Final Part - Not Rocket Science - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Final Part - Not Rocket Science


Thanks guys buat komentar dan masukanya untuk semua pembahasanku tentang Teori Bumi Datar - Flat Earth. Terutama untuk Mas Wisnu Ananda yang telah banyak mengkritisi tulisanku sehingga bisa langsung diperbaiki. Alhamdulillah dari pembahasan itu banyak sekali ilmu, pengetahuan dan inspirasi baru.

Final Part ini kuberi subjudul -Not Rocket Science  yang merupakan idiom Bahasa Inggris yang berarti "mudah". Karena memang yang aku jelaskan sejak awal teori dan perhitungan jarak bulan ini merupakan persamaan-persamaan matematika dan fisika yang terbilang sederhana, hanya perlu memasukkannya dalam aplikasi nyata.

Baiklah kali ini langsung saja seperti janji, aku akan tunjukkan bagaimana sebenarnya ilmuwan menghitung kecepatan satelit.

Di pembahasan sebelumnya tentang Matematika Angkasa Dalam Narasi aku tampilkan gambar dari video:
Perhitungannya sudah benar dan tak ada masalah, yang menjadi masalah ialah angka 400 km, karena yang sebenarnya dihitung ialah 640 km = 6.4x105 m. 

Perhitungan yang dijelaskan digambar tersebut merupakan rumusan persamaan untuk orbit sebuah satelit yang melingkar yang telah dikembangkan dengan hukum gravitasi Newton. Asal muasal dari rumusan tersebut ialah Hukum Ketiga Kepler.

Ide Newton Untuk Membuat Orbit Satelit

Kepler telah mengajukan beberapa persamaan fisika untuk menghitung orbit dari bulan terhadap bumi bulat. Tetapi kemudian Newton mengembangkan perhitungan ini dengan melakukan percobaan pengujian bom meriam kemudian mengukur titik jatuh pelurunya. Kemudian dia menghitung kembali penembakan meriam dan mengukur titik jatuhnya. Berdasarkan kecepatan jatuhnya, diketahuilah kalau dalam satu detik (1s) peluru meriam akan jatuh sejauh 5meter dari keadaan puncaknya. Ini dapat kita hitung dengan persamaan hukum gerak Newton: S= 1/2 a. t2. Seperti perhitungan sederhana di gambar di bawah ini(sebelah kanan) kalian akan menemukan bahwa jarak vertikal yang akan ditempuh oleh benda yang jatuh dalam satu detik ialah 5m. 

Kemudian perhatikan kembali percobaan penembakan meriam (gambar sebelah kiri). Pada gambar tersebut diketahui bahwa setiap 8km bumi melengkung turun sebanyak 5m. Nah jika peluru mencapai jarak horizontalnya ialah 8km, dan turun vertikalnya sebanyak 5m, berdasarkan perhitungan sebelumnya (yang sebelah kanan) dengan percepatan gravitasi bumi (10m/s2 ), benda akan jatuh sejauh 5m setiap satu detik. Jika peluru melaju pada kecepatan 8km/s maka dapat dipastikan bahwa posisi peluru terhadap inti bumi ialah tetap.  Untuk lebih jelasnya lagi perhatikan gambar dibawah ini, bagaimana kombinasi dari gerak horizontal dan vertikal menghasilkan lintasan melingkar sempurna.

Perhatikan gambaran di atas, lingkaran merah ialah bumi, dan lingkaran pensil ialah orbit satelit.  Dalam pelajaran Fisika SMA diajarkan tentang vektor. Vektor merupakan besaran yang memiliki besar dan arah. Dalam satu detik satelit akan mengalami dua arah perpindahan, pertama ialah perpindahan vertikal sejauh 5m mengarah ke pusat bumi (jatuh karena gravitasi) dan perpindahan horizontal sejauh 8km yang tegak lurus dengan gravitasi. Lambang RV pada gambar merupakan resultan vektor yang merupakan penjumlahan dari vektor horizontal dan vertikal. Penjumlahan keduanya ini dapat kita peroleh dengan menggunakan trigonometri.

Dalam skema ini, tidak diperlukan angka dari RV(resultan vektor), yang perlu kita perhatikan ialah bahwa posisi/jarak satelit terhadap inti bumi(inti gravitasi) ialah sama persis baik itu sebelum maupun setelah perpindahan (Posisi satelit awal- Posisi satelit 1s). Pun sama dengan posisi satelit 2s, akan sama persis jaraknya terhadap inti bumi.

Pada gambar ini terlihat kalau lintasan dari satelit tersebut harusnya tidak bundar (lihat garis putus-putus RV). Ini karena yang kita gunakan ialah waktu 1s (1 detik), sekarang kalau kita ubah menjadi 0.001s (0.001 detik) maka garis RV akan semkin pendek dan bentuk lintasan semakin mendekati lingkaran. Dengan pendekatan ini, jika kita buat waktunya sangat kecil, mendekati 0, maka akan diperoleh lintasan melingkar seperti gambar di atas. Ini adalah materi matematika Integral dan Diferensial yang diajarkan saat SMA.

Dari percobaan meriam dan logika orbit satelit (Hukum Ketiga Kepler), Newton merumuskan bahwasannya jika sebuah benda melaju dengan kecepatan 8km/s dengan arah tegak lurus terhadap gravitasi bumi, maka benda tersebut akan bergerak mengelilingi bumi dengan lintasan lingkaran. Inilah awal mula ide satelit bisa muncul.

Setelah itu ia mengembangkan persamaan matematisnya, maka diperolehlah:
v2 = (G M)/r 

Dapat diubah menjadi bentuk:
Ket:
v  = velocity (kecepatan)
G = konstanta gravitasi
mE = massa bumi
r  = jarak dari satelit ke inti bumi
Dengan menggunakan persamaan ini, kita bisa menghitung standard kecepatan sebuah satelit agar tidak jatuh ketika terkena gravitasi bumi. Perhitungannya aku ambil dari video:


Perhitungan ini sudah benar, kecuali keterangan bahwa ketinggian satelit ialah 400km. Dalam perhitungan ini, ketinggian dari satelit ialah 640 km = 6.4x105 m dan angka jari-jari bumi yang digunakan ialah 6.380 km = 6.38x106 m. Perhatikan pada persamaan, bagian bawah (r) merupakan jarak satelit dari inti bumi yang bisa diperoleh dengan menjumlahkan jari-jari bumi+ketinggian satelit. Pembuat video sebenarnya tidak mengerti persamaan fisika sederhana ini.

Dari perhitungan ini diperoleh angka 7.5km/s sedikit berbeda dengan yang kita peroleh sebelumnya yaitu 8km/s atau setara dengan 28.000km/jam. Ini karena persmaan ini menggunakan perhitungan yang lebih rinci dan teliti, sedangkan perhitungan sebelumnya menggunakan banyak pembulatan angka.

Baca juga: Bagaimana cara ilmuwan menghitung Jari-Jari bumi?

Apa Bahan Bakar Satelit Tak Akan Habis?

Jika merujuk pada satelit-satelit besar, maka beberapa satelit besar memang harus menggunakan bahan bakar. Hal ini bisa dikonfirmasi dengan cek di YT "NASA refuelling satellite". Tetapi pada dasarnya bahan bakar pada satellit ini digunakan hanya untuk mengarahkan posisi satelit, bukan sebagai pendorong agar satelit bergerak.

Dalam hukum pertama Newton secara sederhana dikatakan bahwa "Setiap benda akan terus diam atau bergerak dengan kecepatan konstan kecuali ada gaya yang bekerja pada benda tersebut". Contoh paling sederhana-nya ialah ketika kita mengendarai mobil maka mobil akan bergerak, misalkan 20km/jam. Setelah itu jika kita matikan mesin mobil mobil masih akan bergerak (tanpa menginjak rem). Gerakan mobil ini sebenarnya akan konstan pada 20km/jam jika saja tidak ada gaya gesekan ban terhadap aspal dan gaya gesekan body mobil terhadap udara.  Hal ini sudah terbukti dalam percobaan "pendulum in a vacuum"

Pada postingan sebelumnya, sudah kita bahas kalau di luar atmosfer bumi satu-satunya gaya yang bekerja ialah gaya gesekan yang besarnya  6x10-27 kali gaya gesekan di udara. Maka jika ada benda yang bergerak di angkasa dengan kecepatan 8km/s atau 28.000km/jam, kecepatan ini akan terus konstan selamanya. Inilah yang membuat pada dasarnya satellit dan benda-benda angkasa bisa bergerak mengorbit bumi tanpa bahan bakar, hanya perlu initial velocity, kecepatan awal.

Jadi ketika NASA atau space exploration program lainnya melakukan refuelling, pengisian bahan bakar. Pasti muncul pertanyaan, kenapa harus ada pengisian bahan bakar kalau satelit ini nggak perlu bahan bakar? Seperti yang aku bilang, pada dasarnya satelit tidak perlu bahan bakar untuk mengorbit, tetapi ketika lintasan satelit meleset dari orbit aslinya, maka digunakanlah bahan bakar untuk mendorong satelit kembali ke lintasan aslinya dan memberikan kecepatan 28.000 km/jam.

Refuelling ni hanya untuk satelit-satelit besar dan mahal saja. Sebab tanpa adanya refuelling maka satelit bisa saja keluar dari orbit dan ke ruang angkasa lepas, atau bisa juga tertarik gravitasi bumi dan hancur terbakar atmospher.

Oh ya mungkin teman-teman sampai saat ini berfikiran bahwa satelit itu adalah benda maha canggih dan luar biasa keren yang desainnya seperti kapal luar angkasa dan berukuran besar semua. Tetapi sebenarnya ukuran satelit itu bervariasi.

Berapa Ukuran Satelit

Ukuran satelit sebenarnya sangat bervariasi. Yang paling membuatku kaget ialah, ternyata satelit pertama di dunia, milik Soviet, yaitu Sputnik1 ternyata hanya berukuran sebesar bola yoga.  Ini ukuran beberapa satelit paling terkenal:


Ukuran dari satelit-satelit ini bervariasi dari yang sangat kecil berukuran seperti bola voli hingga yang sangat besar seukuran lapangan americal football. Silahkan cek info lengkapnya disini: http://www.businessinsider.com/size-of-most-famous-satellites-2015-10

Peluncuran Satelit dan Perawatannya

Pasti banyak yang mengira kalau satu roket luar angkasa pasti membawa hanya satu satelit. Nah pernyataan ini benar untuk kasus Sputnik1 dan beberapa satelit di masa awal-awal eksplorasi luar angkasa. Tetapi saat ini dalam satu roket bisa membawa hingga 20 satelit. 

Untuk satelit kecil, dalam peluncurannya hanya perlu pendorong pada roket. Seperti Sputnik 1 misalkan. Satelit ini berukuran kecil dan bentuknya hanya menyerupai bola besi. Untuk peluncurannya hanya perlu pelontar pada roket untuk melemparkannya dengan kecepatan 8km/s seperti yang telah kita hitung. Jadi pada satelit sendiri tidak ada bahan bakar karbon di dalam satelit ini. Satelit mengandalkan tenaga matahari (solar cell) untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik ini cukup untuk operasi seluruh rangkaian elektronik dalam satelit. 
Sputnik 1
Umumnya hampir tidak ada perawatan pada satelit-satelit kecil (yang juga murah). Ketika bergeser dari garis edarnya maka ada dua pilihan, menjauh dari bumi atau jatuh ke bumi. Jika menjauh ya sudah hilang di luar angkasa yang luas, jika jatuh ke bumi maka akan hancur ketika menabrak atmosfer bumi. 

Untuk satelit yang berukuran lebih besar, satelit ini memiliki bahan bakar dan pendorong, sehingga kecepatan dan lintasan dari satelit ini dapat dikontrol dari bumi. 
Teleskop Luar Angkasa Hubble
Biasanya satelit jenis ini memerlukan perawatan, perbaikan dan pengisian ulang bahan bakar. Saat ini untuk keperluan perawatan dan refuelling ini dilakukan oleh robot. Tetapi dulu memang dilakukan oleh manusia. 

Astronot Mengisi Bahan Bakar Satelit

Salah satu yang ditampilkan dalam video dan menurutku sangat menarik ialah bagaimana mungkin astronot bisa keluar satelit dengan baju lengkap untuk memperbaiki atau mengisi ulang bahan bakar satelit.

