Tabel Sistem Periodik Unsur Kimia - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Tabel Sistem Periodik Unsur Kimia


Tabel Sistem Periodik Unsur Kimia yang saat ini kita gunakan ialah sebuah tabel periodik unsur kimia yang diusulkan oleh Mendeleev kemudian dimodifikasi sesuai dengan sifat-sifat unsur.

Dimitri Mendeleev menata unsur-unsur kimia yang telah diketahui dalam sebuah tabel periodik unsur yang teratur berdasarkan nomor atomnya.

Kesamaan Sifat Unsur dalam Sistem Periodik Unsur

Setiap unsur  materi kimia yang memiliki kesamaan dengan unsur lainnya dikelompokkan dalam satu kolom.
contohnya pada gambar berikut:

Unsur Golongan I

 Kesamaan Sifat Fisik

  • Lunak
  • Bersifat Logam.

Kesamaan Sifat Kimiawi

  • Sangat Reaktif
  • Bereaksi secara tidak stabil dan mudah meledak terhadap air (H2O)
  • Bereaksi dengan Klorin (Cl) membentuk garam yang mudah larut dalam air. 
Tabel Sistem Periodik Unsur Kimia
 Gambar di Bawah ini merupakan Tabel Periodik Unsur sederhana yang diajukan oleh Dmitri Mendeleev.

Keterangan:
  • Setiap unsur dinyatakan dalam satu kotak dengan simbol unsurnya yang memuat data nomor atom dan nomor massa. Beberapa tabel dikembangkan dengan menambahkan berbagai informasi detail mengenai unsur. 
  • Unsur di bagi atas 7 periode (Baris horizontal)
  • Unsur terbagi atas 18 kolom, pada sistem lama digunakan pelabelan I hingga VIII dan dipisahkan atas golongan A dan B. 
  • Pada bagian bawah terdapat dua baris data unsur yang disebut Golongan Transisi Dalam (inner transition).
  • Golongan (1) I A dikenal sebagai golongan Logam Alkali
  • Golongan (2) II A dikenal sebagai golongan Alkali Tanah
  • Golongan (17) VII A dikenal sebagai golongan halogen
  • Golongan (18) VIII A dikenal sebagai golongan gas mulia (Noble gases)
  • Dalam Sistem Periodik Unsur, terdapat tiga pengelompokan jenis unsur, yaitu: logam, metaloid dan non logam. Seperti pada gambar;

Kecenderungan Sifat Dalam Tabel Periodik Unsur

Beberapa sifat dan data dalam sebuah sistem periodik unsur memiliki kecenderungan untuk meningkat ataupun berkurang berdasarkan posisi unsur tersebut.

Ukuran Atom

Ada dua tren pola di dalam Tabel Periodik Unsur Kimia mengenai ukuran atom;
  1. Semakin ke bawah, ukuran atom akan semakin meningkat. Hal ini di sebabkan karena elektron valensi akan menempati bagian luar atom yang jauh dari nukleus, semakin jauh elektron valensi maka ukuran atom akan meningkat.
  2. Semakin ke arah kanan, ukuran atom akan semakin kecil. Pola ini mungkin tidak masuk akal menurutmu, karena jumlah elektron semakin ke kanan ialah semakin meningkat. Mungkin di awal kamu berfikir bahwa semakin banyak elektron maka semakin besar ukuran sebuah atom. Tetapi yang terjadi ialah semakin banyak proton dalam sebuah atom maka akan semakin kuat nukleus dalam menarik elektron disekitarnya, sehingga jarak elektron ke nukleus semakin kecil dan ukuran atom semakin kecil. 
Pola Ukuran Atom

Energi Ionisasi

Atom yang netral memiliki jumlah muatan positif (proton) yang sama dengan muatan negatif(elektron).

Ketika atom netral mendapatkan elektron atau melepaskan elektron maka akan menghasilkan ion.

Ion yang diperoleh ketika atom mendapatkan elektron disebut anion (negative ion). Sedangkan ion yang terbentuk ketika atom melepaskan elektronnya disebut kation (positive ion).

Perhatikan diagram berikut ini untuk lebih memahami mengenai proses reaksi kimia yang menyebabkan perubahan atom menjadi ion.

