Prospek Pekerjaan Terbaik untuk Lulusan Kimia MIPA - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Prospek Pekerjaan Terbaik untuk Lulusan Kimia MIPA


Pekerjaan Impian Mahasiswa Kimia

Kali ini Mystupidtheory.com akan sharing mengenai prospek kerja dari para lulusan Ilmu kimia. Beberapa dari pengunjung mungkin adalah murid SMA yang tertarik untuk mendalami jurusan Kimia. Jadi dengarkan guys! Ini akan sangat penting buat kalian.

Kuliah di jurusan kimia, biasanya masyarakat hanya akan mengidentikkan kita dengan bom. Ya! Seolah-olah semua mahasiswa kimia bisa membuat peledak. Padahal enggak juga.

Maka kali ini kita akan mengulas lebih jauh mengenai profesi terbaik untuk para lulusan kimia. Semoga bisa membuat kalian lebih tertarik untuk belajar kimia.

Oh ya, ini aku ambil dari web berbahasa Inggris, karena aku sendiri sudah memilih profesi yang diluar jalur kimia. :D

So this is it! Beberapa profesi terbaik untuk lulusan Ilmu Kimia (sains murni):

Kimiawan saintis
Kimiawan saintis

Agrochemist

Aku kurang yakin kalau profesi ini sudah ada di Indonesia, tetapi profesi ini benar-benar dibutuhkan di negara-negara maju. Agrochemist merupakan kimiawan yang bekerja dalam bidang agroindustri (industri pertanian dan perkebunan). Pokok utama pekerjaannya ialah untuk meningkatkan hasil panen dan sumberdaya pangan manusia. Penelitian, produksi dan analisis herbisida juga pestisida adalah tanggung jawab mereka. Mereka dibutuhkan baik di instansi pemerintah maupun di pihak swasta(Perusahaan)

Biochemist

Biochemist cukup populer dan diperlukan di Indonesia, terutama dalam bidang medis. Biokimia merupakan gabungan dari biologi dan kimia organik. Seorang biochemist adalah kimiawan yang mempelajari makhluk hidup dan proses-proses kimia yang terjadi dalam makhluk hidup tersebut. Biochemist dibutuhkan dalam bidang penelitian medis obat-obatan, dan penelitian obat hewan (veterinary).

Geochemist

Geochemist adalah salah satu profesi yang memiliki masa depan cerah di Indonesia, walaupun hingga sekarang posisi ini lebih banyak ditempati oleh lulusan geologi. Geochemist merupakan seseorang yang mampu melakukan penelitian mineral, bebatuan dan penambangan. Mereka juga mampu menganalisa dampak penambangan di suatu wilayah. Profesi ini diperlukan oleh banyak perusahaan tambang di seluruh dunia.

Kimiawan Anorganik

Kimiawan Anorganik adalah orang yang mampu melakukan penelitian dalam bidang material dan kristal. Selain mempelajari mengenai pelapisan logam, pembentukan kristal dan beragam desain material lainnya, seorang kimiawan anorganik juga mampu meneliti pembuangan limbah tambang.

Ahli Forensik

Ahli Forensik aldalah kimiawan yang bekerja di lokasi kriminal untuk melakukan penyelidikan terhadap bukti-bukti kejahatan yang terjadi. Mereka menyelidiki sisa rambut, serat pabrik, minyak, oli, cat juga darah yang terdapat pada suatu lokasi terjadinya kejahatan. Analisa terhadap DNA memberikan keterangan yang lebih lengkap pada pada peneliti forensik.

Ahli Lingkungan  

Ahli lingkungan merupakan prospek kerja yang sangat luas dari para lulusan kimia terutama di Indonesia. Ahli lingkungan adalah kimiawan yang meneliti tentang dampak lingkungan dari aktifitas industri dan tambang manusia.

Kimiawan lingkungan ini memberikan teknik pengelolaan limbah untuk perusahaan agar tidak menghasilkan limbah yang berbahaya. Hampir semua industri yang bergerak dalam produksi memerlukan para ahli kimia lingkungan.