Baca juga: Cara Satelit Bekerja

Di video dilebih-lebihkan seolah ini tidak mungkin dilakukan karena jika satelit melaju dengan kecepatan 28.000 km/jam,  maka astronot tidak akan bisa keluar dan melayang-layang, harusnya astronot tertinggal seperti ketika orang berada di luar pintu pesawat terbang. 

Petama-tama setiap Astronot yang akan melakukan spacewalk (keluar dari spacecraft) akan diikatkan safety agar tidak terlepas dan melayang-layang di angkasa. Beberapa bahkan membawa semacam tas yang merupakan roket pendorong.

Karena kecepatan satelit ialah 28.000 km/jam maka kecepatan dari astronot ketika keluar ialah sama 28.000. Di luar angkasa ini kondisinya tidak ada gesekan sama sekali apalagi angin. Maka tidak akan ada tekanan dari fluida yang dialami oleh astronot tersebut. Kalau pengisian bahan bakar di pesawat militer yang dilakukan di atmosfer (ada angin dan tekanan udara) saja bisa dilakukan, maka di luar angkasa tanpa tekanan udara, teknik yang sama akan bisa dilakukan.

Semuanya jadi simple dan masuk akal kan? :)

Ok.. Thats's all.. 

Penjelasan ini berdasarkan pemahamanku dan pengetahuanku dalam ilmu fisika yang dangkal. Pada praktik-nya ini semua menggunakan perhitungan yang lebih kompleks dan rumit. Kita harus mempertimbangkan efek gravitasi bulan serta arahnya dan harus mempertimbangkan teori relativitas Einstein. Tetapi secara garis besarnya, dasar dan logika perhitungan satelit berasal dari ide Newton yang telah aku sampaikan itu. 

Itu saja yang bisa aku jabarkan. Berikutnya kalian bisa membaca lanjutan dari ulasanku mengenai Flat Earth Ini:
  1. Teori Bumi Datar (Flat Earth Theory) Fakta atau Konspirasi Semata? #part1
  2. Flat Earth Theory - Pembantaian Sains dan Logika #part2 
  3. Flat Earth Theory - Keping-Keping Sains #part3
  4. Teori Bumi Datar - Let's do The Math #part4
  5. Teori Bumi Datar - Apa yang Dilakukan Habibie? #part5
  6. Teori Bumi Datar - Matematika Angkasa Dalam Narasi #part6
  7. Final Part - Not Rocket Science
Silahkan membaca.. :)
Jika belajar sains itu logis dan menyenangkan, silahkan share tulisan ini. Biar teman kalian juga memiliki wawasan sains yang luas. :)

Jika ada komentar silahkan sampaikan dengan sopan, saya akan tampilkan semua komentar baik itu pro atau kontra. :)

Sory!

Sory buat yang berharap aku membahas hingga video 9, tetapi ketika melihat video 7 dari FET, aku sudah tidak berminat lagi. Karena di video 7 hanya berisi cerita tentang vahyudi, iluminasi, dan remason. Terbukti atau tidaknya video 7 tidak akan berpengaruh kepada fakta ilmiah bahwa bumi itu bulat. Aku menolak untuk membantah membahas hal-hal yang terlalu spekulatif dan tidak bisa dijelaskan dengan logis. 

Oh ya, Jika ada dari kalian yang lebih mengerti dan melihat kekeliruan pada tulisan ini, silahkan sampaikan. Jangan sungkan-sungkan

Lain-lain

Ada beberapa pertanyaan yang aku temukan dalam komentar maupun diskusi.

  1. Siapa Aku? Aku blogger yang suka dengan dunia sains dan menyelaminya. 
  2. Kenapa NASA tidak membawa pengikut FET ke luar angkasa saja sehingga mereka bisa melihat langsung? Menurutku sih karena NASA tidak sebodoh itu. NASA menganggap bahwa orang yang percaya pada FET ialah orang yang tidak memahami sains. Karena sebenarnya ketika orang memahami sains, maka sudah jelas bukti-bukti sains tentang bumi bulat tanpa perlu melihatnya dari angkasa. Kalau hari ini NASA membawa pengikut FET ke luar angkasa, besok akan ada TEP (Trapesium Earth Theory), besoknya lagi PET (Pyramid Earth Theory) agar mereka bisa ke luar angkasa. Karena membuat teori fiksi lebih mudah daripada belajar sains puluhan tahun dan masuk NASA. 
  3. Apakah Aku berusaha menyesatkan banyak orang? Sudah kubilang dalam setiap tulisan kalau "Jika ada komentar silahkan sampaikan dengan sopan, saya akan tampilkan semua komentar baik itu pro atau kontra. :)". Maksudku adalah pertanyaan dan diskusi tentang tulisanku, tetapi yang ada malah tuduhan dan serangan kepada pribadi. Tidak ada niatanku untuk menyesatkan  orang, tulisan ini merupakan penjabaran pengetahuanku terhadap sains dan logika. Tidak lebih dan tidak kurang. Silahkan bandingkan dengan pemilik video FET yang menutup kolom komentar, tidak menampilkan nama, dan informasi lain.
  4. Hanya mahasiswa belum lulus, kenapa sombong? Maaf kalau terkesan sombong. Sejujurnya malah sebaliknya. Kalau dibaca tulisanku dari awal hingga akhir, semua pembahasan berada pada level SMA, tidak lebih. Pembahasan yang aku lakukan ini sudah ada dasarnya di bangku SMA(IPA) hanya saja disini banyak yang diaplikasikan, makanya banyak pembaca yang bisa memahaminya dengan mudah, karena memang mereka sudah paham dasarnya saat SMA. 
  5. Apa pendapatku tentang dalil Al-Qur'an? Ini sudah jelas dalam Al-Baqoroh ayat 2.
  6. Pernyataan seperti "Semoga saja masih punya agama" merupakan kata2 yang sangat menyakitkan buat ku". Apakah ada dalam satu aja tulisanku yang menyalahkan agama ataupun kitab suci? Tidak ada! Tapi biarlah, keyakinan agamaku justeru sangat mendukung eksplorasi sains dan ilmu pengetahuan.
  7. Apa motif pembuat video FET? Aku nggak tahu.  

Sumber :
http://www.astronomynotes.com/gravappl/s8.htm
https://en.wikipedia.org/wiki/Newton%27s_laws_of_motion
http://csep10.phys.utk.edu/astr161/lect/history/newtongrav.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Kepler%27s_laws_of_planetary_motion#History
https://www.studyblue.com/notes/note/n/physics-chapter-7-equations/deck/16028149
https://en.wikipedia.org/wiki/Isaac_Newton
https://www.youtube.com/watch?v=R1G8Rz2ai0c

Gambar:
http://www.businessinsider.com/size-of-most-famous-satellites-2015-10
https://craigm350.files.wordpress.com/2015/05/nasa-hubble-telescope2.jpg
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/be/Sputnik_asm.jpg

236 comments

«Paling tua   ‹Lebih tua   1 – 200 dari 236   Lebih baru›   Terbaru»

Makasih infonya, semoga kita bisa ngopi santai sambil bahas hal2 yg indah

Mantap bung.trimksih share pengetahuannya.

Sama-sama.. Terimakasih sudah mampir. :)

Terimakasih.. Iya Mas.. Semoga saja.. :)

Terima kasih infonx
Saya sudah membaca runtut postingan ini. Pandangan anda benar-benar luas dan penjelasan perhintungannya mudah dimengerti sehingga saya merasa enak dan lanjut trus membacanya. Semangat bikin postingan2 yang bermanfaat berikutnya!!!

Wah, namaku disebut2,jadi enak nih, wakakak...
Btw,saya mau komen lagi. Kalo pas refuelling satelitnya stop pasti bakal jatuh ke bumi karena dia kehilangan vector horizontalnya.
Kalo kata temenku di grup sebelah,namanya Dedi : Luar angkatan itu gampang udara, dan kecepatan yg dibahas relatif terhadap posisi di bumi. Jadi refueling atau memperbaiki pesawat luar angkasa tidak harus stop, karena bergerak atau stop itu relatif terhadap posisi referensi. Dan kondisi hampa udara memudahkan untuk melakukannya.
Note : sebenere aku gak terlalu mudeng juga sih sama penjelasan Dedi ini, wekekeke....

Typo :
Luar angkasa itu hampa udara.

Hahaha.. Tuhh kan saya salah.. XD

Aku jg berfikir seperti temen kamu Dedi. Nah itu kaitannya bukan hanya karena hampa udara, tapi juga relativitas Einstein. Dan itu bagian yang tidak saya mengerti.

Di bagian refuelling itu nggak ku riset sama sekali (karena sulit bgt). Dalam pikiranku, kirain saat refuelling itu kondisi satelitnya setop, kalau setop jatuh donk karena gravitasi? Iya, tapi bisa juga gravitasi menarik ke bawah tapi pendorong satelit (diaktifkan sehingga) mengangkat ke atas, jadi posisi satelitnya konstan (setop). Tapi itu cuma perkiraanku, sepertinya salah :3.

Tetapi sangat logis dan masuk akal kalau satelitnya setop untuk diisi bahan bakarnya, kemudian melaju kembali pada kecepatan 28.000km/jam.

penjelasan ini ngawur sekali

Oh.. Yang bener gimana?

ya masak setop dulu untuk isi bensin, terus kemudian melaju kembali pada kecepatan 28.000 km/jam???,,, itu pasti ada gaya yang besar banget untuk membuat pesawat dari diam untuk kemudian 'ujug-ujug' kembali melaju pada kecepatan 28.000 km/jam??

kalo hukumnya berdasar hukum newton sigmaF =0 benda mengikuti hukum kelembaman yaaa???

Hukum Pertama Newton tentang gerak.

Oh ya! Dia nggak setop.. :)
I'll edit and explain it later.

artinya jika berdasarkan hukum newton, maka dengan kecepatan 28.000 km/jam, satelite akan dibuat diam karena akan isi bensin, maka butuh force F yang cukup besar untuk menghentikan satelite...

Ingin komentar tentang paragraph ketiga di bagian "Astronot Mengisi Bahan Bakar Satelit", (sebenarnya aku belum melihat video terkait dengan lengkap cuma sekilas aja). Jadi di penerbangan pesawat, khususnya bidang militer semacam pesawat tempur, mengisi bahan bakar sambil terbang itu sudah biasa. Aku sendiri lupa istilahnya apa, jadi pesawat menjulurkan semacam "selang" dan pesawat yang akan diisi menyesuaikan posisi selang tersebut, tentunya ada katup khusus yang dirancang utk kegiatan ini.

Selain itu, di ISS (International Space Station) perawatan stasiun khususnya bagian luar stasiun, dapat dilakukan dengan lengan robot. Lengan robot yang populer di ISS ialah Canadarm (kemungkinan karena buatan negara Kanada maka dinamakan tersebut). Jika proses perbaikan tidak bisa dilakukan oleh lengan robot maka astronot harus keluar dari stasiun dan memperbaiki secara manual. Ada istilahnya "SpaceWalk", kegiatan ini memang cukup berbahaya akan tetapi semua ada prosedurnya termasuk prosedur safety-nya. Jadi analoginya seperti orang yang bergelantungan di gerbong kereta, orang tersebut tidak akan ketinggalan dan akan sama kecepatannya dengan kereta tersebut secara keseluruhan (seperti penjelasan tulisan di atas). Begitu juga dengan astronot tersebut, selama ia tidak nekat melepaskan diri dari ISS maka ia akan aman-aman saja, jika Tuhan berkehendak.

ISS sendiri secara terjadwal dikirimi suplai (Bahan bakar, makanan, bahan penelitian dll) dari Bumi sehingga bisa berlanjut operasinya, dengar2 tahun 2024 mau pensiun?, entahlah...

Lanjut Fuhz...

