Dinosaurus VS Manusia - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Dinosaurus VS Manusia


What? Dinosaurus? Ada angin apa ini malah bahas dinosaurus? This is Surprise!... Hahaha.. Topik di blog ini kan emang suka Randomly Random.. Alias nggak jelas. Dan korban topik kita kali ini ialah Dinosaurus VS Manusia

Aku tertarik nulis topik ini sebenarnya sudah sekitar dua minggu yang lalu. Kalau punya ide tulisan, biasanya kucatat beberapa point penting di buku saku kecil biar nanti kalau sudah punya waktu luang bisa dipindahkan ke blog dengan lebih rapi. 

Dinosaurus

Dinosaurus... Anak kecil mana yang nggak suka sama yang namanya dinosaurus? They love it! Kalau kata Bill Nye, salah satu pendidik sains paling terkenal di Amerika, "Mengenalkan anak pada dinosaurus ialah salah satu cara termudah untuk menarik minat anak pada sains". Dan menurutku itu sangat benar.
Dinosaurus imut
Dinosaurus imut


Aku nggak tahu dunia anak yang sekarang, apakah anak-anak sekarang tahu apa itu dinosaurus? apakah mereka masih suka film Digimon yang merupakan kombinasi dari bentuk-bentuk dinosaurus dan teknologi komputer. Atau anak-anak sekarang udah teracuni oleh sinetron dan sosial media? Kuharap enggak.. 

Di lain sisi, aku banyak melihat motivator bisnis yang mengklaim bahwa "Bisnis harus berubah dan beradaptasi agar dapat bertahan, Dinosaurus tidak beradaptasi karena itulah mereka punah" dengan diksi yang berbeda "Dinosaurus punah karena tidak berfikir, maka kita manusia juga akan punah kalau tidak mau berfikir". 

Menurut pendapatku, tidak ada masalah  dengan kalimat " Kita harus befikir, kita harus berubah, kita harus beradaptasi" tetapi menjadi motivator bukan berarti boleh berbohong atau mengarang fakta hanya agar orang termotivasi atau omongannya di dengar.

Gen Pemenang

Aku jadi ingat dulu waktu SMA guru Biologiku memberikan motivasi bahwa "Kita semua ialah pemenang! Kita adalah orang-orang terbaik yang dilahirkan oleh ibu kita. Dari jutaan sperma yang berlomba-lomba untuk membuahi sel telur, ada satu sperma yang akhirnya memenangkan perlombaan itu. Sperma itu adalah awal mula kelahiran kita" Saat itu, kalimat motivasi ini begitu mencengangkan dan terasa luar biasa. Tetapi setelah tahu kenyataannya bahwa dari jutaan sperma yang akan membuahi sel telur itu satu persatu mereka berguguran untuk menembus dinding ovum, dan sel sperma kita ialah si pengecut yang datang ke sel telur ketika dinding ovum telah sangat tipis di kikis oleh puluhan ribu sperma pemberani yang telah mati sebelumnya.. Yeah.. We are that one sneaky coward! 

Point penting yang ingin kukatakan ialah, silahkan memotivasi tetapi jangan merusak fakta sains yang telah paten. Kalau nggak tahu, cari tahu, jangan main sok tahu dan pakai logika sendiri. 

Oke. So what?

Apakah Dinosaurus Punah Karena Tidak Beradaptasi?

Jadi bahwasannya Dinosaurus itu mati karena tidak beradaptasi atau tidak berfikir ini hanyalah klaim. Apa dinosaurus berfikir? Kayaknya nggak juga sih.. Tapi penyebab dinosaurus punah itu bukan karena mereka tidak berfikir, ini adalah klaim yang terlalu sederhana. 

Dalam buku ilmiah populer karangan Ricard Dawkins yang berjudul "The Selfish Gene", dijelaskan bahwa mayoritas binatang yang bertahan dari kepunahan ialah binatang-binatang dengan sifat berkoloni. Dan dalam koloni tersebut, yang mendominasi ialah binatang dengan sifat rela berkorban untuk koloni. Sifat ini salah satunya ditunjukkan oleh lebah. Lebah dapat menyengat binatang lain yagn menyerang sarangnya, namun setelah sengatan tersebut ia akan mati. Ini dilakukan melindungi sarangnya dan koloninya dari serangan.

