Einstein Si Jenius dan Perjuangannya #Part1 - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Einstein Si Jenius dan Perjuangannya #Part1


Hari rabu yang lalu aku libur kuliah, itu libur nasional di Jepang, enggak tahu event-nya apaan. Karena bosan di apato, akhirnya aku putuskan untuk ke lab aja. Nggak ada apa-apa sih di Lab, cuma buku dan (terutama) penghangat ruangan gratisan.

Karena aku lagi malas baca buku, akhirnya aku memilih untuk nonton youtube. Kali ini adalah tentang Biografi Seorang Ilmuwan Paling Jenius, Einstein. Ada banyak hal menarik tentang Einstein yang aku dapatkan dari film dokumenter ini, InsyaAllah kalau sempat akan kutuliskan dalam tiga judul tulisan, dan ini yang pertama. Einstein Si Jenius dan Perjuangannya.
Albert Einstein Muda
Kita tidak akan berbicara mengenai masa kecil Albert Einstein, tetapi masa-masa setelah ia selesai kuliah. Albert Einstein menyelesaikan kuliahnya di Swiss Federal Institute of Technology, atau kalau diindonesia ini adalah Politeknik. Ia menyelesaikan kuliahnya dengan baik, namun profesornya mengatakan kalau dia tidak akan dapat pekerjaan, karena dia suka melamun.

Kanyataannya Albert Einstein tidak mendapatkan pekerjaan yang ia impikan. Ia bekerja sebagai sales asuransi. Aku ketawa kalau membayangkannya, seorang Albert Einstein menjual asuransi, tentu saja sebuah kegagalan dan kesia-siaan. Itulah yang dipikirkan Einstein muda, ia bahkan menuliskan surat kepada keluarganya, bahwa lebih baik jika ia tak dilahirkan sama sekali.

Ayah Albert Einstein akhirnya mengirimkan surat kepada sahabatnya yang merupakan Professor untuk menjadikan Albert Einstein sebagai Research Assistant, tetapi saat itu posisi itu sedang tidak dibutuhkan. Hingga akhirnya ayah Einstein meninggal dunia, Einstein muda tidak memiliki pekerjaan yang layak. Jadi hingga akhir hidupnya Ayah Einstein (Hermann Einstein) menganggap anaknya ialah seseorang yang gagal.

Dengan bantuan dari sahabatnya, Einstein akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai petugas paten (paten's clerk). Dengan otak jeniusnya, Einstein dapat dengan mudah menyelesaikan pekerjaanya, kemudian ia memiliki waktu untuk memikirkan tentang alam semesta. (Dalam konteks Fisika).

Dari banyaknya waktu luang yang ia miliki, akhirnya Einstein menuliskan empat papernya yang akan mengubah dunia, empat paper ini membahas tentang apa itu cahaya. Dalam paper ini ia telah mengungkapkan bahwa cahaya dibentuk oleh partikel yang disebut foton. Paper lainnya menjelaskan tentang atom. Pada masa itu, orang belum percaya pada konsep atom, tetapi Einstein telah melakukan perhitungan ukuran atom. Pencapaian ini merupakan sesuatu yang luar biasa bagi para fisikawan pada masa itu, tetapi Einstein belum puas dengan karyanya ini.

Pada Paper berikutnya ia menciptakan karya yang luar biasa, yang paling dikenal, bahkan mungkin kalian sudah tahu, yaitu E=MC2. Dalam pemahaman singkat, persamaan ini menjelaskan bahwa partikel dapat berubah menjadi energi dan energi dapat berubah menjadi partikel, paper ini dapat menjelaskan darimana bintang-bintang mendapatkan cahayanya, yaitu perubahan partikel menjadi energi.

E=MC2. Merupakan persaman yang sangat penting, dan menjadi teori dasar ilmu fisika, tetapi teori selanjutnya yang diungkapkan Einstein pada tahun yang sama, jauh lebih kontroversial dan sangat penting, The Special Theory of Relativity. Ketika naik bus, kemudian tersebut bus bergerak, ia melihat sebuah bangunan yang memiliki jam besar, kemudia ia membayangkan jika bus tersebut memiliki kecepatan cahaya, maka jarum jam tesebut akan berhenti. Ini meberinya ide bahwa waktu dan ruang merupakan satu kesatuan yang dikenal dengan space time.

