Ramadhan Pertama di Negeri Sakura - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Ramadhan Pertama di Negeri Sakura


Hi guys! Salam Ramadhan!

Malam pertama Ramadhan aku nggak ikutan teraweh di masjid. Aku lupa kalau masuknya bulan Ramadhan dimulai dari malam hari, sehingga ada sholat teraweh berjama'ah. Walaupun sebenarnya di group Line sudah ada yang mengabari kalau malam itu akan ada teraweh berjamaah, tapi memang pemberitahuannya sangat mepet dengan waktu isya' dan kebetulan posisiku lagi di luar, jauh dari Masjid, untuk belanja keperluan sahur satu bulan penuh.

Malam pertama Ramadhan ini aku nggak bisa tidur, mungkin karena aku terlalu banyak tidur di hari minggu, akhirnya nggak ngantuk-ngantuk, yaudah aku lanjutkan aja sampai sahur. Sahur di negri sakura ini waktunya sangat awal, sekitar jam 03.03 sudah shubuh, jadi aku sahur sekitar jam 2.30.

Ini bukan pertama kali-nya aku sahur sendirian sih, aku sudah cukup terbiasa untuk sahur sendirian, tetapi ini pertama kalinya sahur tanpa suara-suara dari TOA masjid, terasa sepi sekali. Setelah sahur, aku  sholat subuh dan tidur. Karena jam 03.03 sudah masuk waktu shubuh, maka setelah sahur aku bisa tidur lagi sekitar 5 jam sampai jam 8, cukuplah buat beraktifitas kembali.

Senin, 8.40 aku ada kelas Physical Chemistry of Surface, salah satu kelas paling berat buatku. Sebenarnya ini kelas yang kurang ideal buatku, karena persyaratan untuk masuk kelas ini harusnya sudah memahami Quantum Chemistry, dan aku belum paham sama sekali.

Ketika masuk kelas, sensei langsung membagikan kertas soal kemdian mengatakan "Hari ini ujian, kita akan ambil nilai tengah semester kalian",  "Upss... I'm in a real trouble now".

Dan seperti dugaan, tak ada satu soalpun yang aku yakin bisa mengerjakan. Bahkan yang paling dasar aja aku lupa. Aku ingat di beberapa bagian, tetapi lupa detailnya. Kacau dahh.. Dari enam soal yang muncul hanya dua soal yang aku tahu gambaran umum-nya, sisanya nihil..

Kelasku ini diisi oleh mahasiswa Indonesia(aku sendiri), Jepang dan Cina. Akibat ujian dadakan ini, aku bisa langsung menilai beberapa hal. Selama ujian sensei sibuk sekali sehingga kami ditinggal di ruangan, dengan perjanjian awal: kerjakan sendiri, nggak boleh lihat catatan dan buku cetak.

Setelah beberapa menit ujian dimulai, teman dari Jepang tetap santai dan mengerjakan ujiannya, teman yang dari cina sudah membuka-buka buku catatannya, dan kalian tahu donk mahasiswa Indonesia lagi ngapain? Mengamati keduanya. Aku sudah pada titik dimana nggak ada lagi yang aku pahami, jadi yah sudah hanya mencoba menerka-nerka beberapa persamaan yang kemungkinannya 90% salah total.

Teman dari Jepang memang memiliki budaya yang sangat berbeda, mereka mengutamakan kejujuran diatas segalanya, sedangkan teman dari China mungkin mengutamakan nilai. Tetapi yang paling menarik ialah ketika Sensei kembali untuk mengecek pekerjaan kami, dia mendapati bahwa teman dari China itu membuka buku cetak dan buku catatannya. Tahukah kalian apa yang pertama ditanyakan?

"Kamu nggak melihat buku cetak dan buku catatan kan?"

Aku (dalam hati)  "What?". Maksudku, pertanyaan macam apa itu? Sedang ujian dan diatas meja ada buku cetak dan buku catatan yang terbuka, apa Sensei masih perlu mengkonfirmasi? :D

Kalau kita di Indonesia pasti langsung diambil kertas jawabannya, tetapi ini Sensei malah mengkonfirmasi dengan cara yang positif lagi!

Bukannya bertanya "Kamu nyontek buku yah?" tapi malah kebalikannya "Kamu nggak lihat buku kan?". Benar-benar nggak habis pikir aku.

Setelah dikumpulkan, sensei bilang kalau ujian ini nggak akan diambil nilainya. Aku lega lahh.. Secara nilaiku bisa dibilang nol atau mungkin recehan lah. Dan temanku yang lihat buku diampuni, hanya dibilang kalau itu tidak baik. XD

Puasa hari pertama berakhir dengan nikmat di Masjid menikmati makanan yang disediakan oleh brother muslim dari pakistan. Semoga saja Allah memberikan balasan terhadap kebaikan mereka. Amin.. >_<

3 comments

Waah lucu dan haru kisahmu. Semoga dimudahkan kuliahnya ya

what? quantum chemistry? langsung pening baca dua kata itu haha. lanjutkan cerita-cerita dari negeri sakura nya mas. semoga diberikan kelancaran dan keberkahan selama menuntut ilmu disana :)

Wah...keren pengalamannya...
jadi pengen ngerasain sekolah di luar negerì...

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top