Belajar Kimia Secara Efektif [Level Mahasiswa] - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Belajar Kimia Secara Efektif [Level Mahasiswa]


Semua Mahasiswa pasti ingin mendapatkan nilai yang tinggi pada perkuliahan ilmu kimia. Pelajar dan mahasiswa sepertimu sebaiknya belajar beberapa teknik belajar kimia secara efektif, sehingga dapat memperoleh nilai yang memuaskan. Jika selama sekolah di SMU kamu tidak perlu strategi belajar untuk bisa mendapat nilai yang cukup pada pelajaran kimia, maka berbeda ketika kamu telah menjadi Mahasiswa kimia.

Faktanya, belajar kimia membutuhkan dedikasi yang tinggi. Kamu harus mandiri dalam belajar, dan mampu mengintegrasikan antara penjelasan dosen, buku textbook, praktikum dan kuis yang akan diujikan.

Belajar Kimia dengan Cara Efektif

cara belajar kimia efektif
cara belajar kimia efektif

Artikel ini akan mencoba menjelaskan teknik untuk belajar kimia dan pelajaran sains lainnya dengan mudah. Setelah membaca artikel ini dan mempraktekkan tekniknya, maka kamu akan merasakan belajar kimia menyenangkan dan tidak menyiksa sama sekali.

Cara Memahami Textbook Kimia

Banyak pelajar dan mahasiswa yang melakukan kesalahan ketika mempelajari textbook kimia. Mereka membacanya seperti membaca novel, membaca keseluruhan bab sekaligus dan mencoba menyelesaikan latihannya.

Cara ini tidak begitu efektif untuk belajar kimia. Dengan cara ini, maka ketika menjawab latihan soal, mereka akan kesulitan, dan seolah-olah materi pertanyaannya merupakan materi lain. Ini karena materi yang dipelajarinya terlalu banyak.

Cara yang benar dalam belajar Kimia ialah dengan membaca sedikit-sedikit buku bacaan (textbook) secara fokus. Fokus akan apa yang kamu baca itu, kemudian coba menghubungkan dengan apa yang sudah kamu baca sebelumnya atau apa yang telah kamu ketahui sebelumnya. Dan yang terakhir pastikan kamu tahu penggunaanya dalam kehidupan sehari-hari, atau fenomena yang berhubungan dengan apa yang baru saja kamu baca. Jika textbook tidak memberikan informasi applikasinya dalam kehidupan, maka cobalah mencari di internet.

Coba cek apakah kamu mengerti ide pokok dari materi yang terdapat dalam textbook; coba tanyakan untuk setiap pokok bahasan, dari judul ke sub judul dan sebaliknya, apa hubungan antara judul dan sub judulnya. Semua pertanyaan dan jawaban yang muncul di kepalamu ini, tidak hanya untuk mengujimu, tetapi juga membuatmu fokus pada materi yang sedang kamu pelajari.

Di dalam textbookmu, biasanya terdapat bagian "Tujuan bab" yang akan memberimu target untuk dicapai pada bab itu, sekaligus batasan materi agar kamu bisa tetap fokus pada topik yang kamu pelajari. Mengukur kemampuan sendiri juga merupakan suatu keahlian yang harus dimiliki seorang ilmuwan, maka latihlah sejak sekarang.

Agar aktifitas membacamu lebih 'berbekas', catatlah materi kimia yang kamu pelajari. Catatanmu ini harus memuat ide pokok, rumus-rumus kimia penting dan aplikasi materi kimia tersebut dalam kehidupan.

Lakukan skimming (membaca sekilas) pada setiap bab dahulu sebelum kamu baca secara keseluruhan. Bacalah pendahuluan, kemudian coba pikirkan hubungan antara bab ini dengan bab sebelumnya, kemudian baca semua judul dan subjudul dari bab tersebut, coba hubungkan kesemuanya, dan lihat sekilas rumus-rumus yang akan digunakan. Keseluruhan cara ini akan membuatmu fokus dalam mempelajari satu pokok bahasan ilmu kimia dengan benar.

