Ilmu Kimia dalam Smartphone [Infografik] - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Ilmu Kimia dalam Smartphone [Infografik]


Kali ini aku akan share tetang materi kimia dalam benda yang sudah sangat tidak asing lagi bagi kalian. Bahkan mungkin saat ini sedang kalian pegang, apalagi kalau bukan lmu kimia dalam smartphone. Sharing kali ini masih serupa dengan postingan infografik sebelumnya mengenai jenis jenis plastik.

Informasi pada postingan ini sepenuhnya aku ambil dari Compound Interest, hanya saja aku terjemahkan berdasar pemahamanku sendiri.

ilmu kimia dalam smartphone
ilmu kimia dalam smartphone 

Smartphone

Salah satu benda yang mungkin sangat akrab dalam kehidupan kita ini merupakan teknologi yang telah berkembang sejak puluhan tahun lalu. Saat ini material yang digunkan dalam smartphone disesuaikan dengan fungsingya yang semakin beragam. Secara umum material kimia yang digunakan dalam smartphone akan aku bahas disini.
ilmu kimia dalam smartphone
ilmu kimia dalam smartphone 

Layar / Screen

Layar smartphone paling banyak menggunakan kaca alumunium silika, yang merupakan campuran dari alumunium oksida dan silikon dioksida. Kemudian untuk memberikan fungsi touch screen pada layar di injectkan (tempelkan) lapisan deposit Indium tin oksida.

Baterai

Baterai pada smartphone kebanyakan menggunakan baterai litium ion. Bahan kimia yang digunakan ialah Litium cobalt oksida sebagai elektroda positif dalam baterai dan grafit (karbon) sebagai elektroda negatifnya. Kemudian di dalam baterai juga memerlukan larutan organik yang berfungsi sebagai cairan elektrolit.

Komponen Elektronik

Material elektronik mikro pada smartphone berasal dari bahan Tembaga, Emas dan Perak.  Selain itu penggunaan unsur Tantalum juga digunakan sebagai mikro kapasitor pada smartphone.

Mikrofon dan speaker dari smartphone diproduksi dengan bahan dasar alloy campuran neodymium-besi-boron yang diapplikasikan dalam bentuk magnet.

Prosessor chip pada smartphone umumnya terbuat dari silikon murni yang kemudian di panaskan dengan penambahan oksigen sehingga terbentuk silikon dioksida. Silikon ini tidak dapat merambatkan arus listrik sehingga diperlukan tambahan berupa Fosfor, Antimon, Arsen, Boron, Indium, atau galium untuk merambatkan arus listrik. Teknik yang digunakan untuk menambahkan unsur ini ialah teknik dopping.

Casing

Material pada casing smartphone cukup bervariasi bergantung pada jenis casingnya, casing logam, plastik atau campuran dari keduanya. Kalau casing logam biasanya menggunakan bahan dasar alloy magnesium sedangkan casing plastik umumnya berbahan dasar karbon.

Itulah beberapa unsur kimia yang terdapat dalam smartphone. Jadi kamu sudah menggenggam aplikasi ilmu kimia  dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: http://www.compoundchem.com/2014/02/19/the-chemical-elements-of-a-smartphone/

Kalau kalian menyukai informasi-informasi sains seperti Jenis-Jenis gelas dalam laboraturium kimia, Fakta ilmiah dampak polusi di dunia dan yang lainnya, silahkan Follow G+ ku yang ada di bawah dan like FP Facebookku.

Kalian juga bisa pesan informasi yang kalian mau via Facebook Page. Aniway Thanks!

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top