Pengertian Larutan Elektrolit, Elektrolit lemah dan Elektrolit Kuat beserta Contohnya - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Pengertian Larutan Elektrolit, Elektrolit lemah dan Elektrolit Kuat beserta Contohnya


Sifat yang sangat penting dalam mengidentifikasi suatu larutan ialah berdasarkan konduktifitas listriknya, yaitu kemampuannya mengantarkan arus listrik. Kemampuan konduktifitas listrik ini sangat penting untuk dipelajari dalam ilmu kimia

Definisi Larutan Elektrolit

Pengertian larutan elektrolit ialah larutan yang mampu menghantarkan arus listrik. Kemampuan menghantarkan arus listrik ini dapat diuji dengan eksperimen Larutan Elektrolit seperti pada gambar berikut: Jika larutan dapat menghantarkan arus listrik, maka lampu akan menyala. Dalam hal ini terdapat tiga jenis larutan. Larutan yang dapat membuat lampu menyala terang ialah larutan elektrolit kuat, larutan yang dapat membuat lampu menyala redup ialah larutan elektrolit lemah dan larutan yang tidak menyalakan lampu ialah larutan non elektrolit.
larutan elektrolit kuat lemah

Pada gambar diatas, yang berada pada bagian paling kiri ialah larutan kimia HCl yang merupakan elektrolit kuat dan mengandung banyak sekali ion yang mampu menyalakan lampu dengan terang. Kemudian berikutnya ialah larutan asam asetat yang merupakan elektrolit lemah dan mengandung sedikit ion yang hanya menyalakan lampu dengan redup. Terakhir ialah larutan sukrosa yang merupakan larutan nonelektrolit, larutan ini tidak mengandung ion dan tidak dapat menghantarkan arus listrik.

Larutan Elektrolit Kuat

Larutan elektrolit kuat adalah senyawa yang terionisasi secara sempurna ketika dilarutkan di air. Larutan elekrolit kuat sebenarnya berasal dari tiga jenis larutan, yaitu Garam yang larut dalam air, asam kuat, dan basa kuat. Larutan elektrolit kuat yang berasal dari garam dapat dicontohkan dengan larutan garam NaCl. Larutan ini dapat larut dalam air menghasilkan kation dan anion.

Ketika NaCl larut dalam air, akan terbentuk ion Na+ dan Cl - di dalam larutannya. Larutan elekrtolit kuat yang berasal dari asam merupakan suatu fakta yang diperoleh setelah penelitian dari Arrhenius mengenai Asam Basa. Arrhenius mengungkapkan bahwa Asam adalah senyawa yang menghasilkan ion H+ ketika dilarutkan di dalam air. Ketika zat-zat asam seperti HCl, HNO3 dan H2SO4 dilarutkan dalam air, maka akan terjadi ionisasi dari setiap atomnya. Ionisasi sempurna pada asam-asam ini disebabkan karena karakteristiknya sebagai asam kuat dan sekaligus elektrolit kuat. Sedangkan Larutan Elektrolit kuat yang berasal dari Basa Kuat mengandung ion hidroksida. Sama seperti hal-nya pada asam kuat, basa kuat juga terionisasi sempurna di dalam air, hanya saja yang diproduksi bukanlah H+ melainkan ion OH-

Larutan Elektrolit Lemah

Larutan elektorlit lemah ialah larutan yang terionisasi sebagian di dalam air. Sehingga larutan jenis ini hanya menghasilkan sedikit ion di dalam air. Elektrolit lemah biasanya berasal dari dua jenis larutan, yakni asam lemah dan basa lemah. Salah satu contoh dari asam lemah yang juga merupakan elektrolit lemah ialah Asam Asetat (HC2H3O2). Asam asetat memiliki karakter yang berbeda dari asam kuat, karena jika dilarutkan dalam air, asam asetat tidak akan terionisasi sempurna, hanya sekitar 1% dari molekulnya yang akan terdisosiasi menjadi ion dalam larutan air. Contoh asam lemah: Asam Asetat(HC2H3O2)

Jadi ketika dilarutkan dalam air, asam lemah hanya akan menghasilkan sedikit ion dan hanya bisa menghantarkan sedikit arus listrik sehingga disebut elektrolit lemah. Sama halnya dengan asam lemah, basa lemah yang merupakan elektrolit lemah memiliki sifat tidak dapat terionisasi sempurna dalam air. Hal ini menyebabkan basa lemah hanya dapat menghantarkan sedikit arus listrik. Contoh basa lemah ialah: Ammonia (NH3)

NonElektrolit

Larutan Nonelektrolit adalah senyawa yang dapat larut dalam air tetapi tidak memproduksi ion. Molekul-molekul dari larutan nonelektrolit tidak pecah menjadi ion-ionnyya, sehingga larutan yang dihasilkan tidak dapat menghantarkan arus listrik. Contoh Larutan Nonelektrolit ialah: Etanol (C2H5OH, Gula pasir C12H22O11

Unduh

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top