Pengertian Energi Aktivasi - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Pengertian Energi Aktivasi


Salah satu ide yang penting dalam sebuah reaksi kimia ialah tentang energi aktivasi. Terjadinya reaksi , seperti pembakaran, pembentukan sabun busa dan reaksi kimia lain dalam kehidupan sehari-hari ternyata tidak sesederhana yang kamu kira.

Ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi untuk terjadinya satu reaksi kimia, salah satunya ialah energi dari senyawa harus mampu melebihi energi aktivasi yang dibutuhkan.
Apa itu Energi Ativasi?

Pengertian Energi Ativasi

Energi aktivasi ialah jumlah minimal energi yang diperlukan oleh suatu senyawa/partikel untuk bereaksi. 

Reaksi kimia merupakan proses yang dialami oleh senyawa/partikel kimia untuk mencapai titik energi terendahnya. Tetapi dalam prosesnya, senyawa/partikel kimia ini harus mencapai titik energi tertentu sebelum akhirnya turun menuju ke energi terendah. Proses ini dapat digambarkan dalam diagram:

Perubahan Energi pada proses reaksi Brometan dan (anion) Hidrosil
Dalam grafik diatas, pada sumbu x ialah Energi Bebas Gibbs(energi potensial) dan di sumbu y ialah koordinat reaksi yang biasanya diwakili oleh waktu (s).

Seperti pemaparan sebelumnya, pengertian energi aktivasi ialah energi minimum yang dibutuhkan oleh suatu senyawa untuk mengalami reaksi. Maka pada grafik diatas energi minimum yang diperlukan oleh Brometan untuk bereaksi (Energi aktivasi) diwakili oleh simbol ΔG. 

Setelah energi yang dimiliki oleh partikel mencapai energi aktivasi, maka selanjutnya terjadilah reaksi yang mampu menurunkan energi bebas Gibbs hingga pada level yang jauh lebih rendah dari sebelumnya(perhatikan posisi grafik pada produk).

Energi Aktivasi dan Katalis

Salah satu cara paling ampuh dalam mempercepat terjadinya reaksi ialah dengan menurunkan energi aktivasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan senyawa katalis. Dengan penambahan katalis, dapat kita lihat perbedaan grafik perubahan energi Gibbs dalam proses reaksinya speerti berikut:

Reaksi yang menggunakan katalis ditunjukkan oleh grafik berwarna violet (ungu) sedangkan warna hijau menunjukkan keadaan normal. Dapat kita lihat perbedaan dari kedua grafik yang paling mendasar ialah pada energi aktivasi dimana dengan menggunakan katalis energi aktivasi akan menjadi lebih rendah sehingga kondisi untuk reaksi akan lebih mudah dicapai (reaksi lebih cepat). Hasil akhir dari keduanya menunjukkan tingkat energi potensial yang sama.

Selain menurunkan energi aktivasi, katalis juga dapat bekerja dengan mengubah rute reaksi. Pada dasarnya masih sama, ini juga akan menurunkan energi aktivasi, tetapi dalam rute reaksinya berbeda. Bisa kita lihat pada grafik dibawah ini:


Pada grafik diatas dapat kita lihat bahwa energi aktivasi dari senyawa dengan katalis (garis merah tua) ialah jauh lebih rendah, tetapi memiliki beberapa lekukan (lembah), hal ini menunjukkan adanya perubahan rute reaksi. Jadi reaksi ini berlangsung dengan terbentuknya beberapa produk sementara (yang akan lansung hilang). Dalam reaksi diatas, produk sementara yang terbentuk ialah Cis-C4H8+I dan  trans-C4H8 + I, baru kemudian terbentuk produk akhir dari reaksi.

Kesimpulan:

Jadi energi aktivasi adalah energi minimum yang dibutuhkan suatu senyawa untuk terjadinya reaksi kimia.


Sumber: Brien O' P., Chemistry Foundation Tier, 2001, Oxford University Press

1 comments:

Habis baca artikel diatas jadi pengen belajar kimia lagi..

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top