Ia mengirimkan papernya pada jurnal yang paling terkenal saat itu, jurnal terbaik pada masanya, bisa kita bayangkan, seorang paten clerk menantang para ahli fisika dalam teori fisika yang sangat kontroversial. Selama lima bulan tidak ada balasan dari pihak publisher jurnal, hingga akhirnya paper Einstein sampai di tangan seorang fisikawan terbaik di zamannya, Max Plank. Ia langsung menyadari apa yang sedang dilakukan Einstein, bahwa ini merupakan paper yang sangat penting dari seorang fisikawan muda.

Akhirnya Max Plank mencari tahu siapa fisikawan muda ini, dan ternyata ia adalah seorang ayah dari seorang anak dan suami dari seorang Maleva. Ia masih bekerja sebagai patent clerk bahkan setelah paper-papernya mendapat pengakuan.

Einstein terobsesi untuk menyelesaikan teorinya tentang The Special Theory of Relativity dan untuk melakukan itu, ia harus menghubungkan teorinya dengan gaya yang bekerja dimanapun, dan itu adalah gravitasi. Saat itu Plank mengatakan bahwa "You not gonna be successfull". Pendapat ini sangat masuk akal mengingat menciptakan teori baru mengenai gravitasi, sama saja dengan melawan Sir Isac Newton. Ini seperti Einstein melawan superhero kesayangannya. Tapi ia bersikeras untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.

Penjelasan Newton bahwa gaya gravitasi menarik kita sehingga terjatuh ketanah (bumi). Einstein membayangkan seseorang yang terjatuh dari gedung kerjanya, tetapi orang yang jatuh ini berada di dalam lift, sehingga massa orang ini menjadi nol, tetapi orang ini akan tetap jatuh ke bawah karena tertekan oleh atap lift.

Einstein akhirnya mengemukakan bahwa sebenarnya gravitasi bukanlah gaya yang menarik kita kebawah tetapi ialah ruang yang menekan kita dari atas. Gravitasi bumi terjadi karena ruang di sekitar bumi memiliki arus ke arah bumi sehingga menekan kita untuk terus tertarik ke permukaan bumi.

Pada waktu yang sama, Einstein mengembangkan teorinya tentang atom juga. Kerjanya dalam bidang atom ini membuatnya dikenal dan diangkat sebagai full time scientist dan untuk pertama kalinya menjadi Professor Albert Einstein di University Switzerland.

Yap.. Ini adalah perjalanan pertama, aku akan meneruskan pada part2 tentang perjuangan Einstein dalam dunia sains, ini perjuangan yang sangat keras dan melelahkan. Tetapi Albert Einstein mampu meraihnya.

Thanks sudah baca, tunggu #Part2-nya yah.!
See yah!

5 comments

Wah. Di komik soal Einstein yang sempat kubaca dulu kayaknya diskip cerita soal dia jualan asuransi etc. Apalagi pas dia "down" dan sampai nulis seperti itu. Seingatku kok dia diceritakan full kehidupan kampus, kampus, dan kampus... Ternyata...


Btw... anaknya Einstein pernah dibahas di grup Komunitas Peduli Skizofrenia... Anaknya jenius juga soalnya. Tapi... menghabiskan sebagian besar umurnya di RSJ (spontan inget pas baca bagian Einstein down di atas)

Gan bahas tentang hukum gravitasinya Newton juga dong. Biar reader lebih paham.. hehe

Di buku sekolahan banyak gan.. Hk Newton ttg gravitasi kan standard buat fisika SMA. :)

Gan mahfudz ente percaya gk, orang dah sampai mendarat di bulan?

Ketika Amstrong melakukan pendaratan di Bulan, mereka membawa pulang batu dari Bulan. Batu ini sudah diteliti di beberapa negara dan dikonfirmasi kalau tidak akan pernah ditemukan di bumi batu dengan jenis dan rupa yang sama. Ini karena batu dari permukaan bulan tersentuh langsung ke antariksa tanpa perlindungan atmosfer.
Dari hasil ini saya percaya kalau manusia sudah menginjakkan kaki ke bulan dan mengambil batu tersebut.

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top