Sedangkan sebagian besar binatang yang punah atau hampir punah ialah binatang yang memiliki "The Selfish Gene". Binatang ini hanya memikirkan kepentingannya sendiri, mereka berusaha bertahan hidup untuk dirinya sendiri bukan kelangsungan hidup spesies lainnya. 
Buku Ilmiah Populer The Selfish Gene
Buku Ilmiah Populer The Selfish Gene


Kemungkinan besar "The Selfish Gene" dimiliki oleh semua dinosaurus. Dinosaurus hanya memikirkan untuk dirinya sendiri, tidak mau berkorban demi koloninya sehingga mereka akhirnya punah. Pun banyak sekali satwa-satwa lainnya yang saat ini telah punah ataupun menjadi langka. Ini karena mereka terlalu memikirkan dirinya sendiri. 

Begitu pula manusia. Jika kita hanya memikirkan untuk keuntungan diri kita sendiri, hanya agar kita sendiri dapat bertahan hidup, maka manusia akan punah. 

Penyebab Utama Kepunahan Dinosaurus

Tetapi ada hal lain yang lebih menarik. Bahwasannya kemungkinan terbesar kepunahan dinosaurus bukan semata-mata karena kesalahan mereka, tidak dapat beradaptasi ataupun adanya the selfish gene, lebih dari itu penyebab utama kepunahan Dinosaurus ialah karena adanya gempuran asteroid dan ledakan gunung merapi besar-besaran yang terjadi di bumi jutaan tahun silam.
Kepunahan Dinosaurus
Kepunahan Dinosaurus
Jadi kalau motivator-motivator bisnis pada belajar sains dan sejarah, mereka pasti sadar kalau saja manusia hidup di zaman dinosaurus, mau berfikir bagiamanapun kalau alam yang dipenuhi ledakan dan bencana, mungkin manusia malah menjadi yang pertama punah karena secara fisik terlalu lemah.

Mengingat bahwa alam atau dalam hal ini bumi dan asteroid ialah penyebab utama punahnya dinosaurus, maka ini sangat mungkin terjadi pada ummat manusia. Jika bumi, langit, ataupun tata surya kita tidak lagi bersahabat maka manusia akan punah. Saat ini, ilmuwan telah dapat memastikan bahwa matahari akan kehabisan energinya 5juta tahun lagi, kita sudah pasti mati, tetapi ummat manusia akan benar-benar punah pada masa itu. (Mungkin ini kiamat total, atau bisa jadi tidak).

Menghindari Kepunahan Manusia

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan untuk menghindari kepunahan manusia. Setelah kalian tahu tentang the selfish gene dan habisnya energi matahari, maka dapat dikatakan dua hal ini yang bisa menyelamatkan manusia:

1. Manusia Harus Mementingkan Keperluan Kelompoknya daripada Diri Sendiri

Kalau manusia tetap saja egois dan mementingkan keselamatannya sendiri, maka ummat manusia cepat atau lambat akan punah. Entah ini terjadi karena perang sesama manusia ataupun penyebab lainnya. 

Manusia harus hidup dengan berkoloni dan saling melindungi, bahkan rela berkorban demi koloninya. Dengan cara ini, ummat manusia akan memiliki kemungkinan bertahan dari kepunahan. 

2. Manusia Harus Melarikan Diri dari Bumi

Yap. Kalau mengutip kata-kata dari seorang Michio Kaku, ketika ditanya "Kenapa fisikawan berusaha keras mencari planet lain yang bisa ditinggali?" 

"Kalau kita dapat menemukan planet lain di galaksi lain untuk dapat ditinggali, dan menemukan teleportasi untuk mencapai tempat tersebut, maka ummat manusia akan bisa bertahan hidup lebih lama. Dinosaurus punah karena dia tidak menemukan planet lain untuk ditinggali ketika kondisi bumi memburuk. Untuk itulah para fisikawan dan astronomer meneliti jagat raya"

Sangat jelas dan mengesankan, jadi ada kemungkinan kita bisa hidup walaupun matahari akan kehabisan energinya. Yaitu dengan menemukan planet di galaksi lain yang menyerupai bumi. So, akankah manusia menemukannya? Biarkan waktu yang menjawab. 

2 comments

Itulah. Jangan percaya sama motivator. Mereka lebih perlu motivasi. Percaya itu sama fiksi. Sebab fiksi bisa jadi kenyataan, dan kenyataan kadang-kadang terasa fiksi. ahaha

Aku seperti merasakan sesuatu mengerikan membaca ending tulisanmu ini. Membayangkan bagaimana mereka berjuang keras meneliti itu. Haus pengetahuan, sangat haus, haus dan haus sekali.

iya, tapi kalau ngapain komen? kalau punya banyak waktu untuk komen, pakek buat nulis sanah.. :P

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top