Wisata Petik Stroberi di Yakage, Jepang - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Wisata Petik Stroberi di Yakage, Jepang


Ini bisa di bilang suuuper late post.

Perjalanan wisata petik stroberi di Jepang ini sudah aku lakukan pada Juni lalu. Tapi karena memang belum sempat menulis (dasarnya males aja), akhirnya terbengkalai hingga sekarang baru kepikiran untuk posting di blog ini. Soalnya setelah dilihat-lihat lagi foto-foto, kok sayang gitu kalau nggak di posting.

Wisata Petik Stroberi di Yakage, Jepang. 

Di Okayama University, ada cafe yang menampung para pelajar asing dan pembelajar bahasa asing, namanya L-Cafe, di cafe ini kita biasanya datang, cari teman dan ngobrol, diskusi, membahas perbedaan budaya. Jadi yang mendominasi di tempat ini adalah pelajar bahasa dan budaya. Mahasiswa sains sejenisku jarang sekali ditemukan di tempat ini. 

Tapi karena aku merasa sebagai mahasiswa asing (sok bule gitu), kalau nganggur atau penat datang ke tempat ini. Nah dari L-Cafe ini aku ditawarin untuk ikut trip singkat wisata petik stroberi di Yakage, Jepang. Karena memang momennya pas aku nggak ada agenda, aku ikutan deh.

Belakangan aku baru tahu kalau L-Cafe ternyata memiliki banyak sekali agenda wisata untuk para mahasiswa asing. Umumnya kita dikenalkan dengan wisata lokal di sekitar kota. Kadang dapat penginapan gratis, makan gratis, ataupun transport gratis. Syaratnya biasanya sangat sederhana, seperti ikut meramaikan dan bergabung di acara sosial. 

Nah kali ini kunjungan wisata petik stroberi ini syaratnya harus mempresentasikan tentang stroberi di negara masing-masing. Buat kertas presentasi kemudian maju deh jelaskan di depan anak-anak.

Keberangkatan ke Yakage

Dari  Okayama, aku dan rombongan berangkat ke Yakage menggunakan mobil. Waktu tempuh ntuk mencapai lokasi petik stroberi ini ialah 3jam dari kampus Okayama. Selama perjalanan aku melihat pergantian pemandangan sekitar yang begitu menarik. Dari kota, ke desa, melihat jalur kereta, hutan, hutan yang kayunya baru saja di panen, dan tentu saja bunga sakura karena ini awal musim semi.
Sampai di Yakage, Jadi bule paling item. 

Petik Stroberi

Sampai di lokasi, kami langsung menuju ke lahan stroberi. Charge yang dikenakan untuk petik stroberi selama dua jam ialah  ‎¥1500 atau sekitar Rp. 180.000 cukup murah kalau mengingat harga stroberi di Supa (super market). 

Lahan stroberi disini menggunakan rumah kaca, untuk menjaga temperaturnya agar tetap hangat +-24C. Selain itu, penanaman stroberi-nya langsung ke tanah yang di Jepang sudah jarang dilakukan. Kata petaninya kalau stroberi yang di super market itu ditanam di pot, agar hemat lahan dan panennya lebih banyak, tetapi rasa dari stroberi-nya kurang manis, nggak sebagus yang ditanam langsung ke tanah. 

Begitu masuk ke dalam rumah kaca, kami langsung memetik stroberi dan menikmatinya. Beberapa peraturan yang perlu diperhatikan ketika masuk dalam rumah kaca ialah:
1. Dilarang melompati gundukan tanaman stroberi. 
2. Tangkai stroberi yang dipetik harus dimasukkan plastik (yang udah disediakan).
3. Jangan muntah di dalam (kebanyakan stroberi)

Seperti yang dikatakan oleh petani tersebut, stroberi-nya manis banget. Stroberi disini ukurannya besar-besar dan manis banget. Jadi kalau selama ini stoberi yang pernah kumakan itu kecil-kecil dan rasanya kecut, kali ini berbeda sama sekali. Stroberi disini rasanya sangat manis dan ukuranny besar. 

Setelah makan banyak sekali stroberi, kami istirahat, mengobrol dan bercanda sejenak. Setelah itu, aku menantang Celeb, teman dari New Zenland untuk lomba makan stroberi. Aku kalah total, telak! He's really in a different level!

