Meja Komputer Handmade - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Meja Komputer Handmade


Selama di berau kesibukanku terutama ialah ngelesin anak-anak SD dan SMP. Karena hanya memberi tambahan belajar maka jadwalnya hanya sore dan malam hari. Nah.. jadi aku punya banyak sekali waktu luang di pagi harinya. Pagi-pagi itu sering kupakai menonton TV, main komputer dan membaca buku. Pas siang pasti ibuku nggak suka karena buku berhamburan di ranjang kamar, ibuk maunya rumah rapi terus, tapi menurutku kalau buku itu masuk lemari terus ya sia-sia lah, bukunya nggak kebaca.

Pagi kemarin kebetulan aku lihat potongan-potongan kayu disamping rumah, jadi kepikiran, "Kayaknya asik nihh kalau buat meja komputer sekalian tempat buku di samping ranjang". Akhirnya aku langsung ambil meteran tukang, palu, gergaji dan beberapa potong papan dan triplek kayu di sebelah rumah. Mari bekerja!


Oke, pertama-tama aku harus mendesain bentuk dari meja kayu yang akan aku buat. Aku akan mulai mendesain dengan aplikasi AUTOCAD. Tapi karena aku nggak bisa dan nggak punya aplikasi AUTOCAD sebaiknya aku tidak memaksakan diri. Kayu langsung aku ukur sepantasnya, desainnya nggak muluk-muluk udah ada di kepalaku. Haha.

Cukup lama aku nggak pegang paku, palu dan gergaji, jadinya ada sedikit kecelakaan kerja, tanganku kehantam palu saat memasukkan paku terakhir. Tapi syukurlah setelah kurang lebih dua jam, mejanya jadi juga. 

Dan sentuhan terakhirnya ialah pembatas buku, untuk menampung buku-bukuku biar nggak berantakan di kamar. Aku terpaksa membeli lumayan mahal untuk pembatas buku ini, sekitar 40.000 sepasang. Tapi nggak papa, asalkan puas.

Karena belum ada cat kaleng, akhirnya meja cuma aku sikat aja supaya bersih. Kemudian meja siap dimasukkan kamar.


 Setelah aku masukkan kamar, ukuran mejanya lumayan pas, bagian pinggiran tempat buku dempet dengan ranjang, jadinya pas mau tidur bisa ambil buku dan  baca-baca sebentar.

Tepat di belakang kursi ada kipas angin, biar dingin lahh, soalnya cuaca di beru cenderung panas, kata orang di berau itu mataharinya Lima. Kayak balon aja, ada lima. 

Begini nihh setelah diisi dengan buku dan laptop, hitung-hitung sebagai meja kerja lahh biar kelihatan ada kerjaan gitu. :D

Ini aku lagi kerja di atas bangku yang hitam itu, dan mengetik di netbook putih yang koneksi internetnya full nonstop gratisan itu. :D

Thanks! Just be creative!
 
Back To Top