Habiskan lebih banyak waktu untuk mengerjakan soal-soal latihan. Buku bacaanmu menyediakan banyak contoh soal dan latihan. Cobalah untuk mengerjakan soal-soal latihan di buku textbook kimiamu itu. Satu satunya cara untuk dapat memahami dan menyelesaikan suatu masalah saat kuis nanti ialah dengan melakukan latihan mengerjakan soal sendiri sebanyak mungkin sekarang.

Para atlit dan musisi, lebih banyak melakukan latihan dibandingkan tampil di lapangan/konser. Mereka berlatih delapan jam sehari selama sebulan penuh untuk tampil di lapangan/konser selama satu jam. Oleh karena itu kamu juga akan melakukan hal yang sama. Dalam belajar kimia, kamu harus menghabiskan waktu beberapa jam seminggu untuk menghadapi kuis/ujian yang hanya dua jam. Ini akan memastikan kesuksesanmu dalam mengerjakan ujian.

Jika kamu menemui kesulitan dalam mengerjakan soal, cobalah baca-baca lagi catatan kuliahmu, atau jika tidak bisa, tanyakan temanmu, dan terakhir jika tak bisa juga tanyakan dosen terdekatmu. Dengan usaha ini, kamu pasti akan dapat memahami semua materi di kelas.

Segera puaskan rasa ingin tahumu, jangan biarkan pertanyaan yang ada di kepalamu bertahan terlalu lama tanpa penyelesaian. Segera cari literatur yang menjelaskannya, atau mintalah penjelasan dari dosenmu.

Bacalah Materi Sebelum Perkuliahan

Ini mungkin cara yang sangat klise. Hampir semua dosen dan guru akan menyarankannya. Tetapi karena tidak banyak yang benar-benar melakukannya, aku tuliskan dalam artikel ini.

Banyak sekali yang telah mengetahui hal ini, tetapi sangat sedikit yang benar-benar mampu melakukannya. Seperti yang sebelumnya sudah aku katakan, kalau belajar kimia itu bersifat berkelanjutan, bukan parsial. Maka kamu harus berusaha menghubungkan satu materi dengan materi lainnya dan menemukan hubungan yang tepat.

Sebelum dosen memulai kelas yang membahas materi baru, maka kamu harus lebih dahulu membaca materi yang akan dibahas. Ini akan membantumu menghubungkan materi-materi tersebut dengan materi sebelumnya, sehingga kamu dapat memahami materi baru tersebut dengan cepat dan tepat.

Pastikan kamu mencatat semua informasi yang diberikan dosenmu di papan tulis, Terutama mengenai contoh soal dan cara mengerjakannya. Dengan cara ini kamu dapat mencoba untuk mengerjakan jenis soal yang sama di luar kelas.

Baca kembali buku catatanmu. Ketika keluar kelas, sempatkan untuk membaca ulang catatanmu pada hari itu juga. Review singkat mengenai catatanmu di kelas akan memberikan dampak yang luar biasa pada pemahamanmu akan materi tersebut.

Menyelesaikan Soal-soal

menyelesaikan soal-soal kimia
menyelesaikan soal-soal kimia

Kebanyakan waktumu untuk belajar kimia dihabiskan pada bagaimana menyelesaikan suatu masalah/soal. Baik dari buku bacaan maupun latihan dari dosen. Cara untuk meningkatkan kemampuanmu dalam mengerjakan soal-soal kimia ini ialah dengan mempelajari contoh soal dan penyelesaiannya di buku-buku bacaan, catatan kuliah bahkan di internet. Penyelesaian sebuah soal dalam kimia bisa jadi melibatkan lebih dari satu rumus kimia, bahkan dapat melibatkan lintas pokok bahasan.

