Jebakan Selamat Ulang Tahun - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Jebakan Selamat Ulang Tahun


Masa tahun-tahun 2007 ialah awal trend SMSan baru masuk di Kalimantan, khususnya tempatku Kabupaten Berau.

Trend SMSan dan telepon-teleponan dengan teman dekat ini sangatlah ngetop. Walau tanpa data, tapi sepertinya masa itu ialah masa dimana promo SMS gratis dan telepon gratis paling banyak diberikan. 

Saat itu kami masih SMA, masa dimana kami banyak gunakan handphone untuk hal-hal yang sia-sia, absurd, dan konyol.

Kadang kami bertukar SMS lucu, SMS ejekan dan menelepon hanya untuk ngobrol lama.

Suatu saat kami menginap di mushola sekolah, kemudian menggunakan nomor handphone baru untuk menelepon teman cewek yang sekelas saat tengah malam. Tepat ketika temanku itu menjawab "Halo?" dengan nada suara yang masih sangat mengantuk, kami langsung menjawabnya dengan membaca surah Yasin bersama di mushola, iya beramai-ramai! Telepon langsung ditutup.

Jelas saja pagi harinya temanku itu bercerita dengan cewek-cewek lainnya. Bercerita tentang adanya  penelpon yang Yasinan, seperti acara ketika orang meninggal.

Sepertinya dia agak-agak takut dan khawatir.

Tentu saja melihat hal itu aku semakin senyum-senyum sendiri, karena memang aku perlu tahu reaksinya, setelah itu maka kami akan telepon lebih banyak orang, dan lakukan hal yan sama!

Tidak kalah isengnya, saat aku merekayasa jebakan baru dengan handphone. Aldi*. Temanku yang sedang PDKT dengan gebetannya menjadi sasaranku.

Langkah pertama aku pinjam handphonenya, alasanku untuk bermain game, padahal sebenarnya aku memasang kejutan untuknya.

Aku mengedit kontak di handphone-nya, aku menukar nomor cewek gebetannya dengan nomor guru Matematikaku. Yap! Jadi secara logika, kalau dia SMS ke kontak gebetannya akan diterima oleh guru Matematikaku, begitu juga kalau dia telepon. 

Kemudian untuk melengkapi settingnya aku pasang alarm di hanphonenya, tepat pukul 24.00 dengan pengingat ulang tahun gebetannya.

Kuharap ketika dia mendengar alarm itu, dia akan bangun, dan dengan setengah sadar membaca peringatan alarmnya lalu menelepon gebetannya dengan mengucapkan berbagai kata selamat. Jelas ucapan selamat itu akan diterima guru matematikaku.

Malam itu aku senyum-senyum sendiri, tidak sabar menunggu hasil dari jebakan yang aku pasang. 

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali kudapati SMS
"Kurang ajar kamu Fuuuzh!"
Aku tersenyum, karena pasti jebakanku berhasil tepat sasaran.

Dia pasti malu karena ketahuan sama guru matematikaku. Pagi itu di sekolah dia malu sekali karena di ejek guru matematikaku.

Hahaha. Aku tertawa terbahak-bahak ketika guruku bercerita di kelas, dan harusnya kamu lihat betapa merahnya muka Aldi karena malu.

Kesemuanya itu sudah menjadi hal yang biasa karena aku sudah begitu akrab dengan Aldi, kami tidak bermusuhan, pun Aldi tidak marah padaku. Dia mungkin hanya merencanakan kejutan lain untukku.

Thanks for the memories, my friend!


Diikutkan dalam "The Silly Moment Giveaway" Nunu el Fasa dan HM Zwan

10 comments

heheheeh,,iyaa ampunn,iseng bangetttt...duh,jadi inget waktu SMA jadinya :)

Terdaftar!!!
Terima kash sudah mengikuti GA Silly Moment :)
Salam

Hahaha..... Ngeselin bangeeeeet

Hehe.. Iya, Salam.. Semoga menang GA dahh.. Nggak pernah menang GA sih sebelumnya.. Huhuhu

Iya, kurang kerjaan sihh... jadinya begitu.. :D

enggak... Kami hanya USIL!

Hahahahaha...usil bin jahil.Membayangkan temannya jadi Pangeran bermuka tomat karena nanggung malu :D

Hahaha.. Pangeran bermuka tomat. XD... emang masih banyak kejahilan saya yang lain kok.. tenang aja, bisa kerjain orang sesuka hati ialah anugerah.. XD

Wah iseng banget ya... kebayang sama aldi yang pas diceritain sama guru hehe

Sekarang Smartphone auto-password sih ya XD

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top