Anak Kecil Berpacaran, Why Not? - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Anak Kecil Berpacaran, Why Not?


Bisa dibilang saat ini Facebook sudah tidak terlalu menarik lagi buatku. Sekitar tiga tahun yang lalu, FB menjadi sangat menarik dimana aku bisa berinteraksi dengan banyak orang dan mengekspresikan berbagai macam pendapat di dindingnya. Tapi entah bosan atau memang sikapku yang berubah, belakangan aku hanya mengintip FB scrol ke bawah kemudian menutupnya, memang terkadang aku menonton video yang di share, tersenyum karena melihat gambar meme, ataupun membaca sebuah berita yang umumnya tidak sepenting judulnya.

Kurasa FB yang dahulunya tempat semua orang berekspresi, menuliskan kegiatannya, menuliskan inspirasi, nasihat, saat ini telah berubah, menjadi lebih kering kreatifitas. Belakangan, aku sendiri lebih nyaman mengeklik tombol share dan memberi komentar kecil pada humor-humor lucu, dibandingkan dengan memproses humor dan membuat joke-joke original di waktu-waktu dulu. Mungkin karena aku sudah mulai malas menghabiskan waktu dan pikiran untuk sebuah akun FB, sudah terlalu banyak, muak, bosan.

Kupikir tidak ada yang salah dengan sikap-sikap ini, sangat wajar kalau kita bosan dengan FB. Tetapi yang aku tidak terlalu sukai dari FB belakangan ini ialah, massive-nya share-share tidak bermutu dari para pengguna FB. Ada banyak sekali kisah menarik dan  menghibur yang bertebaran di internet, termasuk FB, tetapi yang dibagikan paling banyak ialah celaan, kritikan dan meme yang menurutku nggak punya point penting.

Anak-anak SD berpacaran

Nasihat-Nasihat FB

Aku bahkan sering tertawa geli, sinis, dan jijik pada nasihat-nasihat positif yang cara penyampaiannya dan poinnya kurasa nggak penting sama sekali. Aku tidak pernah punya masalah dengan pesan-pesan yang benar-benar bermanfaat tanpa menimbulkan kontroversi.

Tetapi belakangan terlalu banyak malaikat di FB. Membagikan kritik dan celaan tanpa berkaca pada diri sendiri. Menyalahkan pemerintah, menyalahkan sistem pendidikan, menyalahkan banyak hal yang sebenarnya nggak perlu.

Anak Kecil Berpacaran

Ada seseorang teman di FB yang share foto anak-anak SD dan SMP yang sedang berpacaran. Kemudian memberikan komentar yang kurang lebih seperti ini "Generasi saat ini rusak, masih bocah ingusan sudah pacar-pacaran. Ini akibat sinetron yang tidak mendidik". Jujur, aku hampir saja sepakat dengan pernyataan ini. Gambar dan pesannya sangat memberikan imej  bahwa kita peduli terhadap generasi penerus bangsa.

Tapi tunggu dulu, setelah melihat profil orang yang membagikannya, disitu aku merasa sangat kecewa. Bahwasannya yang membagikan gambar dan nasihat itu juga statusnya berpacaran. Saat itu aku langsung berfikiran seperti ini:

"Siall.. Anak-anak kecil sekarang rusak, jangan-jangan bukan karena sinetron, tapi karena kamu! Iya, kamu-kamu yang pacaran semuanya itulah yang dicontoh anak-anak kecil! Jadi jangan seenaknya nyalahkan sinetron!"

Why Not?

Mungkin kita terlalu terbiasa untuk mengkritik, mencela dan menyalahkan orang lain. Tidak pernah berkaca dulu pada diri sendiri. Aku tahu betul kalau pikiran kita bisa saja menjadi sangat picik.

Atas dasar apa kita mendapatkan konsep bahwasannya anak kecil dilarang pacaran, dan orang dewasa tidak papa berpacaran? Menjalin hubungan tanpa ikatan pernikahan. Ironi.

Kemudian kalian pasti bertanya lagi padaku, apakah boleh anak kecil berpacaran? Aku tetap ingin mengembalikan pada pertanyaanku sebelumnya, atas dasar apa anak kecil boleh berpacaran?

Maksudku kalau pendapat kalian orang dewasa boleh saja berpacaran, maka atas ide yang sama anak kecil juga boleh donk berpacaran. Apalagi ada diantara masyarakat yang mengaggap bahwa pacaran itu memiliki dampak positif, maka jangan dilarang anak-anak SD yang udah pacaran!

Ikutilah Yang Paling Aman

Tapi kalau aku ingin mengambil dasar, ya jelas lebih aman berdasarkan agama dan pendapat para ulama, bahwasannya pacaran itu dilarang!

Dengan pendapat ini, selesai semua masalah. Tidak perlu lagi membuat standard ganda bahwa anak kecil dilarang pacaran dan orang dewasa diperbolehkan pacaran. Nggak perlu! Nggak butuh! Anak kecil dan orang dewasa dilarang berpacaran. Kelar urusan.. :P

Sekali lagi ini pendapatku, aku posting di blog pribadiku, tanpa pernah memaksa kalian membacanya. :)

1 comments:

yoo, gan gua pengamat disini, anak kecil boleh pacaran pa gk? gua gk masalahin sih..., btw umur agan saat nulis thread ini berapa ya? pengen tau ajh

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top