Pengertian dan Dampak Efek Rumah Kaca [Makalah] - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Pengertian dan Dampak Efek Rumah Kaca [Makalah]


Makalah Efek Rumah kaca ini disusun oleh mahasiswa Kimia Universitas Brawijaya dalam format .PDF . Lebih tepatnya mereka ini satu tingkat di bawahku, semua tulisan mereka yang membuatnya. Aku cuma melakukan editing di beberapa bagian saja.

Tujuan dibuatnya makalah pengertian dan dampak efek rumah kaca ini ialah untuk menyelesaikan tugas mata kuliah kimia lingkungan. Selebihnya ialah untuk menambah wawasan dan memberikan informasi terkini mengenai fenomena lingkungan terkini yaitu efek rumah kaca.

Makalah Selengkapnya ada di bagian paling bawah (bisa di unduh)

Dampak Efek Rumah Kaca dan Cara Menanggulanginya


pengertian dan Dampak efek rumah kaca
pengertian dan dampak efek rumah kaca

Adapun Makalah Kimia Lingkungan Bertajuk Efek Rumah Kaca membahas tentang beberapa hal yakni:

Latar Belakang

Temperatur di bumi saat ini sangat panas, ini menyebabkan cuaca tidak menentu. Kemungkinan penyebabnya ialah tingginya kadar CO2 di atmosfer. Kadar CO2 yang tinggi ini membuat sinar UV yang harusnya terpantul ke luar bumi tertahan di dalam atmosfer sehingga temperatur bumi meningkat, hal ini disebut efek rumah kaca.
Pentingnya pengetahuan mengenai pengertian efek rumah kaca dan dampak efek rumah kaca ialah untuk semua orang yang tinggal di bumi.

Rumusan Masalah

  1. Apa pengertian efek rumah kaca?
  2. Jelaskan proses terjadinya efek rumah kaca?
  3. Dampak buruk dari fenomena efek rumah kaca?
  4. Usaha apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak buruk efek rumah kaca?

Tujuan

  1. Mengetahui pengertian fenomena efek rumah kaca
  2. Mengetahui proses terjadinya efek rumah kaca
  3. Memahami dampak dari efek rumah kaca
  4. Mengerti cara mengurangi dampak efek rumah kaca.

Pengertian Efek Rumah Kaca

Dalam sebuah rumah kaca, sinar matahari yang masuk ke dalam akan dipantulkan oleh bagian dalam dari kaca ke atas, tetapi karena di bagian atasnya ialah kaca, maka sinar yang terpantul ke atas ini akan terpantul masuk lagi, hal ini berlaku terus menerus sehingga bagian dalam rumah kaca bertemperatur panas.

Hal yang sama terjadi pada bumi kita. Lapisan atmosfer kita memiliki kandungan CO2 yang terlalu tinggi saat ini, sehingga gas-gas seperti CO2 ini berlaku seperti kaca, ia akan memantulkan sinar panas yang akan keluar dari atmosfer bumi sehingga kembali ke dalam bumi, akibatnya bumi menjadi panas. Hal ini disebut dengan efek rumah kaca.

Fenomena ini dikenalkan pertama kali oleh Joseph Fourier pada tahun 1824 dan merupakan proses yang terjadi ketika atmosfer memanaskan suatu planet. Seperti yang terjadi pada Mars, Venus, dan benda-benda langit beratmosfer lainnya. Efek rumah kaca ini sebenarnya  peristiwa yang akan terjadi secara alami, namun dengan tingginya emisi gas karbon dioksida CO2  maka proses yang terjadi lebih cepat.

Efek Rumah Kaca yang terjadi terlalu cepat ini menjadi masalah yang sangat serius bagi bumi dan penghuni bumi (read: manusia)

Gas Rumah Kaca

Gas rumah kaca yang memberikan dampak pemantulan sinar matahari ialah gas H2O dari air laut, CO2, N2O, CH4, SF6 dan lain-lain.

Mekanisme Terjadinya Efek Rumah Kaca

Sinar matahari yang masuk ke atmosfer bumi, akan diserap sebagian, kemudian sisanya dipantulkan. Radiasi yang dipantulkan ini akan mengenai gas-gas rumah kaca yang berada di atmosfer bumi, kemudian radiasi ini akan dipantulkan kembali ke bumi, hal ini berlangsung terus sehingga energi radiasi tertahan di bumi dan membuat temperatur bumi menjadi panas.

