Minyak Bumi dan Manfaatnya - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Minyak Bumi dan Manfaatnya


Salah satu sumber energi yang mendukung aktivitas sehari-hari kita ialah minyak bumi. Oleh karena itu pemahaman mengenai minyak bumi dan manfaatnya merupakan ilmu pengetahuan yang perlu untuk kalian pelajari.
Minyak bumi dan Manfaatnya

Minyak bumi telah kita gunakan dalam industri-industri sejak era revolusi industri. Padahal hingga saat ini kita tidak dapat memproduksi minyak bumi (energi tak terbarukan). Artinya, jika tren penggunaan bahan bakar ini terus meningkat, suatu saat manusia akan kehabisan energi minyak bumi. Mempelajari minyak bumi merupakan langkah awal yang sangat baik agar kita mampu mencari solusi atas permasalahan energi yang akan dihadapi di masa depan. 

Pengertian Minyak Bumi

Minyak bumi dalam bahasa inggris disebut sebagai petroleum, yang berasal dari bahasa latin yaitu "petra" yang berarti 'batu' dan "oleum" yang berarti 'minyak'. Jadi pengertian minyak bumi ialah campuran berbagai macam senyawa hidrokarbon yang terdapat dalam lapisan batuan dan dapat diekstrak untuk keperluan bahan bakar.

Minyak bumi berasal dari bahan bakar fosil yang terendapkan di dalam batuan sedimen. Bahan bakar fosil ialah sisa jasad renik, mikroorganisme dan tumbuhan yang telah mati jutaan tahun yang lalu dan mengendap di kedalaman bumi, sebelum masa dinosaurus menempati bumi. Proses pembentukan minyak bumi ini dipengaruhi oleh cuaca dan kondisi bumi yang berubah-ubah. 

Berdasarkan proses pembentukannya, maka minyak bumi merupakan sumber daya alam yang terbatas. Pembakaran minyak bumi merupakan sumber energi yang digunakan oleh manusia sejak masa revolusi industri. Bagaimanapun, saat ini minyak bumi menjadi semakin langka dan sulit untuk diperoleh. Selain semakin sulitnya memperoleh minyak bumi, pembakaran minyak bumi juga menimbulkan beberapa dampak buruk pada lingkungan.

Secara umum ada tiga jenis bahan bakar fosil yang terdapat di bumi, yaitu: batu bara, minyak bumi dan gas alam. Ketiganya merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam aktivitas kita sehari-hari.

Selain manfaatnya sebagai bahan bakar, minyak bumi dengan rantai panjang juga dapat diolah untuk menghasilkan produk kebutuhan manusia seprti plastik polimer, PVC(polivinil kllorida), dan gabus/busa. 

Manfaat Minyak Bumi

Sejak terjadinya revolusi industri pada tahun 1820, manusia menggunakan minyak bumi dalam berbagai keperluan. Hingga saat ini diketahui banyak sekali manfaat dari minyak bumi. Diantaranya ialah:

1. Pada awal revolusi industri, minyak bumi dan bahan bakar fossil digunakan pada hampir semua mesin uap. 

Sejak revolusi industri, perkembangan yang sangat pesat dalam dunia industri ini berdasarkan pada mesin-mesin uap. Dari pembangkit listrik, hingga lokomotif menggunakan mesin uap sebagai penggeraknya. Oleh karena itu penggunaan bahan bakar batu bara dan minyak bumi mendominasi mesin-mesin uap. Bahkan hingga saat ini.

2. Dapat digunakan sebagai bahan bakar berbagai industri.

Berbagai macam industri, masih mengandalkan bahan bakar fosil sebagai sumber utama energinya. Mesin-mesin yang membutuhkan energi listrik dalam skala besar tersebut digerakkan oleh pembakaran minyak bumi. Minyak bumi ialah sumber energi yang mudah untuk digunakan dan telah tersedia. Alasan inilah yang membuat hampir semua industri akan bergantung kepada minyak bumi.

3. Bahan bakar utama transportasi

Hingga saat ini, bahan bakar untuk alat transportasi masih didominasi oleh bahan bakar minyak (bbm). Walaupun telah banyak sumber bahan bakar terbarukan seperti bio-etanol dan bio-disel, tetapi mesin-mesin transportasi yang dikembangkan hingga saat ini masih berdasarkan penggunaan bahan bakar fosil. Sehingga perubahan total kepada penggunaan bio-etanol dan bio-disel belum bisa dilakukan.

4. Gas Alam (LNG dan LPG) digunakan sebagai pemanas air. 

Gas alam banyak digunakan di negara-negara empat musim sebagai pemanas air. Energi yang dimiliki oleh gas alam lebih efisien dan mampu menghasilkan panas lebih tinggi dibandingkan batu bara dan petrolium. Oleh karena sifatnya yang mempu menghasilkan panas pembakaran yang tinggi, gas alam digunakan sebagai bahan bakar pemanas air di negara-negara empat musim.

5. Dapat diolah menjadi berbagai macam bahan kimia berguna (Aspal, busa, pvc, dll)

Selain diolah menjadi bahan bakar gas dan bahan bakar minyak (bbm), bahan bakar fosil juga diolah untuk produksi berbagai bahan kimia yang bermanfaat. Aspal merupakan produk sampingan yang dihasilkan dari pengolahan minyak bumi. Busa dan plastik pada awalnya hanya dapat diproduksi dari limbah sampingan minyak bumi, namun saat ini telah dikembangkan produksi plastik dan busa dari serat-serat alam. Berbagai bahan lainnya seperti lilin, pvc, oli dan kerosin juga merupakan bahan kimia sampingan dari minyak bumi.

Sumber:
  • Lucy Prydee Eubanks et al. Chemistry in Context Applying Chemistry to Society. 2009. Mc Graw-Hill. New York.
  • Judkins Roddie R., et al. THE DILEMMA OF FOSSIL FUEL USE AND GLOBAL CLIMATE CHANGE. Oak Ridge National Laboratory. Chicago
  • https://www.mhi-global.com/discover/earth/issue/history/history.html
  • http://study.com/academy/lesson/what-are-fossil-fuels-definition-advantages-disadvantages.html
Gambar:
  • http://bpes.bp.com/media/1986/FossilFuelsPoster.jpg

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top