Iya, aku udah dapat info2 di atas itu. Td aku bingung konsep fisikanya, tapi sepertinya yg dilakukan itu tentang momentum deh.

kenapa menggunakan satelit jika bisa dari bumi, misal satelit cuaca vs radar cuaca, satelit GPS vs tower, satelit vs dron, stelit vs base ground (yang white allice itu), satelit vs dll

imo....tujuan mereka (khusus indonesia) kira2 seperti ini.....mengumpulkan masa sebanyak-banyaknya yang mendukung teori flat earth>>>jual kaos flat earth untuk bisnis>>>unggah video ke youtube untuk menambah pendapatan......udah mentok disitu aja.....kalau mereka merasa udah paling benar kenapa gak diajukan aja ke nobel ? atau jadi rujukan dari mereka yang masih mahasiswa di bidang astronomi buat skripsi, tesis, atau disertasi tentang tentang kepalsuan gravitasi atau apapun yang mendukung teori flat earth ?.........ini malah koar2 di sosmed merasa jadi prof. dadakan ilmu youtube......merasa mampu mengalahkan prof2 yang telah membuat skripsi, tesis dan disertasi tentang gravitasi atau apapun yang mendukung teori bumi bulat......zzzzzzzzz

terus jika memang satelite itu masih bergerak dengan kecepatan 28.000 km/jam bagaimana caranya mengisi dan membawa bensin untuk mengisi satelite?
Bensinya dibawa dari bumi oleh astronot dan pembawa bensin harus bergerak dengan initial velocity dan menyamwai kecepatan satelite? sehingga bisa mencapai satelite dan isi bensin?

sebenarnya jika memang sinyal itu dilewatkan satelite yang melayang di angkasa maka, harusnya di hutan atau ditengah lautan masih ada sinyal HP,,, daaaaannnnnnn,,, pesawat malaysia seharusnya tidak hilang, kan tercover satelite yang melayang diangkasa,,, LOL :P

Makasih banget gan penjelasannya.

Globe atau Flat sama sama aku blm pernah lihat meski saya tinggal di bumi ini sejak lahir. Yang saya lihat adalah perpecahan dua kubu itu meski sama-sama muslim, satu aqidah!. Satu rumah yang beda pendapat soal anak mau jadi dokter atau insinyur saja bisa bikin tak nyaman. Ada banyak trik brow biar kita pecah, soal Qunut atau tidak 2 organisasi besar saja pecah. Ada banyak ayat, ada banyak hadist yang terkait soal ini. Maaf bukan menggurui tapi ngingetin, moga bermanfaat.

Sama2.. Semoga manfaat.

Silahkan dicari perbedaan satelit phone dan cellular phone.

Iya bro. Silahkan baca semua tulisan saya. Cek pada dimana aku menjelaskan ttg agama disini. Nggak ada sedikitpun kata-kata bahwasannya ulama a, b, c, kitab a, kitab b, agama a, agama b salah. Yang aku bahas adalah ada banyak kesalahan saintifik dalam video FE101. tidak lebih.

saya sudah mencari perbedaannya, jika memang sinyal itu dilewatkan lewat satelit yang melayang-layang diangkasa, mengapa parabola selalu diarahkan membentuk sudut tertentu di langit dan mengapa parabola tidak menghadap ke atas,,

keterangannya cellular phone melalui tower
dan satellite phone melalui satelite

tapi radio komunikasi lebih dulu ada dibanding hp satelite,, yang jangkauannya juga luas,
jangan2 hp satelite itu sekedar radio komunikasi,,,,,,

Mantap gan... semoga aja diluar sana orang2 lebih terbuka pikirannya dan ga kepengaruh sama teori asal2an.. menurut ku sih teori sains baru bisa dikatakan teori sains jika bsa dbuktikan dg perhitungan matematis yg mndukung dan ga cuma opini dan alasan2 yg bertentangan..
Salam dari org yg juga pencinta sains walopun blum bsa berargumen terlalu bnyak ttg sains :)

iya yah? jangan2 gitu.. teruskan saja risetnya. :)

Salam gan.. Mari sama-sama belajar dan membuka wawasan. :)

dan radio komunikasi tidak membutuhkan satelite, tapi memantulkan sinyalnya lewat lapisan atmosfer, itu sebabnya dimanapun anda melihat parabola selalu diarahkan membentuk sudut terhadap horizontal,

jika memang satelite itu ada, seharausnya parabola diarahkan vertikal....

tambahan, radio komunikasi yang menggunakan sinyal radio lebih dulu digunakan sebelum ada satelit,,,, dan hampir semua alat2, seperti tv, hp, wifi, bluetooth, menggunakan sinyal radio

agan, masih percaya kalo pendaratan di bulan itu nyata?

saya mau tanya pendapat agan tentang dalil alquran sudah jelas dalam al baqoroh ayat 2, maksudnya?

silahkan di check. :)

Sudah saya cek, tpi maksud agan dgn ayat itu apa?

Maksud saya?

"Ini adalah kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang yang bertaqwa" (2:2)

perbedaan satelit phone dan phone biasa adalah antenanya,,,,, karena antena lebih besar untuk menangkap sinyal dari tower,,,,, tetap dari tower dari tanah,,, bukan satelit...
https://www.google.com/search?q=satellite+phone&client=aff-maxthon-maxthon4&hs=96g&affdom=maxthon.com&channel=t26&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwj6_8SfjPzNAhXDQo8KHd2oAAMQ_AUICSgC&biw=1367&bih=618

artinya,, alquran petunjuk,,, tiada keraguan didalammnya,,, alquran tidak pernah menyatakan bumi bergerak, alquran juga tidak pernah menyatakan bumi begerak di garis orbit,,, yang ada alquran menyatakan, matahari, bulan dan bintang bergerak pada garis edarnya..

dan carilah berbagai macam ayat di alquran justru menyatakan bumi sebagai hamparan, seperti papan.... ayat yang menyatakan bumi sebagai hamparan tidak cuma satu,,,

alquran membenarkan kitab sebelumnya,, contohnya taurat, injil juga menyatakan bumi sebagai dataran, bukan bulat

Saya tidak tahu. Saya tidak memulai diskusi ini dengan landasan kitab suci apapun.

Silahkan dinilai kembali, apakan semua yang saya tuliskan itu benar berdasarkan logika dan sains atau tidak.

Tulisan ini saya tuliskan BUKAN UNTUK MENGAJAK kalian percaya BUMI BULAT. Tapi untuk meluruskan sains yang keliru pada Video.

Pada akhirnya Mas aris akan tetap mencerca dengan pertanyaan hingga saya menyerah.

Dalam sains, kita harus melakukan segala cara untuk mematahkan dan membuktikan kalau teori itu benar. Silahakan lakukan segala hal untuk mematahkan dan membuktikan kalau teori bumi datar benar. Cari tahu menurut FET kenapa bentuk bulan berubah2 dalam satu bulan, cari tahu kenapa musim berganti, cari tahu kenapa ada 2 hari dalam satu tahun yang siangnya sangat lama dan malamnya sangat lama. Cari tahu kenapa benda tertarik oleh benda lain berdasarkan eksperiment Cavendish. Cari tahu juga tentang bagaiamana cara kerja pesawat terbang, perhitungan apa saja yang ada di dalamnya.

Silahkan. :)

bgaimana cara memasukkan gambar dalam komentar, saya mempunyai gambar sederhana jika memang untuk membuktikan bumi ada gravitasi dan berotasi tidak memenuhi konsep fisika,,,

@Aris ga salah kamar mas ? ini forum diskusi Sains bukan diskusi tafsir Al-qur'an
Dan penjelasan ayat al-quran itu hanya "Hamparan" tidak menjelaskan secara langsung kalau Bumi itu dataran, ente udah belajar Ilmu Tafsir Al-qur'an ? bukan sekedar baca terjemahan dan liat video di yutub loh ada ilmunya.
Kalau ente belajar Sains sejak SD-SMA seharusnya sudah benar" paham dengan penjelasan Luar biasa dari Author-nya dan kalau merasa Author salah silahkan bawa Teori Sains bukan Tafsir Al-qur'an

di luar angkasa sana KATANYA gaya geseknya sangat kecil sekali bisa jadi mungkin tidak ada gaya gesek disana saya ga tau pasti karna belum pernah kesana :)
PERTANYANNYA: bagaimana satelit bsa tetap bergerak pada lintasannya dengan dengan posisi tetap (lari dgn posisi tetap ga jungkir balik seperti asteroid)
oke satelit mendapatkan gaya dorong dari roket kemudian bergeak terus tanpa henti karna ga ada gaya gesek BAGAIMANA DENGAN POSISI BERDIRI ATAU JONGKOKNYA satelit yang stabil itu? kenapa tidak jungkirbalik adakah penjelasan ilmiahnya?

Itu sudah saya jelaskan diatas.

saya tidak menemukan pembahasan bagemana posisi satelit tidak jungkir balik, saya cuma temukan bgmana satelit bergerak dan pengisian bahan bakar, sementara pembahasan bagaimana agar tidak jungkir balik tidak saya temukan

Gravitasi menarik satelit, bagian paling berat dari satelit akan selalu berada paling dekat dengan pusat bumi. Fisika Dasar.

Baca lagi komentar diatas. :)

Pembahasan flate earth mengantarkan ku di blog ini, terimakasih atas semua penjelasannya.

skak mat deh kayaknya pas membahas masalah parabolanya mas aris, hehe, bahwa staelite benar benar tidak ada. yang ada hanya pantulan radar radio?

Pembahasan yg cerdas bro..
Tetaplah berpikir..
GE dan FE harusx hanya pemicu kita mnggunakan 'akal' untuk meng-observasi kehidupan ini..
Salut bro..

Thank you.. Semoga semuanya bisa semangat belajar. :)

Silahkan riset kembali mekanisme kerja radio dan mekanisme kerja satelit. Setelah itu bandingkan perbedaanya.

Laahh.. mz huda ini ngatain FE-ers buang2 waktu, sampeyan sendiri jg buang2 waktu buat ngebantah. Wkwkwk. Tapi ini artikel bagus mz. Kalau saya sebagai bekas anak IPS waktu SMA dulu mah nggak peduli mau bulet kek, kotak kek, lonjong kek. Yang penting gimana kita manusia ini bisa ngejaga dan ngerawat bumi supaya nggak cepet rusak. Jadi saran aja mz, drpd buang waktu bikin artikel buat ngebantah orang yg juga buang waktu, mending bikin artikel2 gimana cara biar bumi ini awet muda, ngerawat dan ngejaganya dengan sudut pandang sains-nya mz huda. Terimakasih.

Iya banyak teman-teman saya yg berfikir seperti itu. Tapi saya penasaran banget, pertama lihat video tsb saya kepikiran terus, di kampus kepikiran pengen cepat2 balik belajar tentang peluncuran roket, gaya gravitasi, rotasi, dll ttg bumi.

Jadi buat saya ini nggak buang-buang waktu Mas, karena saya belajar banyak. :D

Nahh... Itu susah, artikel buat ngerawat bumi. Saya kan jurusan kimia, baca artikel tentang pemisahan partikel dalam atom (read: artikel bom atom dan peledakan nuklir) itu saya suka banget. Belum lagi kalau campur-campur senyawa kimia yang dampaknya ekstrim.. :D :D

Hahaha.. Eniway thanks sarannya, saya juga nulis tentang lingkungan kok kadang2. :)

Sata sudah mengikuti dari part 1 dan sangat memuaskan, thanks infonya, yg g setuju silahkan buktikan teori kalian secara ilmiah bukan hanya opini :)

Mas keren deh. Gak ketang pusing soal itung2an fisiknya. Setuju sama mas. Yg sebelah kebanyakan teori.

Sayangnya pengaruh video FET101 sdh membuat orang tidak menghargai para ilmuwan pendahulu. Saya setuju dengan isi artikel ini, dari part 1 sd part 7, tetap semangat dan terus berkarya.

FET 101 itu konyol , ngasih info sepenting itu tapi comment di disable. padahal mau banyak nanya dan sedikit ngetroll.haha

Haha berharap semoga FET - ers makin sadar khususnya di Indonesia dan menemukan blog ini. Sebagaimana mengutip di salah satu media berita online yang menurut saya paling "netral" bahwa kesusahan terbesar para peneliti baik terdahulu maupun masa kini adalah menyatakan / mengemukakan data yang sudah "fix" kepada orang - orang yang dari dulu sudah tidak suka dengan mapel fisika matematika dsb, sehingga ketika mereka dihadapkan pada angka - angka yang luar biasa seperti perhitungan massa planet dsb mereka sudah menyerah, dan akibat dari itu mereka mudah ditipu oleh konsirasi FET-ers seperti ini. Ditambah lagi dengan muncul video yang menyangkut dalil - dalil kitab suci (anda pasti juga sudah tau) makin menggoyahkan masyarakat awam diluar sana. Tetap semangat ngeblog nya dan two thumbs up gan !