Celeb kemudian cerita kalau dulu dia sempat ikut bertani stroberi, jadi dia bisa memetik stroberi dengan cepat. Belum lagi fisiknya yang emang jauh lebih besar dari aku, yah kalah telak dehh. XD

Melihat Bunga Tsubaki (Camelia)

Setelah kenyang dengan stroberi, kami menuju ke sebuah perayaan kecil dimana orang-orang berkumpul untuk melihat bunga Tsubaki. Aku sudah pernah lihat bunga Camelia di indonesia, tetapi baru sekali aku lihat tampilan bunga Camelia yang sebagus ini. 
Bunga Tsubaki (Camelia)

Bersama maskot dalam perayaan kecil ini
Di festival kecil ini, mereka juga berbagi makanan, dan manisan(arum manis). Aku sendiri mengantri bersama anak-anak kecil untuk dapat satu arum manis. XD 

Masih disekitar situ, ada bunga sakura yang lebat dan bagus banget. Alhamdulillah Aoi-san, rombongan kami yang juga sebagai penerjemah mau ambilin fotoku. 

Presentasi Poster

Dari awal berangkat kami sudah tahu kalau akan mempresentasikan poster tentang stroberi di negara masing-masing, tapi kami nggak pernah tahu kalau presentasinya di sekolahan. Sambutan di sekolah ini luar biasa. Mereka mempersiapkan pembawa acara yang berbahasa inggris (walaupun masih perlu dibantu oleh teman kami dari Okayama University).

Di presentasi ini, aku menceritakan tentang proses penanaman stroberi di Magetan dan pengolahannya. Banyak sekali yang tertarik ke pengolahan stroberi yang aku presentasikan, yaitu tentang pembuatan dodol stroberi. Walaupun aku nggak tahu secara detil tapi aku jawab semampuku aja. :D

Melukis Bersama Anak-Anak

Bagian paling tak terlupakan pada perjalanan kali ini ialah acara melukis bersama anak-anak ini. Sangat seru! 

Jadi kita diberi papan, cat warna dan spidol, kemudian bebas mau menggambar apapun. Pertama-tama aku diajak menyelesaikan lukisan bareng sama warga lokal. Lukisannya dia udah bagus banget, aku tinggal nambahin garis-garis yang nggak jelas. XD




Kedua kalinya aku joinan sama Sarah-san, teman dari kanada. Dia menggambar beruang kutub. Karena dia udah gambar binatang, aku buat juga gambar kucing. Tapi aku kasih warna persis pikachu dan kunamai pikachu. Semua yang lihat pada ketawa dan protes karena telinga pikachu harusnya panjang. Well.. Whatever. Yang penting aku senang.. :D


Aku sebenarnya pengen lebih lama main bersama bocah-bocah ini, secara level bahasa jepang-ku khan masih sangat bocah, jadi kalau ngobrol ama mereka seperti bocah ketemu bocah. Seneng banget melihat tingkah mereka yang mencari perhatian, super kawaii. Tapi pada akhirnya kami harus pulang. Bye-bye.. Thanks for the memories... You are so adorable. :)

Sebulan kemudian, beberapa dari anak-anak ini datang ke kampus untuk ketemu kami lagi. And I got some letter from their cute litle hand. Nantikan ceritanya di postingan berikutnya.

Special thanks to :
Aoi -san for all the picture and photograph.
L-Cafe for all the support in this trip

8 comments

keren mas...bisa main ke Nihon :)
tapi ngomong-ngomong itu stroberrinya gede betul :D
apalagi bunga sakuranya..hmm :D
tapi mas ini perjalana gratis kah?...dari L-cafe? bagaimana caranya :D

wahhh wisata ini hampir sama kayak di malang, kalau di malang petik apel, tapi kalau di jepang petik strawberry... enak banget jalan2 sambil makan strawberry.

Seru banget ya. Saya jadi pengen balik jaman mahasiswa lagi haha. Duh itu bunga camelianya tjakep banget pengen guling-guling rasanya di situ :D

Hehehe.. iya, stroberi di Yakage besar banget, manis lagi.
Perjalanan ini ditanggung biaya transportasinya, sedangkan biaya masuk ke kebun stroberi-nya bayar masing-masing. Iya, dari L-cafe, sudah saya tuliskan diatas.

Iya, alhamdulillah dapat jalan-jalan seru. :)
Thanks udah mampir.

Hahaha.. langsung dipukuli warga kalau gitu mbak.. XD

Camelianya cantik banget...
jadi mau makan stroberi lihat postingan ini

Hehehe.. Iya, enak banget stroberinya.. manis.. :D

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top