Memahami sebuah rumus dalam ilmu kimia jauh lebih penting daripada mengingatnya saja. Memahami sebuah rumus akan memberikan pengaruh yang besar dalam belajar materi kimia. Mengingat rumus-rumus ini tanpa tahu aplikasi dan penggunaannya hanya akan sia-sia. Pahamilah semua rumus yang ada, perhatikan detail-detailnya, lihat bagaimana penggunaanya, amati cara modifikasinya dan hubungannya dengan rumus-rumus lainnya. Dengan begitu, ketika kamu membutuhkannya kamu dapat menggunakannya dengan benar.

Baca Juga:  Cara mengerjakan Soal Kimia Dengan Mudah dan Tepat

Belajarlah Sebelum Praktikum

praktikum kimia
praktikum kimia 

Sebagai mahasiswa kimia, maka salah satu hal terpenting yang harus kamu lakukan ialah Praktikum Kimia. Praktikum di laboraturium ini akan menyita banyak waktumu. Oleh karenanya kamu harus memanfaatkan waktu praktikum ini sebagik mungkin.

Praktikum kimia di laboraturium memiliki bobot penilaian yang sangat tinggi, jadi kamu harus benar-benar merencanakan praktikummu dengan baik. Berikut ini beberapa tips agar praktikum kimiamu berjalan dengan baik:

1. Persiapkan Laporan Praktikummu dengan Baik

Walaupun seisi kelasmu mungkin mencontek laporan praktikum kakak tingkat, tetapi kamu harus beda! Susunlah materi laporan praktikummu sendiri. Ini sebagai latihan kamu untuk menulis sebuah laporan yang baik dan latihan belajar menyusun pustaka yang benar.

Dalam menyusun laporan praktikum yang baik, kamu harus membaca beberpa artikel kimia dan artikel sains tentang topik yang akan kamu kerjakan di laboraturium. Dengan cara ini, kamu terlatih untuk menghubungkan antara praktikum di laboraturium dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari

2. Pahami Langkah-Langkah Praktikummu Dengan Baik

Setelah menyusun laporan praktikum dengan baik dan benar, cobalah untuk benar-benar memahami langkah demi langkah yang akan kamu lakukan di laboraturium. Kamu bisa mempelajari langkah-langkah ini bersama temanmu atau tanya ke kakak tingkatmu.

Cara paling efektif untuk memahami langkah-langkah praktikum kimia yang akan kamu lakukan ialah dengan menonton proses reaksinya di Youtube. Ini adalah langkah yang baru-baru saja saya temukan. Ini mempermudahmu untuk memahami keseluruhan langkah-langkah praktikummu dan bahkan reaksi yang akan terjadi pada saat praktikum di laboraturium kimia.

3. Persiapkan Peralatan Laboraturium

Terkadang, di beberapa kampus (miskin) kamu harus mempersiapkan bahan-bahan praktikummu sendiri. Biasanya praktikum dilaksanakan berkelompok, jadi pembagian tugas membawa bahan ini dibagi rata. Pastikan semua anggota kelompokmu menyelesaikan tugasnya, ini akan sangat membantu jalannya praktikummu. Pengalamanku sendiri, ketika bahan tidak tersedia, maka kamu akan membuang-buang banyak waktu di lab hanya untuk menunggu temanmu mencari bahan baku, ini mengacaukan praktikummu, jangan sampai terjadi!

4. Aktiflah di Kelompok

Biasanya, aku sangat aktif di kelompok, biar mengerti semua langkah dalam praktikum. Dari memegang gelas hingga menghitung rumus kimia, aku lakukan. Biar terbiasa bekerja di lab dengan sempurna. Bahkan karena terlalu aktif, biasanya aku kebanyakan tanya ke asisten lab. XD

Pengaturan Waktu Belajar

Belajarlah untuk mengatur waktumu. Kemampuan dalam mengatur waktu ini sangat diperlukan oleh semua pelajar kimia. Belajar kimia akan sangat menguras tenaga dan memerlukan banyak waktu. Ketika menjadi mahasiswa kimia, usahakan untuk meluangkan waktu setiap harinya untuk belajar kimia. Ini akan mempermudahmu, karena sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Belajar sedikit-sedikit secara terus menerus setiap harinya akan memberikan dampak yang luar biasa pada prestasi belajarmu nantinya.