Mas saya mau tanya ini beneran nanya, katanya keliling bumi 40rb km, maka butuh jarak sejauh apa untuk dapat melihat lengkungannya, misalnya kita Berhadapan dengan bibir pantai melihat ujung kanan dan kiri laut terjauh. Mislnya tempat kita berdiri dan sudut kiri-kanan laut terjauh membentuk segitiga sama sisi. Butuh sejauh apa dan jarak sejauh apa(antara kanan-kiri) agar terlihat lengkungan. Maaf mas saya penasaran bgt

Trus mas saya mau nanya juga yg kedua, saya nonton di youtube mas video nasa dr atas , itu kok gambarnya lengkung sisi kanan kiri tp tengahnya lurus, trus kalo di geser tengahnya jd lengkung, trus besi kiri kanan pesawat/roket lengkung juga, aga janggal kaya pake lensa fisheye. Coba mas liat apa saya salah liat...

Santai aja, sy seneng kalau ada yg nanya. :)

Setiap 8km akan melengkung sejauh 4meter.

Saya nggak ngerti ini video mana. Silahkan baca tulisan saya dari yg pertama sampai selesai. Nanti akan bisa menilai berdasarkan logika sains.

Jika membahas gambar2 dan video maka nggak akan selesai2 pembahasannya. Karena pengambilan gambar berfokus pada bagus tidaknya gambar yg diperoleh, tentu menggunakan teknik terbaik agar diperoleh hasil maksimal.

Dengan kata lain maksudnya kaya cewe yg selfie pake camera 360 gitu ya mas? Fotonya asli tp editan?

Mas coba liat ini https://m.youtube.com/watch?v=zqUd2W2RqCw masa bangunan dari bagian terbawah sampai atasnya masih lengkap keliatan semua padahal jaraknya 7,1 mill, atau 11,4km, padahalkan mestinya tiap 8km berkurang 4meter ya? Gimana ya mas saya jelasinnya ke anak saya nanti...

Itu efek refraksi cahaya oleh air laut Mas, sudah saya bahas di bagian experiment bedford. Silahkan dibaca semua artikel saya.

Terima kasih, Senang membaca ada yg memberi counter argumen yang runut dan komprehensif ttg video FET yg beredar itu :). Awalnya saya juga penasaran ketika banyak yg share linknya di timeline fb. Saya berusaha (sangat) keras menontonnya dgn pikiran terbuka. Tapi siapapun yg nonton dgn kepala dingin (tdk terbawa emosi dgn embel2 konspirasi, iluminasi dan teman2nya), kentara sekali cherry-pickingnya dalam mengambil data, yg seolah2 mendukung semua klaim si pembuat video (ah tp paling dia nerjemahin aja sih dari forum2 bhs inggris yg dia baca). Terakhir, sejalan dengan catatan kecil anda, knp yg namanya konspirasi selalu hanya berakhir jadi teori : just told 10 people about some secret, and wait how long it stays secret :).

Ali L. Andri delete Juli 22, 2016

Beres juga baca dari part 1 sampe 7

Tulisan nya keren, sikap penulis menanggapi juga sama keren nya, stay low aja bro, terutama soal agama ��

Meski belum nonton video nya, ko jadi gatel pengen bilang kalau 'flat earth theory' itu kurang cocok kalo d debut Teori, mungkin lebih cocok disebut hipotesa ya, tapi Sudah lah toh sains itu selalu berkembang, jadi buat para FET-ers semangat aja bro, daripada membantah Teori bumi bulat mending bikin tulisan2 atau jurnal disertai perhitungan matematis tentang kebenaran FET karena kalo debat sama penulis ya gk akan ngaruh banyak sama usaha kalian untuk diakui dunia ��

Kalo hampa udara, kenapa sering ada gelembung di baju astronotnya? Terus Sempet ada berita yang astronot kena "drowning", setau saya drowning itu di dalam air gan, bisa dijelasin?

Saya tidak tahu, silahkan dicari informasinya Mas.

Motif sebenarnya dari pembuat video fet ini adalah membuat kita yang menonton berpikiran untuk menuduh dan menjatuhkan negara negara penganut aliran penyembah iblis. Jelas sekali berkali kali dalam video kita di perlihatkan segala kegiatan aksi dari elit global alias penganut penyembah iblis.

Entah fet ingin memecah belah agama atau justru mempersatukan semua agama yang percaya konsep ketuhanan untuk menjungkir balikan negara adidaya yang di bahas dalam video.

Secara keseluruhan dari vidio bisa saya simpulkan bahwa teori bumi rata hanyalah kedok semata untuk menutupi tujuan dari motif sesungguhnya si pembuat video. Yaitu menghakimi pengikut iblis. Dalam vidio sudah di jelaskan negara2 yang kemungkinan pengikut iblis diantaranya amerika, rusia, eropa, jepang, dll.

Wallahualam. Cuma tuhan yg tau kebenaranya.

Tapi saya juga ga menampik sih isi dari vidio tentang ilumisi remason dan wahyudi atau sejenisnya itu kejadian kejadian memang sudah seperti kejadian terencana yang luar biasa akurat.

Trimakasih :)

Motif sebenarnya dari pembuat video fet ini adalah membuat kita yang menonton berpikiran untuk menuduh dan menjatuhkan negara negara penganut aliran penyembah iblis. Jelas sekali berkali kali dalam video kita di perlihatkan segala kegiatan aksi dari elit global alias penganut penyembah iblis.

Entah fet ingin memecah belah agama atau justru mempersatukan semua agama yang percaya konsep ketuhanan untuk menjungkir balikan negara adidaya yang di bahas dalam video.

Secara keseluruhan dari vidio bisa saya simpulkan bahwa teori bumi rata hanyalah kedok semata untuk menutupi tujuan dari motif sesungguhnya si pembuat video. Yaitu menghakimi pengikut iblis. Dalam vidio sudah di jelaskan negara2 yang kemungkinan pengikut iblis diantaranya amerika, rusia, eropa, jepang, dll.

Wallahualam. Cuma tuhan yg tau kebenarannya.

Tapi saya juga ga menampik sih isi dari vidio tentang ilumisi remason dan wahyudi atau sejenisnya itu kejadian kejadian memang sudah seperti kejadian terencana yang luar biasa akurat.

Trimakasih :)

Krn kurang paham soal konsep satelit/radar komunikasi, mau cb berbagi ttg satelit cuaca dan radar cuaca aj. Sbnrny sy ga ngerti apa yg dibandingkan dr radar cuaca vs satelit cuaca di pertanyaannya, karena ada radar, bahkan lidar yg dipasang di satelit juga (cari CloudSat dan CALIPSO). Satelit jenis ini punya sensor aktif istilahnya. Klo satelit yg ambil foto2 muka bumi itu dilengkapinya sama sensor pasif, jadi sensornya cm mendeteksi pantulan/emisi dr panjang gelombang tertentu, lalu diterjemahkan jd gambar foto. Sy asumsikan radar cuaca yg dibandingkan sm satelit itu maksudnya radar yg di permukaan ya. Jadi kenapa pakai satelit kalau bisa dari bumi? Pertama, coverage radar permukaan ga seluas satelit. Klo mau obervasi seluruh atmosfer Indonesia pake radar permukaan, perlu banyak banget radarnya, belum lagi pengamatannya jadi lebih terbatas klo ad pegunungan. Lalu fitur2 cuaca skala besar kaya typhoon yg luasnya bisa ribuan kilometer, pengamatan radar paling cuma bisa dapet sebagian dari typhoonnya aja, sangat susah untuk bisa prediksi kemana typhoon nya berpindah klo ga pakai pengamatan skala luas dr satelit. Indonesia mungkin ga kena dampak yg parah dr typhoon, tp negara2 di lintang tinggi kaya Jepang sm Amerika rentan cuaca buruk dr typhoon ini, jadi pengamatan dari satelit sangat krusial untuk prediksi kapan typhoonnya sampai di sana. Rada ga mungkin sih klo mereka mengada2 soal keberadaan satelit dan data2nya, soalnya akan bahaya banget unt negara mereka sndiri. Kedua, ada hal2 yang bisa dilihat pengamatan satelit dari atas bumi, tapi ga kelihatan sama radar di permukaan. Klo ad awan tebal banget misalnya, okelah radar permukaan bisa lihat bagian bawahnya, tp bagian paling atas belum tentu kelihatan krn kemungkinan sinyal balik dari puncak awannya sudah banyak teratenuasi. Klo lihat pakai radar yg dipasang di satelit, justru puncak awan lebih jelas kelihatan drpd bagian bawahnya.

Jadi klo yg saya pahami, satelit itu ada, dan memang diperlukan. Aplikasinya udh banyak dan jelas kelihatan di bidang meteorologi (meteorologi itu ilmu yg pempelajari cuaca dan atmosfer ya, bukan mempelajari be1nda angkasa ky meteor aka astronomi, atau ilmu pengukuran aka metrologi). Banyak juga studi yg membandingkan pengamatan di permukaan dan dr satelit, klo satelitnya ga ada, mereka dapat data dari mana dong? Masa iya data semasif itu dikarang2 sama orang, kreatif banget yang ngarangnya hehe.

Mohon maaf klo ad salah, sy masih belajar juga.

Anyway, makasih unt penulis blognya. Pemaparannya mudah dipahami dan menarik.

menafsirkan ayat alquran tidak semudah itu bro. ente kuliah nya kemren jurusan apa? udh dalam ya ilmu tafsirkan. ane bukan jurusan agama. tapi ada mata kuliah tafsir quran. dlam penafsiran alquran itu ada beberapa syarat. ada 9 point untuk seorang penafsir.diakui penafsiran nya. ane sebutin 3 point aja "1.menguasai bahasa aran. ilmu. kiasan dan cabang"nya. 2. pemahaman yang mendalam tentang bahasa arab. 3.menguasai ilmu dan canbang" tafsir" ane tantang yang bawa" ayat alquran diforum diskusi sains ini pada bisa bahasa arab ngk? bahasa arab bukan lah seperti bahasa" lain. dosen ane pernah nyontohin. ngk ingat ayat apa dan tentang apa. dikatakan "bangku" kalau ditafsirkan dengan ceteg. masa iya di ayat itu dimaksudkan adalah tempat duduk. namun ternyta yang dimaksud adalah kekuasaan(bangku) atau tahta. maaf kalau ada salah. berdiskusilah sesuai dngan topik bro. ini sains. kalau biacara agama mah takut. kalau ngk punya ilmu nya bawa" agama nnti malah nyesatin org. kan bencana

:)
Saya ampun deh kalau urusan tafsir. Bahasa arab taunya cuma anta, ana, jamilah :D

Ketika kita ingin menyaksikan siaran televisi menggunakan perangkat parabola, tentunya kita akan mengarahkan ke satelit yang memancarkan siaran tersebut. Misal yang akan kita lihat siaran televisi lokal seperti antv, transtv, trans 7 yang mana siaran tersebut dipancarkan melalui satelit telkom kita tentunya mengarahkan ke satelit tersebut kl di indonesia posisi parabola hampir menghadap lurus ke atas pada posisi satelit 108,2°E. Begitupun kl kita ingin lihat siaran televisi negara thailand kita juga harus mengarahkan ke satelit thaicom sehingga kita harus memiringkan parabola kita ke arah barat, dengan posisi yg sangat miring karena posisi satelit berada di 78,5°E. (posisi satelit berdasarkan lyngsat.com)

Kasian masnya ini disuruh ngejelasin satelit dengan detil :D mas mas yg kurang mempercayai manfaat satelit untuk manusia bisa bertanya kpd ahlinya, misal ke mahasiswa elektro telekomunikasi (untuk tau seberapa manfaatnya satelit untuk telekomunikasi, dan mengapa parabola hanya bisa terhubung ke satelit tertentu dengan sudut tertentu)..

Menurutku mas yg punya blog ini juga mungkin bukan ahli ilmu dari yg dijabarkan, jadi tidak bisa menjawab semua pertanyaan. Karena jika memang niatnya ingin benar2 mengetahui seperti apa cara kerjanya dll, bertanyalah pada ahlinya supaya puas mendapatkan jawaban.. yg di bahas d sini sangaaaaaat luas sekali bidang ilmunya, mulai dari matematika, fisika, kimia, astronomi, telekomunikasi, perminyakan, bahkan aeronotika, astronotika, aerospace, dll.. dari mulai scientice sampai engineering.. silahkan ditanyakan pada ahlinya..

