Karena Berfikir Itu Sulit! - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Karena Berfikir Itu Sulit!


Yupz... Berjumpa lagi dengan penulis yang sudah kalian tunggu-tunggu postingannya.. :P. Kali ini tulisan ringan saja dulu, aslinya aku mau nulis sains kimia, tapi kok rasanya kurang nyaman aja, karena minggu ini banyak sekali materi kuliah kimia yang aku sendiri belum ngerti. Rasanya kurang pas aja kalau ngasih materi ilmu kimia, padahal materi yang seharusnya ku kuasai untuk kuliah, malah kutinggalkan belum kubaca-baca.

So kali ini sharing aja, sebagai bahan pemikiran, atau bahan perdebatan juga boleh. Tapi jangan debat dengan aku, aku orangnya malas berdebat. Kalau dibayar mungkin bisa dipertimbangkan.

Jadi beberapa waktu lalu aku membuat analisis amatir mengenai sungai segah yang mengalami fenomena lingkungan. Analisis yang aku lakukan hanyalah sebatas studi literatur, aku nggak melakukan kerja lapangan, bahkan nggak lihat gimana kondisi airnya. Analisis sok tahu ini sengaja kutuliskan sebagai sarana mengangkat atau menarik perhatian orang-orang agar peduli pada isu ini.

Saat menulis, kuputuskan untuk mengatakan "Analisis Amatir" pada bagian judulnya, itu karena memang aku tidak melihat bagaimana kondisi sungai yang "tercemar" itu. Dan seperti dugaan, analisisku meleset, salah total.

Kesalahan yang aku lakukan, sebenarnya dari awal sudah kuprediksi. Hanya saja aku kekurangan bukti otentik (baik itu foto ataupun data lab) untuk menyimpulkan. Saat mendengar Sungai Segah tercemar limbah dan airnya berwarna hijau, aku langsung terpikirkan dua opsi. Opsi pertama ialah pembuangan limbah cat yang mengandung logam kompleks berwarna hijau seperti yang pernah terjadi di sungai daerah bontang (yang ditumpahi cat merah), dan yang kedua ialah adanya Cyanobacteria (hasil browsing).

Dari sekian keterangan dari keluarga dan teman-temanku dilengkapi dengan data dari internet dan jurnal-jurnal asing. Aku membuat analisa yang mengarah pada tercemarnya sungai disebabkan oleh limbah logam tembaga.

Tetapi terakhir aku mendapatkan kabar kalau kondisi sungainya berlendir, artinya limbah tersebut ialah limbah organik. Perkembangan warna hijau dari limbah juga secara cepat menunjukkan bahwa ini adalah kerjaan bakteri Cyanobacteria (yang terjadi secara eksponensial). Jadi analisisku salah.

Sebenarnya aku sangat maklum kalau akan ada yang menjawab bahwa ini analisisku salah dan ini adalah kerjaan Cyanobacteria. Pun aku akan menanyakan beberapa hal terkait alasannya. Artinya, ini akan menjadi diskusi yang menarik.

Setelah sharing ke group Mahasiswa Berau, aku bukannya dapat bantahan, atau kritikan yang mengarah pada tulisanku, tetapi malah dapat hinaan yang sangat pedas.


Bayangkan, aku membaca beberapa jurnal Bahasa Inggris untuk menguatkan argumenku, bertanya-tanya ke keluarga, teman dan mencari info di internet untuk membuat sebuah kerangka analisis, kemudian dikatain "Orang ndak pernah sekolah aja bisa kalau cuma ngomong begini tanpa hasil" ?_?

Diskusi yang saling menyerang berlanjut saat itu. Memang banyak yang lebih mendukung, walaupun satu orang ini tetap berfikir kalau "Ada orang yang menulis analisa asal tuduh dan membuat masyarakat cemas"

Kenyataanya kalian bisa baca sendiri bahwasannya tulisanku tentang "Tercemarnya Sungai Segah" itu tidak mengandung tuduhan, aku tetap mengakhirinya tanpa kesimpulan karena memang hanya mengemukakan pendapat. Setuju atau tidak dengan pendapatku ialah perkara pribadi masing-masing sambil menunggu perkembangannya dari peneliti.

Dan hingga akhir diskusi, sahabat yang menghinaku itu nggak memunculkan satu analisispun yang menentang tulisanku. Maksudku gini lho, kalau kamu rasa aku ngawur, silahkan ditanyakan, ditolak, disanggah bagian yang terlihat ngawur, bahkan kalau kamu cukup berpendidikan, buatlah tulisan yang lebih bagus dari punyaku.

Kalau sampai akhir diskusi tidak ada tulisan yang bisa aku baca untuk melihat sudut pandang yang lain, maka jangan salahkan kalau tuduhanmu malah lebih menyakitkan untukmu sendiri.

Bahwa "Orang ndak pernah sekolah aja bisa kalau cuma ngomong begini tanpa hasil"

Kalau tulisanku itu orang nggak sekolah aja bisa membuatnya, maka kenyataan bahwa kau nggak bisa menuliskan analisamu cuma membuktikan kalau kau lebih payah dari orang nggak sekolah. :D

Memang benar yang dikatakan Carl Jung.
Berfikir itu sulit, itulah kenapa orang lebih suka menghakimi.

Semoga Manfaat.

Kalau kalian ada request tulisan ilmiah langsung sampaikan di comment aja yap, nanti kalau bisa aku coba tuliskan. :)

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top