, aku akan sembuh", ayahnya menjawab "Kau akan masuk sekolah teknik terbaik disini". Tak lama kemudian Tesla seperti hidup kembali. Sesuai perjanjia ayahnya maka ia masuk ke sekolah teknik. (Beneran dehh.. ini cerita aku cek ke beberapa sumber, hasilnya sama. Artinya dia beneran minta sekolah teknik sebagai permintaan terakhirnya X)

Pada salah satu kuliah yang dihadirinya, tentang arus listrik Direct Current (DC), ia menyampaikan pendapat bahwa metode produksi listrik DC ini tidak efektif, seharusnya dengan mengubah desain generator listrik ia akan bisa menghasilkan listrik dengan lebih efektif. Ide ini diremehkan oleh dosennya sendiri, hal ini wajar karena saat itu Tesla belum menyempurnakan idenya tersebut. Tahun-tahun berikutnya merupakan masa-masa dimana Tesla berusaha mengembangkan arus listrik AC (Alternating Current). Nikola Tesla drop out dari kampusnya Graz University of Technology pada semester ke-tujuh. Beberapa sumber mengatakan dia tertarik pada dunia perjudian sehingga uang kuliahnya habis digunakan untuk berjudi dan beasiswanya dicabut.

Sementara itu di Amerika Serikat seorang penemu terkemuka saat itu telah menyelesaikan percobaan ke 1000-nya dalam membuat bohlam lampu. Thomas Alfa Edison telah memiliki rancangan industri listrik dengan metode DC untuk membuat sistem penuh sekaligus menjual lampu-lampunya. Sistem generator listrik ini akan menjadi sistem pertama dalam industri listrik dunia.

Nikola Tesla - Tanah Amerika 

Seperti yang pernah ia katakan kepada pamannya, Nikola Tesla berangkat ke Amerika, tanah harapan untuk mengejar mimpinya. Ia tiba di Amerika dengan menyisakan uang 4 sen. Dengan keinginan yang kuat akhirnya ia mendapat kesempatan untuk bertemu Edison.

Tesla menemui Edison dengan perasaan yang sangat senang, ia akan bertemu penemu terbesar di masa-nya. Setelah bertemu, ia minta pekerjaan pada Edison. Saat itu Tesla mengatakan kalau dia memiliki kemampuan engineering dan mampu memperbaiki mesin-mesin rusak. Maka kali itu Edison mengujinya dengan menyuruhnya memperbaiki generator listrik di kapal. Sebuah proyek penting yang dimiliki oleh perusahaan Edison.

Dengan mudah Tesla mendapat pekerjaan di perusahaan Edison sebagai peneliti dan bertanggung jawab langsung dalam mengurus generator listrik dan sistemnya. Semakin lama Edison merasakan beberapa kesulitan untuk mengatur generator listriknya yang hanya memiliki sistem DC.

Semakin lama, perusahaan Edison semakin merasakan permasalahan yang ada pada sistem listrik DC. Sistem listrik DC ini hanya mampu menjangkau sejauh 2 mile. Artinya dalam setiap 2 mile harus ada generator listrik untuk menyuplai listirk. Itupun dengan kabel berukuran sebesar lengan orang dewasa. Sangat tidak efisien dan hanya bisa menjangkau kota-kota padat penduduk. 

Setelah mendapatkan kepercayaan dari Edison, Tesla mulai mengungkapkan pendapatnya. Ia mengatakan kalau dengan kemampuannya dia bisa merubah sistem generator listrik menjadi lebih efisien. Menghasilkan energi listrik dengan voltase yang lebih tinggi dan mampu di kirimkan dalam jarak yang sangat jauh. Edison menjawab “Akan kuberi $50.000 jika kamu bisa melakukannya”.
Fully Functional AC System Generator by Tesla
Tesla luar biasa senang sekali dengan tawaran itu. Dia kemudian bekerja kembali dan berusaha mendesain generator listrik dengan sistem AC. Beberapa bulan kemudian ia kembali ke Edison dan mengatakan bahwa seperti janjinya, dia bisa mengubah seluruh sistem listrik menjadi lebih efisien, yaitu dengan sistem listrik AC. Ini adalah sistem yang telah bekerja seluruhnya. Maka ia meminta $50.000 sebelum menerapkan mesinnya di perusahaan. 