*cuman kasian sama bloggernya dihujani pertanyaan yg tidak bisa dijawab krna bidang ilmunya saaaaangat luaaas seeekaaaliiiii

Hahaha.. Saya emang bukan ahlinya. :) Makanya pembahasan yang saya lakukan hanya pada dasar-dasarnya, tidak sampai spesifik.

Beberapa pertanyaan nggak kujawab karena tiga hal: 1. saya nggak tahu, 2. Pertanyaan berulang, 3. Nggak sempat menuliskannya karena terlalu rumit(maklum mahasiswa).

Hi..

Senang ada yang ngasih counter-argument buat video FET dari sudut pandang ilmiah. Saya juga setuju sama pendekatannya sama agama. Sebagai ilmuwan cukup kasih fakta ilmiahnya aja bro, urusan agama serahkan pada yang lebih ahli.

Saya pribadi sekarang lagi belajar ttg teknik komunikasi, salah satunya ya untuk satelit2 gitu. Agak offended juga kalau dibilang kerjaan kita cuma hoax doang. Kemarin saya coba ngajak teman2 yang belajar fisika buat ngecounter itu pada ga mau, katanya buang2 waktu doang. Tapi untunglah ada orang lain yang concern n nge-counter.

Lanjutkan bikin artikel2 bermutu kayak gini dan semoga sukses terus studinya.

Seneng liat adu teori, saling menjelaskan satu sisi, buat belajar, hanya point kutub selatan aja yg kurang pasti ( berbau politik, gak jelas benar ato salah @@) nice thread gan...lanjut

terima kasih penjelasannya tapi sebagai filosofi sejati saya akan tetap cari tau dan ini adalah sebuah bahasan yang amat sangat kreatif membuat saya bertanya2 tentang bumi dan alam semesta.

Akhirnya selesai juga baca dari part1-7. Nonton videonya FET sih cuma bisa bilang, "ahh.., masa iya?". Jadi penasaran yang ujungnya saya cari artikel nge-caunter, ketemulah blog ini.

Terimakasih share ilmunya mas.

Akhirnya selesai juga baca dari part1-7. Nonton videonya FET sih cuma bisa bilang, "ahh.., masa iya?". Jadi penasaran yang ujungnya saya cari artikel nge-caunter, ketemulah blog ini.

Terimakasih share ilmunya mas.

kalo kita bisa mengelilingi bumi secara horisontal, bisakah kita mengelilingi bumi secara vertikal dengan melewati kutub selatan ?

@Aris ,Bagian bawah bumi datar apa ya? -_- Kok percaya sama bumi datar?

Pendapat dn logika saya mengatakan bisa..

Prakteknya utk saya blm ad duit utk utara ke selatan (klo barat - timur alhamdulillah udh prnh saya alami)..

Teori dn science nya ?? Salah tmpt utk tanya, mending tanya di blog/forum traveler ato ke pilot/nahkoda kapal.. Krn yg pnya blog gk hoby adventure..

Note: lanjutin mas buat artikel lainnya, I like it :)

Wah terimakasih atas kesediaannya membahas FET ini. Yang bilang masnya buang2 waktu menulis ini, sy penasaran waktunya dia pake buat apaan ? :)
Sy sj yg baca smpe akhir malah merasa sgt ber-quality time. Mengulang2 kembali pelajaran2 fisika :)
Penjelasannya sungguh sederhana. Tnpa bermaksud menggurui.

Woaah.. Thank you banget. You make my day...

Saya juga merasa mengulang pelajaran2 dasar. Dan banyak hal yang baru saya pahami ketika menyelesaikan tulisan ini. Thanks komentar positifnya. :)

Thanks gan.. Komentarnya bikin saya semangat nulis terus. :)

Thank you gan... Saya sudah pernah baca juga tentang pola-pola pembentukan teori konspirasi. Yah seperti itu persis, orang2 yang nggak suka dengan fisika dan matematika, udah KO sebelum mendapat penjelasan lengkapnya. Akibatnya ketika informasinya dibelokkan, mereka akan tetap sepakat-sepakat aja.

Kebetulan saya pernah kerja ditelco, jadi sedikit tau tentang radio ataupun telepon selular.
frekuensi radio, televisi dan telepon selular berbeda beda,hukum frekuensi semakin kecil frekuensi semakin jauh jangkauannya.
radio menggunakan frekuensi 88-108mhz,tv 220-620mhz, telepon selular 700-2100mhz. itu alasannya knp tower bts selular lebih banyak, karena jangkauannya pendek, berbeda dengan tv atau radio yang tidak memerlukan banyak tower.

perbedaan phone selular dan phone satelit krn antennanya itu salah...
apakah hp 2G(900mhz & 1800mhz) bisa digunakan untuk 3G (2100mhz)? jelas ga bisa, karena frekuensinya saja sudah berbeda.
apakah telepon satelit bisa digunakan didalam ruangan seperti telepon seluler? ga bisa, klo pun bisa harus menggunakan repiter yang di taruh diluar ruangan.
di indonesia ada 4 operator telepon satelit yang paling banyak dipakai, iridium, inmarsat, thuraya dan byru. dari ke 4 operator itu apakah ada yang memiliki tower di indonesia? jawabnya ga ada, mereka pakai satelit.

mengenai parabola, pernah lihat ditower selular yang bentuknya bulat? itu namanya microwave, tau ga itu arahnya kemana? jawabanya itu mengarah ke microwave ditower lain, sama halnya dengan parabola, ya diarahkan kesatelit, klo ada satelit mengorbit pas diatas rumahmu pasti parabolanya jg mengarah tepat keatas.

Tengyu penjelasannya Mas Bro.. Bagian yg spesifik kayak gitu udah nggak sanggup lagi ane Riset. Alhamdulillah Mas Bro yg ngejawab..

Sama-sama. Semoga lebih banyak lagi orang yg cerdas seperti Mas Dhany yang mau berfikiran terbuka dan belajar. :)

Mantap uraiannya, makasih bro

kutub selatan tdk boleh/tidak bisa dijamah karena disana tmpt pengetasan senjata militer smacam nuklir, kan sdh dibhas, di artikelnya, lanjutkan artikelnya mas, dtgu artikel yerbarunya...

Kebetulan bgt dapet blog ini ketika temen kampus ngasih liat video tentang fet jadi bisa counter dengan memberikan link blog ini
Terima kasih banyak
Semoga segala urusan sang pembuat blog ini di berikan kemudahan

Bagaimana anda tahu luas bumi, "kalau dibandingkan dengan satellite luas bumi berlipat ganda" memang benar, tapi apakah fakta bahwa luas bumi itu seperti yang disebutkan

Soal penerbangan gimana? Yang bahas tentang pendaratan darurat? Jika memakai peta datar itu akan mungkin, karena pesawat melewati daerah tsb, tapi kalo,peta bulat pesawat akan ketempat yg lebih jauh dari tujuanya

Mengapa di beberapa video banyak video di space station banyak mengeluarkan gelembung air dan ada tali pengikat pada pakaian "astronot"

Sy nggak tahu luas bumi dan saya tidak pernah mengatakan apa yg km kutip itu.

itu sudah dibahas dikomentar blog ini. Aku nggak tahu dibagian mana dari 7 tulisan, tapi sudah kelar bahwa pendaratan darurat itu informasi yang digunakan salah.

Nggak tahu. Mungkin itu bukan video space station, tapi video latihan bagi para Astronot. Dulu antigravity belum ada, jadi untuk latihan digunakan ruang di dalam air.

Lanjutkan bang... cukup ilmiah. Di akhir video fet aq jg jd ilfil krn banyakan remasonnya. Haha... aq jg nyebutnya remason btw.

Remason, mamarika dan vahyudi :D
Thanks.

Maaf mas yang bilang semua yang dikatakan Al Qur'an semua benar. Gimana kalau dibalik? Apa anda enggak salah menafsirkan? Jangan mentah2 mengambil serapan terjemah indonesia karna setiap bahasa punya keterbatasan. Dan setau saya sih masih ada banyak ayat lainnya yang menyatakan SECARA TIDAK LANGSUNG bahwa bumi itu bundar. Dan setau saya lagi nih. Setau sayaaa, pedoman buat orang muslim tidak hanya Al Qur'an. Masih didukung oleh Hadits dan lainnya. Jadi coba sebelum mencemooh anda membuka buku dan membaca lebih banyak.

Buat yang bikin artikel ini. SALUT BANGET! Sekalipun saya dulu anak IPA abal2 saya masih bisa nangkep semua pembahasan ini! Saya males buka videonya karna dari artikel2 yang review videonya saja saya sudah geleng2 kepala. Sekarang baca artikel ini saya jadi tau lebih banyak hal seperti beberapa metode pemetaan dll lah itu pokoknya. Menarik banget ini artikel good job!

Ada yang namanya gravity wheel di setiap satelit/space shuttle yang bisa bikin satelit muter2(rotasi) tanpa merubah gerak translasi. Bisa di search "Gravity Wheel"

Atau bisa di search Reaction Wheel, yang bisa mengatur Pitch, Rollnya satelit.

Keren kang tulisannya

Saya ga terlalu suka sains sbnernya, tp saya kepo orgnya, hampir aja saya setuju sama fet pet itu

Holy Quran 36:38
------------------
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

@etock MMR, mau buminya bulat, oval,datar atau kotak mataharinya tetap beredar di tempat peredarannya broo, ulama beda pendapat tentang bumi datar atau bulat, dan di blog ini adminya ga mau bahas dari prespektif agama, so mari kita hargai itu, jangan bahwa2 dalil agama disini

@almanbasir, jadi kalo matahari berjalan ditempat edarnya, yg jd pusat edarnya siapa dong mas ?

Wih salut... walo pembahasannya menggunakan penjelasan fisika level SMA, tetapi itu cukup untuk menerangkan dan membuktikan apa yg benar dan apa yg keliru
Ga rugi saya baca semua partnya dlm dua jam :v

Hehe.. Sory harus baca dua jam.. XD.
Aslinya kalau dibuat video bisa singkat sih.. Tp aku nggak punya skill dan waktu u/ buat video.. Sory XD

mantab mas lanjutkan, yg aku takutkan ntar ada seorang anak yg baru tertarik sains, tapi ga jadi karena dia liat video FE, bakal sangat disayangkan

Pusat galaksi Bimasakti.

Pun dari sudut pandang kebumian, Bumilah pusat lintasan benda langit. No problem with that.

Selamat saya haturkan pada Saudara Mahfuzh Huda yang telah mengkhatamkan tanggapan atas video-video Bumi datar. :)

Seandainya berkenan, silakan mencicipi tanggapan yang sedikit lebih "keras" dan "kering" di halaman sepi saya, gocodealpha.blogspot.co.id/2016/07/flat-earth-01-bangkitnya-kesadaran-kata.html.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.


setelah keliling berlabuh juga di sini, salut sama yang buat ini artikel, lanjutkan.
mas saya mau tanya , masalah perbedaan kecepatan antara di bumi dan di ruang hampa udara seperti diruang angkasa yang berbeda pula gesekannya ,kalau di hitung menurut rumus ,
satelit yang bergerak 28.000km/jam di ruang angkasa kalo di simulasikan di udara bumi berapakan kecepatan satelit tersebut, seharusnya kan lebih lambat, saya ingintahu berapa tepatnya

Alhamdulillah gan, sekarang saya bisa tidur dengan nyenyak setelah baca artikel agan. Luar biasa berfaedah!!!

Gan, kayanya ada yang salah deh. Gravitasi itu kan percepatan bukan kecepatan. Detik pertama memang 5 meter tapi detik selanjutnya udah bukan 5 metr lagi tapi 15 meter. CMIIW

Enggak, ini udah benar kok. Gravitasi memang percepatan, persamaan dan asumsi disini udah sesuai.

Kedua pihak hanya sebatas teori.. Gak tau mana yg benar..

Solusinya ya mengacu ke kitab suci.. Karna yg menciptakan bumi pasti lbh tau bentuk bumi.. Kalau seandainya makna hamparan diartikan sbg datar, kalau itu benar maka itulah yg harus kita ikuti dan membuang semua teori kita.. Begitupun sebaliknya

Hmmmm, hatur tengkyu buat si mas-nya jd ada pencerahan ...