Jadwalkan waktumu dengan baik, materi-materi apa yang akan kamu pelajari hari ini, besok, lusa bahkan sebulan mendatang. Ini akan sangat membantumu untuk fokus pada target-targetmu.

Jangan menumpuk tugas belajar di satu waktu penuh. Belajar textbook 30 menit sebanyak empat kali sehari lebih dianjurkan dibandingkan 2 jam penuh sekali sehari. Selain tingkat fokusmu yang akan berkurang, belajar dalam waktu yang terlalu lama akan membuatmu bosan dan lelah.

Buatlah Kelompok Belajar dengan Temanmu

Salah satu nasihat yang paling sering saya dapatkan dari dosen saya ialah belajarlah berkelompok. Kebanyakan dari dosen saya menganjurkan untuk belajar kelompok. Bentuklah tim belajar kelompok yang terdiri dari empat hingga enam orang, kemudian lakukan belajar kelompok.

Belajar kimia secara berkelompok ini akan menghemat waktumu dan menyenangkan. Menghemat waktumu karena setiap orang pasti memiliki pemahaman dan informasi yang berbeda-beda, maka dari itu bertukar informasi ini akan sangat menguntungkan. Selain hal itu, belajar berkelompok akan menyenangkan karena kamu sedang membahas suatu topik yang menarik bersama teman seusiamu. Pasti akan seru.

Belajar Dengan Berbagai Perangkat

Walaupun saya adalah tipikal Mahasiswa yang irit alias pelit, tetapi saya mengakui bahwa belajar hanya dengan ebook ialah pilihan yang kurang tepat. Jika kamu memiliki cukup uang, belilah buku hardcopy (nyata), atau kamu bisa cetak e-bookmu.

Saya sudah membuktikan bahwa belajar menggunakan ebook tidak terlalu efektif. Matamu akan cepat lelah dan mengantuk(ini alasan aku kebanyakan tidur), karena itu segeralah beli printer untuk mencetak ebookmu atau kamu bisa mencetaknya di percetakan secara sedikit-sedikit.

Jika belajar dengan ebook di laptop aku larang, sebaliknya, belajar di gadget Android aku anjurkan. Ketika aku berada di semester akhir, menghadapi skripsi, aku banyak memasukkan app android tentang kimia dan ebook-ebook kimia di smartphone androidku. Alasannya sederhana, biar bisa baca ketika di angkot/bus.

Tidak hanya ini akan memberikanmu pengetahuan baru, tetapi ini juga menghemat dan mengefisienkan waktumu. Daripada bengong nunggu teman di kantin, kamu bisa membaca atau sekedar bermain-main dengna app Kimia di Androidmu. Ini membuat waktu tidak produktif menjadi berisi dan mencerdaskan.

Mungkin itu dulu tips belajar kimi secara efektif yang bisa aku sharingkan. Tips lainnya mungkin akan aku berikan juga tentang bagaimana Persiapan ujian, bagaimana mendapatkan perhatian dosen dan bagaimana menyelesaikan laporan praktikum.

Unduh

6 comments

Aku kurang sukak kimia >,<

Hehe.... Kalau masih SMA harus tetep belajar, apalagi di IPA.. Kalau udah kuliah, boleh belajar yang lain.. Tapi Kimia juga penting. :D

Yap.. Nevermind my Ultra mastah

saya mah nyerah deh belajar kimia :D

makasih mas buat informasinya :)

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top