Dampak Buruk Dari Efek Rumah Kaca

Beberapa dampak buruk yang terjadi akibat adanya efek rumah kaca ialah:

Iklim tidak menentu

Karena panas yang tinggi (global warming) akibat efek rumah kaca, maka uap air yang berada di udara bertambah. Artinya udara akan semakin lembab dan hujan akan sering terjadi.

Peningkatan hujan ini telah terjadi sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1% dalam seratus tahun terakhir ini. Badai akan menjadi lebih sering. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah.Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda.

Peningkatan permukaan laut karena es di kutub mencair

Es di wilayah kutub telah mencair sehingga tinggi permukaan air laut di seluruh dunia telah meningkat sekitar 10–25cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9–88 cm (4–35 inchi) pada abad ke- 21.

Perubahan tinggi permukaan air laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan 100cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6% daerah Belanda, 17,5% daerah Bangladesh, dan banyak pulau-pulau.

Suhu Global Meningkat

Suhu global meningkat, atau dikenal dengan Global Warming. Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya ketika suhunya meningkat, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat.

Lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam

Permasalahan Ekologis

Hewan, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya terancam mati karena efek pemanasan global. Kehilangan spesies-spesies kecil akan menyebabkan hilangnya spesies besar akibat rantai makanan yang terputus.

Ketika terjadi pemanasan global, hewan cenderung bermigrasi ke arah kutub atau ke wilayah pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah tumbuhnya, mencari daerah-daerah baru karena habitatnya yang lama menjadi terlalu panas.

Penyebab terjadinya Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya

Sedangkan faktor utama terjadinya efek rumah kaca, diantaranya: Kerusakan hutan dan lahan hijau, penggunaan energi fossil yang berlebihan, dan pembuangan limbah gas yang tidak terkendali.

Contoh Fenomena Efek Rumah Kaca

Pengukuran menunjukkan bahwa pada tahun 2000, Greenland telah kehilangan 1,5 triliun ton es. Artinya, pemanasan global sedang terjadi disebabkan karena efek rumah kaca.

Perubahan dalam 12 tahun terakhir yang paling mengkhawatirkan para ilmuwan adalah yang terjadi di Artik, dimana lautan es musim panasnya lumer, dan hilangnya massa es beralas daratan pada lokasi-lokasi kunci di seluruh dunia. Semuanya terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan (Wahono, 2011).

Cara Mengurangi Terjadinya Efek Rumah Kaca Dalam Kehidupan Sehari-hari

Penanaman satu miliar pohon per tahun bisa menurunkan emisi gas rumah kaca, sehingga target 26 persen pada 2020 diharapkan bisa tercapai. Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sekitar 26 persen pada 2020 mendatang, antara lain melakukan upaya pengendalian kerusakan hutan, penggunaan energi dan transportasi, serta pengolahan limbah.

Penanggulangan kebakaran hutan yang serius dari pemerintah akan memberikan dampak penurunan efek rumah kaca yang signifikan. Selain itu, reboisasi besar-besaran akan membuat efek rumah kaca berkurang secara drastis.

Banyak hal yang sederhana dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca. Diantaranya ialah mengurangi pemakaian energi(apapun), tidak membakar plastik, mengurangi emisi limbah ke alam, melakukan penanaman pohon di sekitar rumah, atau menggunakan energi baru yang ramah lingkungan, seperti gas hidrogen.

Kesimpulan

Beberapa solusi untuk mengatasi adanya efek rumah kaca dapat dilakukan dari pihak pemerintah dan masyarakat untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan. Dari pemerintah dapat dilakukan dengan membuat kebijakan untuk mengajak masyarakat dalam menanggulangi efek rumah kaca. Sementara masyarakat dapat melakukan kegiatan-kegiatan dalam kehidupan sehari-hari

Untuk Mengambil makalah Lengkapnya, silahkan klik disini

Unduh

1 comments:

Pada dasarnya efek rumah kaca adalah suatu aktivitas alam yang normal, namun seiring pertambahan gas rumah kaca sehingga hal ini menjadi masalah, bahkan sampai pada Kandungan Karbon Pada Ekosistem Hutan.

http://www.atobasahona.com/2015/12/kandungan-karbon-pada-ekosistem-hutan.html

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top