Fakta Sains pada Lipstik dan Perkembangannya - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Fakta Sains pada Lipstik dan Perkembangannya


Lipstik adalah alat make up paling populer untuk para wanita. Produk lipstik telah berkembang pesat dari waktu ke waktu untuk menyempurnakannya. Wanita menggunakan lipstik sebagai alat kecantikan, memberikan efek yang berbeda dengan wanita lainnya, bahkan kini telah sampai pada memberikan kelas status sosial dan menunjukkan prestise masing-masing.

Baiklah kali ini kami akan membahas mengenai perkembangan lipstik dari awal mula penemuannya, bahan yang terkandung di dalamnya dan penggunaanya pada era modern.

Fakta Sejarah dan Sains pada Lipstik

fakta pada lipstik
fakta pada lipstik

Bagaimana Bentuk Lipstik Pertama?


Lipstik pada zaman dulu tidak berbentuk stick(batang) atau berbentuk menyerupai peluru dengan wadah luar yang mewah dan keren. Tetapi lipstik zaman dulu hanya berbentuk seperti tempat bedak saja, tepat seperti pada gambar dibawah ini: 
lipstik zaman dulu
lipstik zaman dulu



Lipstik seperti ini berisi bahan-bahan alami seperti sari buahan dan ekstrak sayuran. Lipstik semacam ini digunakan di daerah India, Amerika Utara, dan daerah timur tengah. Tetapi kemudian pengembangan lipstik yang pesat dilakukan di Mesir, dimana mereka telah memproduksi lipstik yang menyerupai dengan lipstik modern saat ini. Mereka memproduksi lipstik dengan kualitas warna merah yang cerah dan creamy. 

Pada masa itu pembuatan lipstik masih belum jelas dan memiliki banyak resep dasar. Bahkan ekstrimnya beberapa resep lipstik beracun dan memiliki dampak serius terhadap kesehatan. Tetapi ini tidak lagi terjadi di masa kini, saat ini lipstik diuji klinis dan uji toksik dulu sebelum digunakan dan dijual bebas. 

Siapa Yang Menggunakan Lipstik Pertama Kali?

Lipstik pertama kali diyakini berasal dari kaum wanita di Mesopotamia, mereka menggunakan mineral dan logam yang mengilap untuk memberikan efek warna yang cantik pada bibir mereka.  Jadi pada awal mulanya, lipstik di mesopotamia tidak mengandung pigmen warna seperti yang ada pada saat sekarang ini. 

Lipstik Di Era Modern

Setelah megnalami pengembangan yang pesat di Mesir, penggunaan lipstik semakin marak, dengan banyaknya aktor Roma dan Yunani yang menggunakannya. Ketika agama kristiani menyebar, penggunaan lipstik semakin berkurang karena pewarnaan pada bibir dianggap penyembahan pada setan. 

Pada abat ke 16, lipstik kembali digunakan sebagai fashion ketika Ratu Elizabeth I menggunakan lipstik untuk mewarnai bibirnya. Penggunaan dari para kaum elite membuat lipstik kembali populer dan banyak digunakan, tetapi lama-kelamaan pengguna lipstik yang bertahan ialah kaum PSK dan wanita-wanita murahan, sehingga tidak lagi populer di masyarakat. 

Di abad ke 19, Sebuah perusahaan komersial memproduksi lipstik secara besar-besaran sebagai produk fashion. Hal ini meningkatkan popularitas lipstik dan penggunaanya di masyarakat. 

Bahan Lipstik

Lipstick modern terutama dibuat dari bahan kimia  Minyak Jarak, Wax Lebah(semacam lilin), Landun, Pigmen dan Parfum. Komponen utama pada lipstik ialah wax dan minyak esensial. Selain itu digunakan pula pewarna sebagai bahan pelengkap dan parfume yang memberikan efek wangi. 

kandungan lipstik
kandungan lipstik
Jadi pada masa sekarang ini, penggunaan logam-logam pada lipstik sudah sangat dihindari dan berkurang. Dengan cara ini maka resiko bahaya penggunaan Lipstik dapat dihindari. Itulah sekilas sejarah fakta sains pada lipstik dan perkembangannya.





Unduh

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top