Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi


Salah satu pokok bahasan penting yang berkaitan dengan pengertian atom ialah maslaah konfigurasi elektron dan elektron valensi. Kedua materi ini saling berkaitan dan dapat memberikan gambaran umum mengenai sifat suatu unsur.

Pengertian Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi

Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron merupakan penyusunan tempat elektron-elektron pada orbital suatu atom berdasarkan tingkatan energinya yang berbeda.

Elektron akan mengisi orbital atom berdasarkan aturan Aufbau. Aufbau berasal dari kata berbahasa German yang berarti "membangun". Sehingga prinsip dari aturan Aufbau ialah mengisi formasi elektron dari tingkat energi yang yang terendah.

Sebenarnya untuk melakukan pengisian elektron (mengetahui konfigurasi elektron) terdapat tiga prinsip yaitu Aturan Aufbau, Prinsip Larangan Pauli dan Aturan Hund's. Tetapi untuk mempermudahnya, ketiga aturan tersebut dirangkum menjadi beberapa poin-poin aturan berikut ini:
1. Elektron selalu mengisi orbital pada tingkat energi terendah dahulu. 1s akan diisi dahulu sebelum 2s, dan 2s akan diisi terlebih dahulu baru kemudian 2p dst.
2. Larangan Pauli menyatakan tidak ada elektron yang memiliki bilangan kuantum yang sama. Jadi prinsip ini menjelaskan bahwa jika elektron menempati orbital yang sama, maka elektron tersebut memiliki bilangan spin yang berlawanan -1/2 dan 1/2.
3. Aturan Hund menyatakan bahwa elektron akan menempati orbital yang kosong terlebih dahulu hingga penuh baru melakukan pengisian pada orbital yang telah terisi satu elektron. Maksimal pengisian elektron ialah 2 elektron dalam satu ruang orbital.
aturan hund
aturan hund


Elektron Valensi

Elektron valensi ialah elektron dengan energi tertinggi dalam atom. Sehingga elektron ini merupakan elektron yang paling reaktif.

Elektron valensi ini bisa saja dilepaskan, diterima ataupun dibagikan untuk digunakan secara bersama-sama untuk membentuk suatu ikatan kimia. Sehingga unsur-unsur yang memiliki kesamaan elektron valensi memiliki sifat yang mirip satu sama lainnya. Mereka yang memiliki elektron valensi yang smaa akan cenderung berinteraksi dan bereaksi dengan cara yang mirip. Keunikan sifat dan keteraturan elekron valensi ini telah tercakup dalam tabel Sistem Periodik Unsur.
elektron valensi Sistem periodik unsur
elektron valensi Sistem periodik unsur
Pertama, semakin tinggi energi elektron maka dapat berpindah ke orbital terluar atom. Sesuai dengan aturan Aufbau, maka orbital 4s akan terisi lebih dahulu dari orbital 3d. Karena 3d memiliki energi yang lebih tinggi dari 4s.

Kedua, gambar diatas juga menjelaskan mengenai cara untuk mendeskripsikan suatu unsur dengan konfigurasi elektron terakhirnya. Seperti atom H yang konfigurasi elektron valensinya ialah 1s1 maka orbital dari atom ialah orbital s dan merupakan jumlah elektron dalam atom H. Hal ini dapat dijelaskan dalam tabel berikut:
Konfigurasi Elektron Sub Kulit


Aturan lainya yang berlaku dalam konfigurasi elektron dan elektron valensi ialah Aturan Oktet yang telah saya bahas di sini

Sumber: http://www.sparknotes.com/chemistry/fundamentals/atomicstructure/section2.rhtml

Artikel Kimia ini termasuk dalam proyek Cara Belajar Kimia Online
Untuk mebaca materi kimia lainnya silahkan Klik Di Sini



What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top