Fenomena FET jadi bahasan dikantor, lumayan jadi topik pembicaraan drpd ngomongin kerjaan yg gak ada habisnya,,
Yah memang satu saat pengetahuan manusia akan semakin mendekati tuhan, walau awalnya bermula tanpa tahu adanya tuhan.
Tapi itu benar tu, ndak masalah bumi bulat, segitiga atau tak beraturan sekalipun, tidak ada mslh dgn kita.
Cuma merinding juga waktu nonton video FET tentang misteri di antartika dan apapun yg diseberangnya #2-3 hari ini mentingkan nonton video daripada ngerekap laporan#

Buat penulis, tlg sharing wawasan ente mengenai issue bahwa makkah, tepatnya ka'bah sebagai pusat bumi,
And then mengenai (entah ini sains apa bukan, tapi sblm ada sains pasti ada clue dulu sebagai unsur awal konsep kausalitas) pergerakan thawaf mengelilingi ka'bah yang katanya sebagai bentuk energi lain yang menopang sesuatu yang lebih besar,,
Monggo mas penulis #tukul mode on#

langsung ke diskusi channel FE 101 aja. tp si admin rada baper, di-troll dikit langsung marah. Lol.

Terima kasih Mas Mahfud..
Saya ada pertanyaan sedikit.. anda katakan kalau satelit itu nanti bisa saja lepas dari orbit bumi atau tertarik gravitasi dan terbakar oleh atmosfer..
Bagaimana satelit2 itu bisa dikirim ke orbit melalui atmosfer, sementara kalau jatuh mereka kebakar atmosfer?

Terima kasih.

pertama-tama ane ucapkan terimakasih buat informasi saintifik dan kutipan yang disertai sumber, pertahankan itu.
jujur aja ane awalnya rada aneh aja sama bahasan FET, tapi karena penasaran ane liat forum2nya dulu dan ternyata ada pro kontra baru abis itu ane liat videonya.

dan sungguh, ane heran aja kok bisa2nya si pembuat video itu mengemukakan fakta yang ane bilang "wah" (karena cakupannya dunia) itu tanpa sumber-sumber yang ane gk tau dapat dipertanggungjawabkan atau tidak dan lebih kepada gurauan aja tak ada seriusan dalam menyampaikan materi (ada video iklan, cewek seksi, cuplikan film, fremason, iluminati dekaka)..

ane aja ngerjain penelitian skripsi yang cakupannya 1 daerah kecil musti banyak referensi yg dapat di pertanggungjawabkan (jurnal penelitian lokal maupun asing,skripsi lain, buku), belum lagi mesti ngitung secara statistika buat validitas dan reliabilitas data, dan harus di sidangkan pula..

lah ini? ane aja sampe heran kok dari masalah bumi (yg ane anggap itu geografi, tapi ujung2nya ke masalah fremason, illuminati, dekaka)
sampe-sampe adek ane yang kelas 2 SMK aja bilang, "pembahasannya ribet, kemana-mana OOTnya banyak, kalo mau bahas masalah bumi udah gak usah sampe ke orang kepala kambing gitu"

silahkan lah para penganut FET bikin sidang terbuka (sekelas doktor atau profesor [kalo udah ada, boleh saya minta linknya]) baru abis itu ane bisa mempertimbangkan pemikiran untuk beralih ke FET.
terimakasih (lagi)

TERLALU ANDA PAKSAKAN ARGUMEN ARGUMEN TESEBUT UNTUK MENDUKUNG PENDAPAT ANDA ...

di videonya FET, saya liat tak satupun kolom komentar diaktifkan, tujuanya apa kok ga boleh komen?

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Lalu bagaimana tentang rasi bintang? Menurut sy itu salah satu FET-ers meyakini teorinya.....?

nonton FET 9 yuks

untung aja aku ketemu artikel ini . kalo gk kemarin aku udah rencana mau buat roket untuk cari atu sendiri gara2 nonton FET101 .

ty ya buat artikelnya gan .

Kenapa dia ga buka kolom comen? Karena yang dia bahas bukan cmn teori flat earth... Tapi lebih mengakar masalah "Elite Glob*l".
Klo dia buka indentitas dirinya dengan kondisi dia menginfokan kebohongan besar spt itu... Ga ada yg menjamin keselamatan dirinya xD wkwkw
#FYI

Indonesia hutang kpd siapa?
USA hutang sm siapa?
Jepang??
China?

Elite Glob*l :)
Dia (si pembuat video FET101) mengkaji masalah elite glob*l udh belasan tahun.... Tpi masalah fet br belakangan ini xD
Jadi FYI ya... Akar dia bikin video bukan lebih ke Flat Earth Theory... Tapi lebih kpd penguasa dunia hari ini :D
#FYI^^

Klo berbicara masalah buah... Otomatis berbicara masalah akar dongg :D hehehe
#PenontonNetral

Dengan segala kerendahan hati saya mau ngasih saran dikit ya terlepas dari siapa yang bener,karena saya tertarik dengan diskusi ini. Dalam diskusi ini masing2 pendapat punya teori dan bukti dari eksperimen sendiri2,baik yang percaya sphere earth maupun flat earth. nah masing2 teori tersebut masih punya kemungkinan salah,termasuk berbagai teori yang telah dipatenkan sains sekarang ini,karena dengan adanya pandangan flat earth ini muncul hipotesis bahwa beberapa teori sains pendukung sphere earth adalah salah dan ada orang2 yang berkepentingan dibelakangnya. Jadi menurut hemat saya tidak pas untuk membantah pandangan flat earth itu dengan teori2 sains sekarang ini karena orang-orang yang percaya flat earth sendiri yakin bahwa teori2 tersebut sudah dibuat selogis mungkin untuk menyembunyikan kebenaran2 yang ada (baca:membohongi).Mungkin banyak yang mengatakan teori2 tersebut sudah teruji dengan ketat,tapi kan siapa yang bisa jamin kredibilitas pengakuan itu. Selain itu bukti2 eksperimen dan penelitian yang disajikan dengan gambar maupun video baik dari pendukung sphere earth maupun flat earth semuanya punya kemungkinan bohong/palsu. Biar adil,kalo emang semua ingin tau tentang kebenaranya harusnya kedua pihak (bumi bulat maupun datar) bersinergi secara sportif dan terbuka,ngadain perkumpulan dan diskusi bersama,terus buat eksperimen yang bisa nunjukin kita bentuk aslinya bumi.misalnya kaya yang dilakuin orang2 barat itu pake kamera (non fish eye) yg diterbangin pake balon helium. terus hasilnya dilihat bareng2,kalo bisa ditanyangin live di tv (lol). kalo saya liat video eksperimen balon helium dari orang barat takutnya bohong,jadi saya berharap ada yang menggagas eksperimen ini secara terbuka dan jujur.walaupun mas buat blog ini bukan untuk membantah teori flat earth (hanya meluruskan teori2 sains yang keliru) tapi mungkin dengan ilmu sains mas yang mumpuni, mas bisa buat eksperimen yg bisa nunjukin bentuk bumi langsung (kasat mata) tanpa harus disokong teori2 tertentu, karena masih banyak orang yang awam tentang sains, ditambah lagi orang yang ngerti sains tapi udah ga percaya karena fe ini,hha...mudah2an diskusi ini bisa nunjukin kita kebenaran yang sesungguhnya.imho,cmiiw...keep finding the truth!,keep the peace!save our earth!

sains penuh dengan ilusi?? apalagi membahas bentuk bumi, astronomi dll. apa alasan belajar sain?? apa alasan mempercayai teori?? semua yg ada di buku2 hanyalah hasil imajinasi orang2 aneh seperti galileo dll terhadap bentuk bumi. saya tau penulis dan komentator sudah melihat video fet hingga tamat dan berulang ulang. tapi kenapa yang di bahas disini hanya bentuk buminya saja?? sebenarnya perlu pemahaman yg luar biasa terhadap video tersebut. sehingga kalian gak lagi membahas bentuk bumi,. kalo aku pribadi daripada membahas bentuk bumi mending membahas fungsi bumi dan seisinya, terutama fungsi jarak dimana jarak merupakan media untuk menguji cinta dan kepercayan sehingga kerinduan akan mempertemukan, itulah hukum kekekalan cinta. hehe semoga dia gak selingkuh disana. miss u fuzy tersayang.

nambahin dikit.. untuk eksperimennya lintasi antartika saja, pendukung FE dan pendukung GE urunan nyarter peswat komersil, trus kirim perwakilan dari tiap2 kubu yang dipercaya untuk ikut di dalam pesawat itu, rutenya lintasi antartika...
kalo itu masi ada yang ga terima, urunan lagi bikin roket yang bsa terbang jauh kira bsa terbang sampe ujung atmosfer pasangi kamera yang banyak, tembakin ke udara secara fertikal, siarin di tv secara live...
kalo masi ada yang ga terima, urunan lagi kirim manusia ke bulan nanti di lihat dari bumi pake teropong se hebat teropong hubel biar kelihatan orangnya lagi ngapain di bulan.. sy pikir akan selesai masalah bumi ini datar atau bulat

@almanbasir,nah iya mas kaya gitu,nanti kan semua orang bisa tau kebenaran yang sesungguhnya dan debat2 teoritis begitu jadi ga perlu lagi.Sebetulnya untuk mencari kebenaran, langkah pertama kita harus netral dan mengenyampingkan ego kita masing2 dan fokus sama objek yang kita cari kebenaranya aja. Saya berharap banget ada yang mau menggagas pembuktian ini bersama. Insyaallah saya juga akan ikut berpartisipasi semampu saya.
@Deni Susanto
wkwk,bisa aja si mas, malah curcol. tapi penting juga loh mas untuk tau bentuk bumi kita karena dari situ kita bisa tau,kelompok siapa yang salah (baca:bohong),kalo kita udah tau yang benar kan kita ga ragu untuk percaya kelompok yang benar itu. (nasa atau flat earth society).

Kalo mau di teliti argumen2 dr artikel2 di atas masih hanya sebatas hitung2an di atas kertas, yang lebih penting itu asumsi dasarnya yaitu sejarah yg di paparkan FE adalah sesuatu yg masuk akal karna pada prinsipnya tdk ada akibat tanpa adanya sebab. Peristiwa HANE dan pelarangan melintasi antartika 1958 oleh 12 negara adalah bukti otentik yg tdk bisa dipisahkan. Mis membombardir langit selama 4 tahun selanjutnya ada sputnik Terbentuk nya Nasa karna politik bukan karena suatu kebetulan. Coba buktikan secara sejarah yg otentik kalo 2016 sekarang bisa antartika di LINTASI dan dari sydney bisa tembus ke afrika lewat antartika. Maka argumen yang menentang FE bisa di terima secara otomatis.

Kalo dari segi religi sudah ada perintah di surat 6/116 jika kamu mengikuti manusia kebanyakan di muka bumi, niscya mereka hanya menyesatkan mu dari jalan Allah, mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan mereka dusta terhadap Allah.
hanya sekedar perbandingan. Kalo hanya sabatas teori tdk ada habisnya itu cuman persangkaan belum fakta. Buktikan kalo memang bumi itu bulat bukan hanya sekedar hitung2an diatas kertas.