Apa yang terjadi kemudian? Edison berkata “Jadi Anda tidak mengerti humor Amerika?” Edison tidak mau membayar $50.000, faktanya ialah ia masih menganggap Tesla adalah seorang pemimpi yang sok tahu. Mendengar hal ini Tesla merasa dendam terhadap Edison karena dipermalukan dan memutuskan untuk berhenti bekerja di perusahaan Edison. Inilah awal dari permusuhan antara Nikola Tesla dan Thomas Alfa Edison. Cerita permusuhan dua jenius ini adalah yang paling terkenal dalam dunia sains

Nikola Tesla - Setelah Berhenti dari Perusahaan Edison

Tesla mengaku kalau masa-masa ini adalah masa paling sulit dalam hidupnya. Setelah berhenti dari perusahaan Edison, ia kesulitan mendapatkan pekerjaan, karena pada saat itu sedikit sekali perusahaan yang membutuhkan teknisi, kenyataanya bahkan sedikit sekali perusahaan yang berhubungan dengan kelistrikan, bidang keahlian Tesla. Akhirnya ia menjadi seorang buruh gali yang bekerja untuk perusahaan listrik Edison. Tesla mengalami masa-masa yang sangat sulit, ia harus bekerja fisik seharian. Kemudian pada satu kesempatan ia berkata kepada temannya (sesama buruh) “Sebenarnya apa yang kita lakukan ini sangat bodoh dan tidak efisien, aku bisa membuat generator listrik yang lebih efisien”. Mendenganr hal ini teman Tesla memberitahukan kenalannya, seorang pebisnis yang telah membangun beberapa industri George Westinghouse. 

Tesla memulai hidupnya yang baru. Ia akan mempresentasikan generator listrik AC temuannya di depan para investor. Selayaknya seorang jenius, ia mempersiapkan prototipe generator listriknya dengan desain dan fungsi yang memukau. Dengan mudah ia dapat meyakinkan investor untuk membeli paten dari temuannya dan membangun megaproyek perusahaan listrik. 

Di lain sisi. Edison masih fokus pada sistem DC yang ia miliki. Ia tidak pernah menyadari kalau di tempat lain ada seorang jenius yang berambisi untuk menyainginya dalam industri listrik. 

Nikola Tesla - Membangun Perusahaan Listrik

Setelah mendapatkan dana untuk penelitian lebih lanjut Tesla akhirnya bisa menerapkan hasil temuannya. Mendengar hal ini Edison langsung panik dan bereaksi, ia berusaha menggagalkan perusahaan listrik yang akan dibangun oleh Tesla. Edison menunjukkan efek dari alternating current (AC) pada hewan, ia mengatakan bahwa energi listrik yang diproduksi oleh AC memiliki voltase yang terallu tinggi dan tidak dapat dikontrol. Ia menunjukkan penggunaan AC dengan objek hewan-hewan besar yagn kemudian mati tersetrum dan meleleh. Bahkan Edison mendesain sebuah kursi listrik dengan sistem AC sebagai alat untuk hukuman mati sebagai demonstrasi betapa berbahayanya yang akan dilakukan oleh Tesla. 

Tesla yang mengetahui hal ini sudah sangat siap, ia menyempurnakan generator AC miliknya yang dapat memproduksi listrik dalam skala besar dan aman. Tesla memamerkan hasil temuannya ini dengan sangat sempurna dan menakjubkan, dimana ia berdiri di tengah-tengah panggung dan ketika generator listrik dinyalakan, listrik melewati tubuhnya seperti manusia listrik. Semua yang hadir dalam pertunjukan itu merasa bahwa ini bukan lagi sains tetapi trik magic yang mengagumkan. 

Dengan demonstrasi yang mengagumkan itu, semua orang percaya bahwa mesin Tesla aman dan bisa menjadi masa depan listrik dunia. Tesla membangun perusahaan listrik Westinghouse Electric Company dan berhasil memproduksi energi listrik yang lebih besar dan dapat digunakan pada jarak yang sangat jauh. 

Edison kalah dalam pertarungan dengan Tesla ini. Perusahaan listrik Edison menjual aset-asetnya hingga akhirnya tidak mampu lagi bersaing dengan perusahaan Tesla. Namun bagaimanapun Edison memiliki paten dari lampu yang ia buat dan masih kaya raya dengan industri tersebut. 

Itulah masa-masa kejayaah awal Nikola Tesla - The Master of Lightning. Tantangan selanjutnya bagi Tesla adalah membangun generator listrik di Air terjun Niagara seperti apa yang telah ia impikan di masa kecilnya, akan aku ceritakan di postingan berikutnya Nikola Tesla - The Mad Scientist Part2. 

6 comments

Ditunggu kelanjutannya. Tapi ga ada referensi contekannya Tesla ya? Rasanya ajaib bgt cuma mikir sambil gali lubang.

Smoga ad pmbahasan trkait tiang listrik raksasa pnyalur listrik tanpa kabel. Waiting for the next episode. Bagus sekali Bung.

Tunggu part 2 boss. :D

Wah makasih request saya dikabulkan :D
Sprti Agung Cahyo saya juga pengen liat cerita tentang tesla coil

(Saya mau komen pake akun google ga bisa bisa)

Sory, mungkin ada masalah dengna layanan komentar google. Maklum cuma blog gratisan. :)

Mas,lanjutannya masih ditunggu,mungkin terlalu sibuk ya makanya lama membuat part 2 nya

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top