Physical Chemist

Kimiawan Fisik (physical chemist) adalah orang yang mampu melakukan penelitian dalam skala molekuler dan atom. Kimiawan fisik sangat diperlukan di berbagai bidang kimia, terutama yang berhubungan dengan sifat fisis suatu senyawa.

Belakangan ini lingkup kerja para ilmuwan kimia fisik populer dalam nanosains dan nanopartikel. Kimiawan fisik juga seringkali terlibat langsung dalam analisis lingkungan dan penanganan lingkungan. Banyak industri yang memerlukan seorang kimiawan fisik, terutama untuk menangani produksi dan limbah suatu pabrik.

Organic Chemist

Kimiawan organik (organic chemist) adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menganalisa dan meneliti mengenai senyawa organik. Kemampuan ini sangatlah penting dan diperlukan dalam industri-industri. Pabrik karet, obat-obatan, bedak dan kosmetik bahkan bahan bakar semuanya merupakan senyawa karbon yang menjadi keahlian Kimiawan organik. Hampir semua perusahaan farmasi di Indonesia memerlukan kimiawan organik ini, kemampuan mereka dalam mensintesis senyawa karbon akan sangat dibutuhkan di perusahaan farmasi.

Sales Bahan Kimia

Setiap industri produksi pasti memerlukan bahan kimia. Beragam kebutuhan bahan kimia ini akan dipasok ke pabrik-pabrik melalui seorang sales bahan kimia. Perusahaan pemasok bahan kimia dalam jumlah besar pasti memerlukan sales bahan kimia. Mereka mungkin tidak ahli di laboraturium, tetapi kemampuannya dalam bernegosiasi dan menawarkan bahan kimia akan sangat diperlukan perusahaan industri.

Baca juga: Klasifikasi Materi Kimia serta Sifat-Sifat dan Perubahannya

Pendidik/Dosen

Hampir semua lulusan ilmu kimia MIPA dapat menjadi dosen. Tetapi untuk menjadi seorang dosen, diperlukan tingkat pendidikan yang lebih dari sekedar sarjana, mereka harus S2 (bergelar master).

Sedangkan untuk menjadi seorang pendidik tidak perlu gelar master, hanya perlu melatih kemampuan menjelaskan dan menguraikan materi saja sudah bisa menjadi guru SMA ataupun guru Les. Peluang ini terbuka lebar mengingat mata pelajaran kimia adalah mata pelajaran wajib.

26 comments

Lalu apa profesi yg sedang anda jalani saat ini , dan bekerja dimana? Knapa keluar ?

Saya mahasiswa, dulu ngajar les, keluar karena dapat kesempatan untuk S2. :)

keren ka. saya mau nanya, sekarang kaka S2 dimana dan univ apa? beasiswa ga ka? beasiswa apa?

S2 di Okayama University, Jurusan Kimia, bidang Molecular Simulation. Ga beasiswa, tp sy dibiayain Professor sy untuk kuliah dan hidupnya, sebagai gantinya sy kerja disini sbg assistant researcher.

keren banget, kak
saya mau tanya klau ambil jurusan kimia banyak nggak peluang untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri?

keren kak..
aku mau tanya. kalau jurusan kimia ada ga peluang untuk dapat beasiswa keluar negeri?

Gimana yahh.... Saya kira sangat banyak sihh... Kimia itu ilmu dasar yang menjembatani sains lainnya. Kalau dari jurusan kimia, kemudian saat skripsi kamu ambil biokimia, maka km bisa ambil banyak sekali bidang biokimia di luar negeri (dari belajar hewan, tanaman, bakteri, dll..) Kalau dari jurusan kimia, kemudian km ambil kimia fisika, kamu bisa ambil banyak sekali bidang kimia fisik di luar negeri, dari spektroskopi, polimer, industri, dll.. (Sangat banyak).. Jadi sangat banyak peluang untuk dapat beasiswa. Sy juga punya banyak teman dari jurusan kimia yang kuliah di luar negeri, artinya ada banyak peluang.