Artikel nya mantap, buat yg bawa bawa ayat suci jangan sok, anda bukan ahli tafsir, dan anda juga tidak hapal ayat tersebut beserta hadist nya, yg menganggap satelit tidak ada, apa anda lebih pintar dari habibie, apa anda pernah mendapatkan nobel, JIKA TIDAK TAU BERTANYALAH PADA AHLINYA, bukan ngedumel, saya tanya lagi, siapa yg bayar semua ilmuan untuk berbohong, ingat bro ilmuan di indo gajinya kalah sama artis, malahana ada yg di gaji seadanya, mereka saja di pernah menentang bahwa bumi bulat

kamu bertanya siapa yang membayar ilmuan???, sama seperti pertanyaan siapa yang membayar ekonom dll, jawabanya yang bayar ya tempat dia bekerja,.
yang menjadi permasalahan adalah sistimnya, sama seperti kasus pemanasan global, semua orang percaya dan awalnya para ilmuan yang banyak ngomong tentang pemanasan global ternyata pemanasan global itu bohong, siapa yang membayar ilmuan sampai berbicara mengenai pemanasan global yang dipercaya banyak orang?
begitu juga kasus teori darwin siapa yang membayar para ilmuan biologi? nyatanya teori darwin itu teori hayalan.
teori bumi datar bukan teori baru tapi teori yang suda diyakini di abad 8 sebelum masehi, (800 tahun sebelum masehi teori ini suda ada)
teori bumi datar di yakini di peradaban babilonia kuno, jepang kuno peradaban cina peradaban india, jadi biarkan saja toh kebenaran akan tetap eksis dan kebohongan akan sirna, sama seperti kasus WTC 911 semula orang percaya itu ulahnya osama bin laden dan akhirnya kebenaran terungkap peristiwa WTC 911 adalah rekayasa mengorbankan ribuan nyawa.
sama seperti sistim keuangan dunia saat ini semua negara bergantung dengan dolar sehingga sebuah negara bisa di atur melalui pasar uang, siapa yang membayar para ekonom sehingga tetap mempertahankan sistim keuang dunia yang bobrok ini? sama seperti siapa yang membeyar para ilmuan yang percaya teori darwin, sama seperti siapa yang membeayar ilmuan antariksa,.. sistimnya yang salah sodara bukan orangnya, ilmuan hanya mengikuti sistim

Sepertinya inti masalah dari tujuan dibentuknya FE, bukan tentang masalah apa bentuk bumi nya, tetapi karena ada kepentingan lain (I dont know, itu masalah Meraka).

Karena, apabila topik ini dikaji ulang lebih rinci lagi, sudah jelas & pasti, mana yg lebih masuk akal & mana yg tidak.

ARTIKEL YANG BAGUS...
LANJUTKAN !!!

mengenai sesuatu yang masuk akal, teori darwin dulunya masuk akal juga, dipertahankan dibela dan di ajrkan disekolah2.
begitu juga dgn isu pemanasan global awalnya termasuk isu yang masuk akal, dan di ajarkan di sekolah2, nyatanya... teori darwin hanyalah teori hayalan, dan isu pemanasan global hanya isu boongan,
BISA JADI teori bumi globe dan antariksa serta satelit BISA JADI mengalami nasib yang sama, dan arah menuju ke sana mulai tampak sedikit demi sedikit berawal dari kebohongan NASA dgn vidio pendaratan manusia dibulan yang kelihatan rekayasanya, terus gelembung air di helem astronot,dll

Anda sangat BODOH...!!!
sehingga keingintahuan tentang sains dan matematika untuk membuat Flat Earth Counter sangat brilian dan jelas...
Tetaplah menjadi BODOH, teruskan pencaritahuan sains yang lain, bongkar semua mistery jagat ini kawan...
Sukses buat Blognya dan tetap rendah hati... :)

Anda sangat BODOH...!!
Sehingga keingintahuan tentang sains, fisika dan matematika untuk membuat Flat Earth Counter sangat brilian, cerdas, masuk akal dan luar biasa...
Tetaplah menjadi BODOH, bongkar semua mistery dunia ini kawan...
Sukses buat blognya dan tetep rendah hati...

bro mau tanya dong soal tesla, apakah tesla coil itu dapat menghantakrkan listrik secara nirkabel atau memang memerlukan media lain (contoh:kabel). terus saya juga memiliki pertanyaan tentang 'white alice' apakah white alice itu konsepnya sama seperti router wifi? thanks before bro, sekarang saya lebih open minded tentang sains

maaf mas,, saya masih bingung coz dari terjemahan Qur'an jg masih ambigu antara "hamparan" (flat earth) atau "telur burung unta" (globe earth)..
tapi dari hadist, dikatakan letak baitul makmur itu di langit ketujuh dan "sejajar" dgn ka'bah,, mohon penjelasannya,,
maaf jika pake pendekatan agama,, coz bagi saya agama adalah pedoman dan panduan hidup,,
terima kasih sebelumnya,,

Sbg ahli bahasa (ciiee) (ciieew aja buat sendiri, hehe)...
1. Kata2 yg digunakan pembuat video didesign kpd org2 yg ga paham pengetahuan. Makanya c penulis (ahli kimia) akhirnya lbh cenderung penasaran dgn sience nya krn ada yg salah dlm perhitungannya. Utk yg ga ngerti science, yg dilakukan m bertanya seolah2 penulis tau segalanya, bhkn bidang agama. Ruaarr biasa...
2. Ketika penulis ga bs jawab, mereka menyimpulkan bhw penulis cm ngarang. Mereka akan tertawa puas, dan makin mantap kalo FE tuh nyata.
3. Sadarkah kalian ketika video itu membhas mslh moneter, mereka membahas dgn narasi yg seolah2 akurat, mereka menceritakan sejarah yg kita TIDAK tahu. Sehingga kita pikir, owh gitu. sejarah PKI aja banyak versi. Bgmn bisa 1 narasi bs lsg dipercaya??? Artinya, anda ga paham sejarah. Tanya pd yg ahli ttg sejarah ekonomi, bukan pd scientis ky c penulis. Apalagi lsg percaya 1 cerita. Semacam, anda percaya cerita infotainment. Seolah2 nyata kan? Krn banyak pemenggalan video.
3. Logikanya, ketika elit global mengancam utk the new world order, knp ente2 ga makin paham pengetahuan, sekolah yg bener, perbanyak ibadah, malah mendebatkan org2 yg ga setuju seolah2 yg ga ngikut adlah kafir.
4. 2 hr lalu sy selesai baca, dan smp sekarang br khatam semua komen, 2hr baca komen, hehe maklum anak bahasa lbh seneng membaca karakter seseorang lwt kata2 yg disajikan. Kesimpulannya, yg komen dr pihak FE atau calon FE atau apalah namanya, lbh cenderung menyudutkan, bukan mengkonfirmasi.
5. Hal yg paling luar biasa, mereka meyakini sesuatu yg mereka sendiri tak bs membuktikannya, hny dr penjelasan video trs yakin???. Malah minta penulis utk membuktikan teori2 tertentu,,,helloooww trs anda duduk manis dan berkomentar??? Bertanya yg terus diulang2 berharap ada kesalahan kata trs nyalahin penulis krn salah statement? .. Gw laporin bang sabeni ntar digebog...
6. Good job bro penulis, gw kira anda seorang mahasiswa magister atau doktoral, atau seorang yg senang dgn pembuktian yg nyata, bukan dugaan.

Maju terus pendidikan Indonesia,, sejelek apapun pendidikan di indonesia, menghasilkan penulis yg andal sprti anda. Baru sadar, apajadinya kalo pendidikan di indonesia bagus bgt?? Yg katanya jelek aja banyak menghasilkan ilmuan dan para ahli...
Akhirkata, sejelek apapun pendidikan, akan menghasilkan sesuatu. (Sorry ujungna melenceng,,hehe)

Satu lagi utk para penganut FE,, belajar itu harus ada guru nya, kalo ngga, nanti malah jd stress sendiri... Butuh org paham agar kalian paham.. Bukan menduga atau ngarang2 sendiri...
Good job utk penulis..

Maaf sy nggak tahu, silahkan tanyak ke Ustadz yg paham ilmu agama.

Justeru karena agama adalah pedoman dan panduan hidup bertanyalah tentang agama kepada ahlinya, jangan ke saya, entar keblinger. :)

Motif FET jelas, mengeruk keuntungan dan popularitas. Sayang bukaan dengan prestasi tp dengan sensasi, yg juga sayangnya sangat memalukan. Fakta2 sains dan ilmiah yg telah bertahan ratusan tahun dibantah dengan argumen2 sampah tp disampul penjelasan2 konspiratif yg gak jelas data dan faktanya apa benar memang terjadi. Maunya terkesan ilmiah agar org awam percaya, tp kalo org yg mendalami sains hanya bisa tertawa dan bilang abaikan saja org2 idiot ini.

maaf sebelumnya, utk komentar sang ahli bahasa tadi,
disini saya netral, bukan flater ataupun glober, dan disini saya tdk menjelek2an argumen ataupun cara pandang kedua belah pihak,
saya disini hanya bertanya ke mas penulis, mungkin mas penulis bisa memberi penjelasan, dlm pendekatan islam tentunya mas,
dan saya gak butuh komentar2 menghujat dari yg sudah "ahli" di bidangnya, diatas langit masih ada langit bro,
utk jawaban mas penulis, saya rasa sudah cukup bijak dengan hal itu, terima kasih,

apa dasar kamu berkata FET merauk k dan popularitas? berapa keuntungan yang telah diterima oleh FET?
siapa FET indonesia yang populer?

teori FE dan teori GE mana yang lebih Tua, dan mana yang baru muncul, teori FE uda di yakini di abad ke 8 sebelum masehi bagaimana dg teori GE?

info yang bagus gan. Hanya saja yang tidak saya mengerti apa bukti yang sangat kuat hingga sudah ada alat yang bisa berjalan hingga 28.000 km/jam. Bukankah satelit itu berada di antara bumi dan langit which means gak berarti gaya gesek = 0, ya pasti ada walaupun mendekati 0. karean recor yang terbaru saya liat di wiki baru mendekati 21,000 km/h

Makasih mas penjelasannya. Saya anak SMA yg masih labil, gampang terpengaruh. Jujur aja saya rada terpengaruh dengan dalil al qur'an yg dijelaskan di video FET tsb. Tp karena dasarnya saya anak olim astronomi, saya jadi bingung. Saya selalu menganut apa yg menurut saya benar. Guru saya menjelaskan bumi itu elipsoid disertai penjelasan matematis, karena itu saya ragu akan kebenaran FET ini dan mas sudah memperjelasnya secara sains. Terima kasih saya jadi gak bingung lagi karna saya jadi yakin yg mana yg saya kira benar

Sebelum membaca blog ini secara lengkap, saya tertarik juga membaca komen-komennya.
Yang bikin saya penasaran, apakah yang memposting komentar kontra dengan penjabaran di blog ini benar-benar percaya bahwa bumi ini datar?
Saya sendiri ketika menonton video FET, saya ragu akan kebenaran video itu, apakah benar bumi ini datar. Apalagi dengan ditutupnya kolom komentar di video youtube itu. Bahkan untuk sekedar memberi like atau dislike aja gak bisa. Lalu dari mana asalnya video ini juga gak jelas.

Itulah yang menggiring saya sampai ke blog ini. Sejauh ini saya jadi paham.Malah lebih paham dibanding saat mempelajari sains di sekolah dulu. Kalau dulu cuma nelan mentah-mentah buat mendapatkan nilai, kalau sekarang malah membuat saya benar-benar berpikir. Dengan adanya video teori konspirasi flat earth ada untungnya juga buat saya. Membuat saya lebih banyak belajar dan memahami sains. Ha ha :D

Yang saya heran, benarkah orang-orang meyakini video itu begitu saja dan yakin bahwa bumi itu datar hanya karena menonton video selama beberapa jam saja yang hampir kesemua tayangannya adalah cuplikan film?
Saya sendiri melihatnya jadi seperti menonton film hiburan setelah saya mencoba memahami. Film yang amazing.
Tidak serta merta membuat saya percaya begitu saja bahwa bumi itu datar, sementara saya sekolah bertahun-tahun di bangku sekolah diajarkan bahwa bumi itu bulat pepat.

Nah, dari situ saya benar-benar penasaran apakah semua yang berkomentar "kontra" di sini benar-benar yakin bahwa bumi ini datar? Atau sebenarnya mereka juga ragu dan pusing, tapi tetap berkomentar dengan tujuan yang tak lain dan tak bukan cuma untuk mencari-cari kesalahan si penulis untuk menjatuhkan karyanya. Bisa saja seperti itu kan?
Berkomentar bukan karena benar-benar mengerti ilmu, bukan karena benar-benar percaya bahwa bumi itu datar tapi hanya untuk bashing.

Hasil karya dibash itu sudah biasa. Ha ha
Bukan berarti yang membash lebih pintar atau lebih banyak ilmu.

Tapi banyak juga kok yang berkomentar di sini karena benar-benar gak mengerti dan hanya bertujuan mencari ilmu. Saya yakin juga ada beberapa yang benar-benar berilmu.
Kalau saya, karena banyak enggak ngertinya makanya saya mau nonton video sampai tuntas sekaligus mencari pendapat yang menentang video itu. Biar adil.
Tapi menurut saya bentuk bumi yang bulat ini lebih bisa diterima logika saya dibandingkan dengan yang datar.
Tapi belum tentu bisa diterima oleh logika bagi sebagian orang. Ha ha :D
#peace

Dan tujuan saya berkomentar, tidak lebih hanya sekedar memberi apresiasi. Banyak juga teman-teman lain yang telah memberi komen positif.
Terima kasih telah menulis blog ini dan menjawab banyak pertanyaan yang ada di benak saya :D

Thanks. :)
Belajar terus, biar nanti km bisa menjelaskan dengan lebih baik.

