Kromatografi - Pengertian dan Prinsip Dasar - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Kromatografi - Pengertian dan Prinsip Dasar


Salah satu teknik pemisahan campuran yang sangat efektif dan sering dilakukan di laboraturium ialah Kromatografi. Kalau kalian kuliah di jurusan Ilmu Kimia, maka salah satu praktikum yang akan kalian lakukan ialah tentang teknik kromatografi.

contoh kromatografi dalam kehidupan sehari-hari

Pengertian Kromatografi

Kromatografi merupakan teknik pemisahan dan indentifikasi senyawa dalam suatu campuran dengan memanfaatkan sifat adsorbsi pada suatu permukaan atau kelarutan suatu senyawa dalam suatu  pelarut. Metode ini tak hanya populer digunakan di laboraturium tetapi juga banyak digunakan dalam skala industri khususnya dalam pemisahan produk sintesis senyawa. 

Jenis dan Prinsip Dasar Kromatografi

Semua metode kromatografi menggunakan satu fasa statis (stationary phase) dan satu fasa mobile (mobile phase). Kemudian metode ini akan melibatkan beberapa fenomena, yaitu: adsorpsi, partitisi, pertukaran ion, ataupun eksklusi molekul.

Kromatografi Adsorpsi

Kromatografi adsorpsi merupakan jenis kromatografi yang dikembangkan pertama kali. Kromatografi model ini memiliki fasa diam padatan, dan fasa mobile berupa cairan atau gas. Setiap zat terlarut memiliki standard equilibrium tertentu antara adsorpsi pada permukaan padatan dan larut dalam pelarut. Zat terlarut yang sangat sedikit kelarutannya ataupun yang sangat cepat teradsorpsi akan bergerak sangat lambat dalam proses kromatografi.

Prosesnya secara sederhana dijelaskan oleh gambar berikut:
Kromatografi adsorpsi
Kromatografi Adsorpsi

Kromatografi jenis ini digunakan pada pemisahan pigmen tanaman di awal abad ke 20 dengan menggunakan kalsium karbonat sebagai fasa diamnya sedangkan hidrokarbon cair sebagai fasa mobile-nya. Setiap pigmen bergerak dengan jarak tempuh yang berbeda-beda dalam tenggang waktu yang sama.

Kromatografi Partitisi

Dalam Kromatografi partitisi fasa diamnya merupakan cairan yang non-volatil yang akan digunakan sebagai lapisan tipis pada permukaan padatan. Campuran akan dibawa oleh suatu gas ataupun cairan yang merupakan fasa mobile. Dengan cara ini, larutan akan terdistribusi diantara fasa diam dan fasa mobile-nya. Senyawa yang lebih larut dalam fasa mobile akan bergerak dengan cepat dan mencapai ujung kolom kromatografi (media kromatografi).

Prosesnya secara sederhana dijelaskan oleh gambar berikut:
Kromatografi partitisi
Kromatografi Partitisi

Salah satu contoh paling populer dari kromatografi partitisi ialah kromatografi kertas.

Kromatografi Pertukaran Ion

Kromatografi pertukaran ion memiliki prinsip yang hampir sama dengan kromatografi partitisi dimana fasa diamnya merupakan padatan yang memiliki lapisan. Lapisan yang terdapat pada kromatografi pertukaran ion disebut resin, dan resin ini memiliki ion (entah itu ion positif, kation, ataupun ion negatif, anion). Ion pada resin ini akan menyebabkan ikatan elektrosatis para permukaan padatan yang menarik ion lawannya. Ketika fasa mobile-nya di elusidasi dengan cairan teretentu, maka ion pada eluent akan berikatan dengan permukaan padatan yang dilapisi resin dan melepaskan ion yang terikat sebelumnya.

Prosesnya secara sederhana dijelaskan oleh gambar berikut:
kromatografi Pertukaran Ion
Kromatografi Pertukaran Ion

Kromatografi Eksklusi Molekul

Kromatografi Eksklusi Molekul berbeda dengan ketiga jenis kromatografi sebelumnya. Pada Kromatografi jenis ini, tidak terdapat fasa ekuilibrium antara zat terlarut dengan fasa diamnya. Campuran hanya akan melewati gel berpori dalam wujud cair ataupun gas. Ukuran pori dari gel ini di desain sehingga dapat melewatkan partikel zat terlarut berukuran besar dan mampu menahan partikel yang berukuran kecil.

Jadi pada dasarnya dalam kromatografi jenis ini, gel berpori yang digunakan di desain untuk memerangkap partikel berukuran kecil, sedangkan partikel yang berukuran besar tidak akan terperangkap dalam pori sehingga dapat bergerak lebih cepat.

Prosesnya secara sederhana dijelaskan oleh gambar berikut:
Kromatografi Eksklusi Molekul
Kromatografi Eksklusi Molekul

Empat jenis kromatografi ini merupakan prinsip dasar dari semua teknik pemisahan dengan kromatografi. Namun dalam prakteknya, keempat metode ini bisa saja dikombinasikan satu sama lainnya ataupun digabungkan dengan teknik pemisahan lainnya.

ref: Chromatography, The Royal Society of Chemistry, http://media.rsc.org/Modern%20chemical%20techniques/MCT5%20Chromatography.pdf

2 comments

aku suka kimia dupu pas sekolah. kalo sekarang kayaknya berat deh

Berat apanya nihh? :D
Kimia emang gitu, keren.. Yang pasti harus semangat buat belajar hal-hal baru.. Thanks for the comment. :D

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top