Yang lebih penting ialah usaha, strategi dan persiapan untuk ke luar negeri..

Mudah2an nanti saya bisa tuliskan beberapa tips agar bisa melanjutkan kuliah di Luar Negeri berdasarkan pengalaman saya pribadi dan beberapa teman lain.. Silahkan subscribe blog ini atau main2 ke blog ini lagi nanti.. Terimakasih.. :)

Ka, kaka molecular simulation? Itu termasuk komputasi kimia kah? Kebetulan saya sedang S1 jurusan kimia dan sedang skripsi mengenai kimia komputasi, pemodelan. Prospek kimia komputasi gimana mnrut kaka? Di indo ataupun diluar?

Hai kak,saya jurusan kimia,saya mau pendapat kk tentang bidang kimia yang mana lebih banyak prospek kerjanya?
Dan bidang kimia yang sangat di butuhkan indonesia itu bidanng kimia apa?

Sory telat balasnya.. Iya, saya di bidang molecular simulation yang merupakan lingkup dari komputasi kimia. Mungkin bidang kita sama.

Prospek dalam hal apa nih? Kalau dalam hal pekerjaan, jelas sekali di Indonesia, untuk bekerja di bidang kimia komputasi yang saya ketahui hanyalah sebagai peneliti, dan lembaga penelitian di Indonesia masih sedikit, LIPI, MITI dan Universitas. Tetapi kalau untuk prospek kerja di luar negeri, sepertinya banyak. Karena kimia komputasi itu cutting edge (bagian terdepan) dalam riset-riset sains di luar negeri (Universitas maupun perusahaan bonafit).

Kalau untuk prospek kuliah di luar negeri, sepertinya sangat terbuka dan peluangnya sangat besar mengingat peminatnya sangat-sangat sedikit (karena memang dianggap sulit).

Semoga membantu.. Terimakasih.

Hai, sori baru balas. Kalau bicara di Indonesia sebenarnya bidang kimia tidak terlalu menjadi pertimbangan, tetapi teman2 saya yang sudah lulus dan memutuskan bekerja, rata2 pekerjaan mereka ialah dibidang analisis.

Saran saya pribadi kalau kamu mau ambil bidang kimia, pilihlah yang paling menarik dan mudah menurutmu. Ingat pilih yang paling menarik (dulu) baru kemudian yang paling mudah.

Tetapi perusahaan biasanya membutuhkan lulusan kimia yang punya skill dalam pengoperasian alat, jadi kalau kamu masih kuliah, banyak2lah belajar mengenai instrument-instrument penting, seperti NMR, AAS, (yg sejujurnya saya tidak bisa). Kalau kamu ada di kota besar, pasti banyak pelatihan penggunaan alat2 ini, mungkin bayarnya mahal, tetapi ini salah satu point penting agar kamu dapat kerja.

Setiap peneliti dan dosen akan berbeda pendapat untuk pertanyaan ini. Akan banyak sekali yang bilang kalau yang paling dibutuhkan ialah kimia yang aplikatif. Tetapi pendapat saya sebagai mahasiswa yang belajar kimia komputasi (teoritis) ialah: Indonesia juga butuh pengembangan penelitian Kimia Komputasi, karena penelitian komputasi itu hanya butuh komputer dan ide, artinya tidak perlu beli bahan baku (yang sangat sulit pengadaanya di Indonesia) dan merupakan titik terdepan dalam penelitian di dunia.

Semoga membantu.

hai ka saya baru aja lulus dari sarjana kimia. pengen lanjut S2..pengennya sih di luar negri..tapi aku ga pinter ka..

Hai.. Saya juga nggak pinter, makanya belajar.. :D
Bagus kalau sudah mantap niatnya untuk ke luar negeri.. Yang paling pertama harus dilakukan ialah persiapan Bahasa Inggris (Caranya belajar Bahasa Inggris sudah aku tulis di blog ini juga).
Kalau udah nggak ada masalah dengan B. Inggris, selanjutnya coba hubungi dosen kamu, minta saran untuk universitas mana yang mungkin bisa kamu masukin, kemudian minta juga masukan untuk membuat proposal penelitian (biasanya menjadi persyaratan utama dalam beasiswa)

Semoga sukses..