Memang benar matahari berjalan dalam garis peredaran nya ,matahari berevolusi terhadap pusat galaksinya dan itu bukan bumi. Dalam galaksi bima sakti sendiri terdapat milyaran bintang. Matahari adalah bintang terdekat dari bumi. Bumi adalah debu di jagad raya.
Lanjut terus buat mas mahfuzh ,keren :)

saluut banget wat brow mahfudz, kereen banget!! akhirnya kelar juga setelah 3 hari baca ulasannya 1-7 plus comentnya dan video FET nya (meskipun ga sampai selesai). saya ngajar PAI, jadi ga ngerti blas masalah sains, tp sekarang jadi banyak ilmu yg sy dpt. menurut saya sikap penulis tentang sains dr sudut pandang agama sdh benar. terimakasih ilmunya, lanjutkaan!!!

Itu seperti "kok" dalam permainan bulu tangkis, bagian terberat akan selalu mengarah kedepan

Mengutip "kalau dibandingkan dengan satellite luas bumi berlipat ganda", iya jelas fakta, satelit paling besar berukuran sebesar lapangan sepak bola.
Nah, sekarang coba hitung berapa banyak lapangan bola yang ada di bumi, mulai dari lapangan bola yang ada di taman depan rumah, sampe lapangan "Rungrado May Day Stadium” di Korea Utara yang bisa nampung 150ribu orang (itu baru penonton dan pengunjungnya, belom kendaraan/parkiran, dll).
Kalo semua lahan di bumi dibangun lapangan sekelas "Rungrado May Day Stadium”, pastinya bisa nampung jutaan "Rungrado May Day Stadium”.

Oh ya...

Bumi itu ga datar..

Bumi itu ga bulat..

Tapi..

Bumi itu elips!

Musti bikin EET (Elips Earth Theory)

Biar rame.. Ha.. ha.. hai.

Terimakasih terimakasih saya sangat sangat sangat berterimakasih :)

Bener-bener manusia yg sangat kritis.Saya salut sama Mas Mahfuzh Huda.Dia ingin menyampaikan opininya tanpa menjelek-jelekan opini yg bertentangan dengan pemikirannya.Indonesia butuh orang-orang yg seperti ini.

Saya yakin mas akan jadi orang hebat karna mas tidak menjadi sombong dengan pengetahuan mas.Bagi yg komen disini,jangan terlalu sensitif terhadap lawan bicara.Karna kita tidak akan pintar tanpa orang lain

Semoga mas Mahfuzh Huda bisa menulis artikel yg sangat menarik lagi.

Terima kasih atas penjelasan Mas Mahfuzh Huda.LUAR BIASA!!!

Iya bro bisa mengantarkan listrik nirkabel, ini sudah jelas teknologinya udah ada sekarang, cek aja di youtube dari channel2 ilmu fisika, banyak udah.

White Alice sepertinya beda dengan router wifi, mungkin sistemnya mengandalkan gelombang ion yang dipantulkan dari ionosfer (mungkin) sory nggak ngerti juga soalnya. XD

kalau suka buka wiki, silahkan cek:
https://en.wikipedia.org/wiki/Orbital_speed di bagian tabel di bawah ada keterangan kecepatan satelit yang mengelilingi bumi 7.8 km/s

Mantab Mas, seharian melototi tuh video sambil manggut2 mesem2 antara konyol sama salut dengan antusiaisme fet101 yg telaten ngedit video kayak model gitu :-D semoga ilmumu barokah mas, aamiin

Alwi Isnandar delete Agustus 29, 2016

Tulisan yg sangat bagus..
Di dunia maya ini banyak yg mencoba mengcounter video FE101 itu.. Tapi sejauh yang saya baca-baca, ini yang cukup lengkap dan sederhana, sehingga mudah dipahami.
Cara menanggapi pertanyaan2 juga sangat humble, walaupun banyak penanya yg nyolot (biasanya merasa keyakinannya benar, sehingga ketika ada yg mengcounter tidak terima)..
Keep humble mas.. Walaupun kita cm bisa berteori dg sedikit eksperimen sederhana,, tidak seharusnya kita jadi merasa benar.. Toh kalaupun ternyata suatu saat ada yg bisa membuktikan bahwa bumi tidak bulat, pasti akan kita terima, dan kayaknya gak ngaruh banyak ke kehidupan kita.. Besok masih harus berangkat kerja nyari duit (kecuali para elite global itu mau bagi2 duit hasil "Konspirasi" mereka).. Hehehehe... =D
Tapi setidaknya kita jadi (terpaksa) belajar dengan adanya perseteruan FE - GE ini..

Tadi ada yang membahas tentang parabola yang di arah kan pada sudut tertentu,jawabannya tentu saja bisa
karena satelit kan memiliki kecepatan untuk tetap pada orbitnya jadi kita bisa tau posisi satelit dari bumi pasti nya

Buat para pro FE,aku mau nanya nih
bukan maksudnya mencari kekurangan atau gimana,cuma mau nanya aja tanpa maksud apa apa

di video fe ada di jelaskan kalau gravitasi nya newton itu salah tapi yang ada gaya elektromagnetik
berarti gaya elektromagnetik nya harus sangat kuat dan besar dong untuk mempertahankan semua yang ada di bumi supaya enggak terbang
tapi kita semua tau kan apa yang terjadi pada tubuh manusia jika dipaparkan radiasi elektromagnetik,apalagi jika benar bumi yang memancarkan radiasi tsb
seharusnya bayi yang baru lahir pun gk punya kesempatan buat hidup dong soalnya kan bayi enggak sistem pertahanannya belum ada / masih renta ?

Di dalam artikel ini admin mengungkapkan teori bumi datar adalah fakta atau konspirasi hanya berdasarkan sains saja, jadi jika ingin berkomentar dalam artikel ini cukup membahasnya dari sudut pandang sains saja. jangan bawa agama apalagi Kitab suci Al-quran, karena ilmu kita masih kurang untuk memahami Al-quran, bahkan kita tau para ulama pun bertentangan pendapat, jadi jika ada pihak yg ingin memecah belah umat Islam, mereka bisa menggunakan topik ini untuk membuat umat islam saling berselisih.
atau kah topik flat earth ini diangkat kembali oleh komunitas nya di luar sana memang untuk membuat perselisihan diantara kita umat islam?? saya yakin admin tidak ingin membuat umat islam berselisih, karena itu sebisa mungkin admin menghindari perdebatan yg mengandung unsur agama. maka dari itu janganlah kita membawa-bawa Al-quran dalam berkomentar, karena dari sekian banyak teori yang ada disini, kita hanya dapat menyimpulkan bahwa :
"kita umat islam" dan "kita sedang berselisih" dan itu fakta, bukan teori.

Penjelasan sederhana yang " Jelas, Saintis, Matematis, dan Mudah dipahami." -GOOD JOB (y)

Terima kasih mas atas tulisannya. Sangat bermanfaat buat saya sebagai guru. Fenomena FE membuat saya merenung dan bertekad untuk lebih baik lagi dalam membimbing siswa saya dalam mempelajari dan menafsirkan ayat-ayat kauniyah di alam semesta.

Sekali lagi terima kasih. Mudah-mudahan Allah melancarkan study mas dan kembali ke Indonesia menjadi ilmuwan yang akan memberikan kontribusi besar bagi bangsa ini.

Earth is flat? WOW!!!

Nice Share
Keep Posting
ngopbar enk ni (ngupi bareng) :v

Sebuah kebohongan jika di ungkap akan menjadi sebuah kenyataan yang menyulitkan . tetapi sebuah kebohongan yang di tutupi kebohongan justru akan mempersulit untuk membuat kebohongan tersebut terjadi ^_^ intinya sekarang jika kamu mengupas kebohongan tersebut dengan fakta dan faktanya di klaim dengan sebuah tulisan ^_^ maka sama aja kebohongan bukan . itu salah ^_^ kiasanya adalah . jika kamu ingin mengukur jarak matahari kamu harus mendatanginya bukan cuma memperhitungkanya ^_^ this is rotation of think

mas mau nanya dikit, sya bkan FE tp mau tau d video fe101 emang bener pake google adsense?

Kalau ISS berada di ketinggian ± 500KM.... Bukannya di ketinggian itu suhu atmosfir = 2000° celcius?
Terbuat dari apakah dia? Bisa tahan dengan suhu setinggi itu? :D

Diskusi yg mencerahkan stlh nntn FET101, trmksh

semua masih teori dan rumus, jika rumus dasarnya salah bisa runtuh semua analisanya

jadinya udah jelas banget
jika kita terjemahkan ke ilmu pengetahuan, sudah jelas bahwa bumi mengitari matahari, alias bumi berevolusi terhadap matahari yg lamanya 365,25 hari
makanya posisi matahari tiap tahun berbeda2 antara area utara / selatan, yang efeknya durasi pagi sama malam berbeda2
yang juga membuktikan bumi itu bulat telur, karena dalam 1 area cahaya di posisi lengkung terdapat perbedaan paparan cahaya karena letak posisi matahari

klo dipikir2 ada2 aja kaum flat earth ini
lucu juga
klo bumi datar, tidak akan ada perbedaan durasi siang malam di smua tempat

bahkan klo pengen liat menara eifel, dari monas bisa liat pakek teropong jarak jauh

tapi buktinya, cuman nyari sensasi saja

----
tapi ada pesan yang lebih bijak
kita tidak perlu menjudge mereka
tapi judgelah diri sendiri
degan pemikiran apakah kita sudah belajar lebih baik atau belum

jika kita belajar dengan baik, pasti keraguan akan terjawab semua

memahami tafsir quran dengan baik adalah jika di barengi dengan seberapa kedalaman ilmu pengetahuan kita


dan smuanya akan terlihat jelas sendiri betapa kebodohan mereka

sebenernya counternya gampang

kenapa 1 + 1 = 2
kenapa kita bisa menentukan tinggi gedung dari tempat kita berdiri asal diketahui jarak alas dan jarak miring

nah itu gunanya rumuss bro, matematika, dan ada rumus matematika alias ketetapan matematika
dan dalam perhitungan jarak itu juga tidak pernah dalam nilai pasti tapi ada margin error alias toleransi kesalahan klo di bahasa sehari2 kita ada namanya klo masih sadar kita biasa menyebut kurang lebih

klo mikir pakek kecerdasan sih gitu pasti mikir gitu :D

gak usah jauh2
mau apa enggak menghitung berapa jumlah bulir nasi yang kamu makan pagi hari
pasti gak ada yang mau la, namanya orang bodo
tapi klo pengen tau
tinggal diukur berat nasi 1 piring, dan berat nasi 1 butir
di bagiin udah ketemu deh jumlahnya, dengan rentang kesalahan 5% karena ukuran nasi itu beda2

beres deh pakek matematika

Hi Mas Huda, mantapp nih counternya, terlihat ga terlalu keras bahasanya, oia, saya mau tanya dong, masalah rute pesawat terbang yang di kemukakan FET 101, kenapa rute dari negara" yang berada di selatan menuju ke selatan juga, harus mampir dulu lewat utara, seperti contoh dari bali ke LA, mohon penjelasannya, thz

Biarlah waktu yg menjawab..coba klo anda bisa menjelaskan gimana perjalanan Nabi SAW isra mi'raj dlm semalam dengan metode sains saat ini..pasti orang2 kafir itu cmn bisa tertawa sj krn pasti mustahil seorang manusia biasa bs menembus smpe langit ke 7, klo sy sbgai muslim percaya krn itulah namany iman dan keyakinan..ini berkaitan jg dg bumi sebagai hamparan sebagaimana bnyk orang msh bertanya2 apakah yg dimaksud hamparan itu tafsirny macam2..maka bertanyalah anda dengan alim ulama jgn cmn mngandalkan profesor2 itu aj hny berdasar sains belaka..

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
«Paling tua   ‹Lebih tua   1 – 200 dari 236   Lebih baru›   Terbaru»

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top