Azzam Rumah Santri -- Uncovered Story 1 - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Azzam Rumah Santri -- Uncovered Story 1


Azzam adalah tempatnya, dimana anak-anak fakultas MIPA UB terkumpul dalam satu atap, dengan dinding hijau segar. 

Itu sekitar tiga tahun yang lalu, aku berkumpul dan berdiskusi dengan  teman-temanku untuk buat kontrakan yang enak, nyaman dan religius. Akhirnya kami bentuklah yang namanya azzam rumah santri. Ya! Rumah santri yang tidak ada ustadznya.

Karena enggak ada ustadznya ya, maklumi lah keadaan kami yang miskin ilmu dan papa akhlak. 

Kami cuma ingin sesama mahasiswa bisa saling menjaga sholat jama'ah, saling mengingatkan untuk belajar, bercanda dan melakukan hal-hal yang asik tanpa harus melanggar aturan dan norma agama. Cuma itu, sesederhana menjadi manusia yang baik.

Semua penghuni azzam awalnya berasal dari MIPA dan sampai sekarang masih didominasi mahasiswa MIPA. Hampir semua penghuni azzam adalah aktivis kampus, sehingga cenderung sangat sibuk dengan kegiatan kampus. 

Sabtu minggu yang biasanya jadi momen malas-malasannya mahasiswa malah sering kali menjadi hari dimana penghuni azzam tidak ada dirumah sejak pagi hingga sore. Mungkin ada satu atau dua orang yang masih aja malas-malasan di depan komputer, ya seringnya sih aku.

Momen paling menarik di Azzam ialah ketika kami berkumpul bersama. Itu momen yang unik, konyol, dan tolol! Sering kali kami ngobrol membahas masalah cinta, kampus bahkan masalah negara, kesemuanya gak pakai ilmu, hanya analisis ngawur dan sering ngaco-nya. Bukan kami ingin sok tahu, mungkin kami hanya ingin mengobrol, yang penting ada canda tawa segar disitu.

Salah satu yang tidak bisa aku lupakan ketika di azzam ialah saat-saat "Makan Enak". Momen makan enak ini tidak tentu kapan terjadinya, tidak ada perencanaan khusus. Momen ini ialah ketika kami kumpul bersama untuk makan makanan yang spesial, enak dan sering kali mahal. 

Walaupun mahal, tetapi kami tidak perlu menunggu awal bulan dimana kiriman datang untuk melakukan "Makan Enak" ini. Karena kami memiliki strategi khusus untuk melakukannya. 

Sebagai mahasiswa biasanya kami menghabiskan paling banyak 20.000 dalam waktu sehari, sehingga sekitar 600.000/bulan untuk keperluan konsumsi. Nah.. Pada saat momen "Makan Enak" itu, dimana ada satu orang anak azzam yang bangun pagi dan mengajak 

"Broo! Malam ini makan enak yok!"

Itu kode di pagi hari, yang artinya kami akan menghabiskan Rp. 4.000 dari jatah 20.000/hari itu untuk membeli 2 bungkus mie instan. Jadi sarapan pagi akan makan mie instant (+- Rp. 2.000), kemudian makan siang akan mie instant lagi (+- Rp. 2000), nahh malamnya kami akan makan enak. Makan seharga Rp. 16.000. Itu kami sudah sangat senang bisa merasakan makanan enak. 

Strategi ini bisa membuat kami makan enak lima hari berturut-turut. Namun jika terus-terusan menggunakan cara ini, usus kami bisa jebol akibat mie instant. XD

Bagi kami anak-anak azzam, kebahagiaan bisa datang dari mana saja. Kadang kami senang dengan makanan sisa acara kampus, kami bisa juga sangat senang makan makanan kiriman teman dari kampungnya, dan kami terkadang bahagia sekali ketika makan masakan teman sendiri, yang selalu kami curigai sebagai penyebab sakit perut saat di kampus.. Hahaha... 

Thats really fun guys! I love it!
So hows your University life? Share to me!

Salam Mystupidtheory!

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top