Proses Ionisasi dari atom netral
Proses ionisasi ini memerlukan energi untuk melepaskan elektron dari gaya tarik nukleus(inti atom) sehingga elektron lepas dari atom, energi ini disebut dengan energi Ionisasi (kJ/mol).

Berikut ini ialah diagram yang menampilkan data energi ionisasi pertama beberapa unsur;

Diagram energi Ionisasi Unsur Golongan I- VIII A
Pada Tabel Sistem Periodik Unsur Kimia terdapat pola pada data energi Ionisasi Unsur, yaitu;
  1. Energi Ionisasi meningkat ke atas dalam satu golongan. Ini terjadi karena atom yang elektron terluarnya jauh dari inti atom akan semakin mudah dilepaskan, sehingga atom paling bawah ialah yang terkecil energi ionisasinya.
  2. Energi Ionisasi meningkat ke kanan dalam satu periode. Ini terjadi karena semakin ke kanan energi tarikan dari inti atom kepada elektron meningkat, sehingga diperlukan energi ionisasi yang lebih tinggi untuk melepaskan satu elektronnya. 
Berikut ini gambar yang mewakili kondisi di atas;

Pola eneri Ionisasi dalam Sistem Periodik Unsur

Afinitas Elektron


Afinitas elektron merupakan perubahan energi yang terjadi ketika sebuah elektron ditambahkan lapisan atom terluar untuk membentuk ion negatif.

Energi afinitas elektron ini dapat bernilai positif ataupun negatif.

Semakin tinggi energi afinitas elektron ditunjukkan oleh angka negatif yang lebih tinggi pada data energi afinitas elektronnya.

Berikut ini data beberapa energi afinitas elektron. 

Data energi afinitas elektron unsur golongan I-VIII A
Terlihat bahwa logam memiliki energi afinitas elektron yang sangat rendah. Atom-atom logam ini cenderung lebih stabil dalam keadaan ion positifnya, dan ketika di paksa untuk membentuk ion negatifnya, ion akan terpecah dan membentuk atom netral.

Maka dapat disimpulkan bahwa pola afinitas elektron dalam sistem periodik unsur ialah;
  1. Afinitas elektron cenderung semakin ke atas semakin meningkat dalam satu golongan. 
  2. Afinitas elektron cenderung semakin meningkat semakin ke kanan dalam satu periode. 
Digambarkan dalam;

Kecenderungan afinitas elektron dalam Sistem Periodik Unsur

 Review Singkat

Walaupun terdapat beberapa ketidakteraturan dan beberapa pengecualian, pola kecenderungan sifat dalam satu tabel periodik unsur kimia dapat disingkat, yaitu;
  • Kecenderungan untuk ukuran atom ialah berlawanan dengan trend energi ionisasi.
  • Golongan 16 (VIA) dan 17 (VIIA) memiliki kecenderungan untuk menarik elektron sangat kuat. Dengan kata lain mereka cenderung membentuk ion negatif. 
  • Golongan 1 (IA) dan 2 (IIA) memiliki kecenderungan untuk melepaskan elektron. Mereka cenderung membentuk ion positif. 
  • Golongan 18 (VIIIA) tidak memiliki kecenderungan untuk menarik ataupun melepaskan elektron. Sehingga mereka memiliki energi ionisasi yang sangat tinggi dan afinitas elektron yang sangat rendah. 
Sekian. Thanks for reading! Keep a good work! Bye!

Reff:: 

Ryerson, High School Chemistry 11, Mc Graw-Hill

Artikel Kimia ini termasuk dalam proyek Cara Belajar Kimia Online

BONUS! Tabel Sistem Periodik Unsur Kimia Lengkap yang saya gunakan ketika Kuliah.

Saya mencetak Tabel Sistem Periodik Unsur Ini dalam kertas poster dan menempelnya di kamar, untuk hiasan sekaligus untuk belajar.
:D

Silahkan Klik Di Sini

3 comments

haha Dulu saya SMP di suruh Wali Kelah buat ngehapal ini hahaha :) nice posting gan
di tunggu kunjungan baliknya

Wahh hebat, saya baru diminta menghafal ini saat SMA.. Iya, semoga bermanfaat.

tabel periodik kimia diciptakan ilmuwan Mendeleyev

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top