Perpustakaan di Jepang - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Perpustakaan di Jepang


Salah satu tempat paling menyenangkan di Jepang ialah perpustakaan. Di sini banyak sekali perpustakaan. Ada perpustakaan yang memang hanya menyediakan buku anak-anak, perpustakaan yang menyediakan buku yang lebih lengkap dan ada juga perpustakaan kampus. Dalam satu kota ada beberapa perpustakaan kecil, dan setiap perpustakaan terhubung satu sama lainnya. Jadi orang luar yang menjadi anggota perpustakaan kota bisa mengakses buku di perpustakaan kampus. Keren kan?

Fasilitas

Selain sistemnya yang keren perpustakaan disini juga memiliki fasilitas yang luar biasa lengkap. Perpustakaan kampusku, Okayama University memiliki fasilitas ruang belajar kelompok, ruang belajar mandiri, tempat baca umum dan tempat belajar dengan video (digunakan untuk belajar bahasa asing), layanan wifi juga jangan ditanyakan, bahkan mesin kopi, vending machine semua tersedia. 

Kegiatan

Tak cukup hanya sampai melengkapi fasilitasnya, perpustakaan disini juga memiliki kegiatan kelompok yang sangat aktif. Salah satunya ialah seperti di Kyoyama Library, tempat aku belajar Bahasa Jepang. Selain memiliki kelas Bahasa Jepang, di perpustakaan ini ada juga club belajar musik tradisional, klub belajar melukis, klub belajar bahasa inggris dan masih ada beberapa klub lainnya. Setiap kegiatan ini membuat suasana perpustakaan menjadi sangat hidup.

Pelayanan

Berbicara soal pelayanan ini juga sangat luar biasa disini. Perpustakaan ini, pada weekday buka pukul 8 pagi (jam kerja untuk standard Jepang) dan tutup pukul 11 malam. Jadi buka pagi banget dan tutup paling malam diantara semua kantor di Jepang. Pada weekend perpustakaan ini juga akan buka, hanya saja jam kerjanya ialah pukul 10.00-18.00. Dilihat dari jam kerjanya, menurutku perpustakaan ialah instansi paling aktif di kampusku.

Masuk perpustakaan disini tidak perlu ribet, cukup membawa kartu mahasiswa, atau bahkan di perpustakaan umum tidak perlu bawa apa-apa. Kalau mengingat-ngingat masalah ini aku jadi ingat kejadian beberapa tahun lalu saat aku diusir dari perpustakaan UB.

Oke, pelayanan di perpustakaan kampusku sangat memuaskan mahasiswa yang doyan buku. Pertama, Koleksi buku-nya luar biasa banyak, buku-buku dari dalam maupun luar negeri ada disini, bahkan untuk buku sains sekalipun mereka punya rujukan buku sains berbahasa Jerman, berbahasa Perancis, dan bahasa lainya. Untuk mahasiswa normal, kita diperbolehkan meminjam 15 buku dengan jangka waktu peminjaman 2 minggu. Tetapi kalau mahasiswa master atau yang sedang riset, bisa meminjam 20 buku dengan jangka waktu 1 tahun ditambah lagi dengan jatah normal peminjaman 15 buku untuk 2 minggu. Artinya, mahasiswa master degree seperti aku bisa membawa pulang 35 buku dari perpustakaan kampus, gilak kan?

Tempat Favorit

Perpustakaan ini menjadi salah satu tempat 'pelarian' favoritku kalau lagi bosen di lab. Karena perpustakaan punya suasana yang lebih nyaman, lebih banyak orang tetapi tetap nggak ribut, malah membuat semangat membaca karena semua yang ada di ruangan membaca buku masing-masing.

Salah satu ruangan favoritku di perpustakaan ini adalah ruang belajar yang didesain dari kayu, kayu-nya sendiri merupakan kayu asli Okayama yang dijadikan bahan baku untuk interior ruangan ini. Kalau di dalam ruangan ini kesannya kayak nyaman banget gitu, berasa di luar negeri (emang! XD)

Semoga manfaat.
See ya, guys!


1 comments:

Jadi kepengen ngerasain membaca di perpustakan.

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top