A Piece of Adventure Kertas Nusantara - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

A Piece of Adventure Kertas Nusantara


Apa kalian masih sering menggunakan kertas untuk menulis sebuah catatan? Atau kalau kamu mahasiswa, otomatis kamu punya kertas untuk diktat kuliah dan beberapa makalah.

Sejarah kertas diawali dengan penemuan kertas oleh Tsai Lun, berasal dari dataran China.
Kini walaupun sering disebut-sebut sebagai era digital, tetapi kertas tetap memiliki peranan penting dan sangat dibutuhkan. Terutama untuk alasan pengarsipan dan media. 

Tiga hari yang lalu aku berkesempatan berwisata "ilegal" di sebuah pabrik kertas berskala nasional Kertas Nusantara.

Walaupun sering disebut sebagai pabrik kertas, tetapi nyatanya pabrik ini hanya mengolah kayu menjadi kertas mentah atau pulp, bukan kertas tipis yang kalian pakai.

Pabrik ini milik Prabowo seorang duda yang mencalonkan diri menjadi presiden Indonesia(ahh.. masa nggak tau sihh?).

Pasalnya pabrik ini sedang kolaps, tidak berproduksi normal selama lebih dari setahun, dan belum membayar gaji banyak karyawannya, tapi aku enggak mau bahas itu karena perjalananku ini hanyalah untuk wisata! Kenapa wisata ini kusebut ilegal?

Karena memang asal muasalnya, aku cuma mau jemput kakakku yang bekerja sebagai guru di sd milik yayasan perusahaan tersebut. Karena memang sekeluarga sedang libur, ya sekalian aja berjalan-jalan bersama.

Dengan adanya kenalan kakakku yang kerja di pabrik kami diajak masuk dan melihat-lihat pabrik, jadilah kami masuk pabrik. 

Karena langsung dipandu oleh orang pabrik maka aku bertanya banyak hal, memang dasarku juga di science sehingga dengan mudah aku bisa paham proses demi proses pengolahan kertas itu, walaupun aku kurang paham untuk asal energi listriknya.

Ini bukan pertama kalinya aku diberi penjelasan proses pembuatan kertas, namun ini pertama kalinya aku diajak langsung mengelilingi pabriknya.

Menarik sekali melihat pabrik ini dengan lebih jelas, betapa ini merupakan sistem yang besar, mega industri kalau boleh aku bilang. Prosesnya dari penanaman pohon hingga memproduksi pulp, lalu di ekspor, kesemuanya di lakukan di pabrik ini.

Ini rumah Ulin, sederhana namun fasilitasnya mewah
Kawasan pabrik ini sendiri sangat luas di dalamnya termasuk kompleks perumahan untuk para pekerja pabrik, sekolah untuk anak-anak dari sd, smp, dan sma belum lagi danau-danau dan hutan liar.

Namun disayangkan sudah banyak rumah yang kosong, pasalnya sejak pabrik tidak beroperasi secara normal, banyak sekali pekerja yang pindah, pulang kampung ataupun telah mendapat kerjaan baru.

Beberapa rumah bahkan sudah dihinggapi tumbuhan-tumbuhan merambat yang merusak kayunya.

Menurut pekerja yang memandu aku, jika pabrik ini beroperasi selama 3 bulan saja, itu sudah bisa menghidupi seluruh pekerja di pabrik selama satu tahun dan masih mendapatkan keuntungan, ini bukan pendapat dari satpam, tapi dari  salah seorang tenaga ahli pabrik!

Bayangkan!

Meski begitu, jika telah satu tahun ini tidak beroperasi maka darimana dia bisa menghidupi semua pekerjanya? 

Pasalnya biaya modal untuk pabrik ini beroperasi saja sudah milyaran bahkan mencapai puluhan milyar, itu untuk pengadaan bahan bakar dan bahan baku saja, belum termasuk transportasi. Gila!

Jika setahun tidak melakukan produksi, lalu kemana larinya biaya modal produksi milyaran itu? Hilang? Kemana ilangnya? Entahlah... Bukan duitku juga sihh.. :D

Oh ya, Kawasan industri ini telah tersistem sangat rapi, listrik keseluruhan di pasok dari pabrik. Sehingga ketika pabrik sedang mati seperti ini, tidak ada pasokan listrik sama sekali. Hanya bisa mengandalkan diesel listrik saja kalau punya.

Bayangkan rumah-rumah pabrik yang memiliki peralatan hidup berstandard luar negeri ini tidak memiliki listrik!

Mungkin cuma di tempat ini kamu bakalan melihat kompor listrik yang nganggur, pembakar roti kosong, microwave wafat, pemanas air RIP, freezer dead, Kulkas, teve, dan beberapa set AC matot alias mati total karena tidak adanya pasokan listrik! Jadi selama semalam aku di tempat itu, tidak ada nyala listrik sedikitpun.

Hikmahnya ialah aku bisa bebas dari elektronik yang mungkin sudah berlebihan aku gunakan setiap harinya. 
Kalau ini bahannya Triplek, tapi hampir semuanya impor dari Kanada, kecuali atapnya Sirap Khas kalimantan.

Oke, sekian aja menulisnya, catatan ini boleh di baca untuk dipelajari, mungkin saja pas UTS keluar. Wassalam!

Salam Mystupidtheory!



1 comments:

Appreciate this post. Let me try it out.

My weblog; ยาลดความอ้วน

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top