Permisi mas mau tanya, apakah kebanyakan lulusan kimia bakal menjadi guru? Seperti guru les dsb?

Nggak, justeru kebanyakan teman-teman saya bekerja sebagai analis di perusahaan atau bagian lingkungan. Umumnya kimia murni itu bisa bekerja di laboraturium, makanya dibutuhkan oleh perusahaan, tetapi beberapa teman (terutama cewek) memilih menjadi guru. Mungkin karena jam kerjanya lebih manusiawi.. :V
Thanks, semoga membantu.

Kak saya ngambil jurusan kimia, tapi saya takut prospek kerjany kedepan, saya tidak mau jadi pengajar soalny, tapi jujur saya sangat suka dengan pelajaran kimia, minta solusinya kak ?

Apakah memang Kimia MIPA tidak bisa bekerja di bagian dari jurusan teknik kimia, soalny saya tahun ini pindah ke Kimia MIPA dari jurusan teknik kimia ?

Bisa kok, sepertinya sampai sekarang belum ada garis batasan yang jelas antara kerjaan teknik kimia dengan kimia di Indonesia.. Tapi kalau emang mau prospek kerja di bidang teknik kimia, mendingan ambil teknik kimia saja.. Kalau kimia murni rata-rata bidang kerjanya di laboraturium basah dan berhubungan dengan penelitian.

Hai kak saya baru mau masuk ke jurusan analisis kimia d3, di analisi kimia kita belajar apa aja dan prospek kerjanya gimana? Terus kita bisa lanjutin s1 nya kemana aja
Maaf ya kak banyak banget pertanyaanya

Hai kak saya mau tanya, saya mau masuk ke jurusan analisis kimia d3. Dindalam analisis kimia kita belajar apa aja kak? prospek kerjanya gimana? Dan bisa ngelanjutin s1 ke jurusan apa aja?

Hai kak saya mau tanya, saya mau masuk ke jurusan analisis kimia d3. Dindalam analisis kimia kita belajar apa aja kak? prospek kerjanya gimana? Dan bisa ngelanjutin s1 ke jurusan apa aja?

Saya pribadi kurang begitu paham. Tapi ini jawaban temennya temen saya yang kuliah d3 analisis kimia.
Materi yang dipelajari di kuliah ialah pengembangan materi-materi kimia SMA, dan banyak materi terapannya. D3 Analisis kimia lebih banyak prakteknya (analisis).

Prospek kerjanya terutama merujuk pada laboraturium industri, lab pangan, dan beberapa lab lainnya.

Untuk jenjang S1-nya saya kurang tahu. Kemungkinan bisa masuk kuliah jurusan ilmu pangan atau ilmu kimia(satu orang teman saya melakukan ini).

Kak saya mau tanyaa kalo saya S1 kimia murni apakah bisa lanjut S2 di teknik kimia?

Pada Umumnya bisa. Tetapi mungkin beberapa kampus memberikan persyaratan tambahan..

Mnurut kakak, bagusan saya mengambil teknik kimia di ui atau teknik perminyakan

Emm.. Sulit untuk diputuskan. Teknik perminyakan kawasan kerjanya sangat spesifik di pertambangan tetapi teknik kimia kawasan kerjanya lebih luas.

Yang saya tahu untuk pekerjaan dalam bidang perminyakan, kalau di lokasi tambangnya itu ada di lautan, biasanya yang kerja di perminyakan tinggal 3 bulan di lautan dan libur 1 bulan untuk ke daratan. Artinya kamu bakalan selalu jauh dari keluarga. Kalau wanita maka perminyakan tidak saya anjurkan.

Sedangkan kalau teknik kimia bisa lebih luas bidang kerjanya bisa di daratan dan tetap tinggal bersama keluarga.

Silahkan pertimbangkan lagi :)

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top