Something called Passion - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Something called Passion


Kemarin yang asik. Aku baca buku tentang penjual kopi yang merasa diringa biasa saja. Lahir dari keluarga sederhana. Tapi nyatanya tumbuh menjadi orwng orang luar biasa. Dialah Muadzin F Jihad sang pendiri semerbak coffee. Aku melihat sosok manusia yang nekat dengan pendiriannya yang kuat. Sungguh sosok manusia yang menceritakan dirinya dengan sederhana, namun nyatanya punya seabrek kelebihan. Dia telah menceritakan kisah perjuangannya menjadi seorang pengusaha dengan menjliskan buku "Follow Your Passion"

Diatas itu alasan kenapa kemudian aku mau cerita tentang passion. Aku dulu bercita-cita mau jadi seorang dosen, ilmuwan yang mampu sekolah ke luar negeri dan punya banyak uang. Itu hari yang dulu sekali, sebelum aku duduk dibangku kuliah. Nyatanya ketika kuliah berlangsung, aku bahkan tak tahan mengerjakan laporan praktikumku sendiri. Aku terkadang masih mencontek laporan praktikum kakak tingkat. Kadang juga aku kumpulkan laporan praktikum setengah jadi. Ya begitu memang kenyataan yang istimewa. Dalam perjalanan kuliah aku kemudian dipertemukan dengan banyak orang, dengan banyak dosen, dan banyak mentor kehidupan. Mungkin ini yang disebut universitas kehidupan. Aku harus banyak mengwmbil ilmu dari mereka yang hidup disekitarku.
 
"Pendidikan itu bukan untuk mempersiapkan kehidupan, tapi pendidikan adalah kehidupan itu sendiri" (Mahfuzh, Asal tulis!)

Kemudian aku tanya diriku yang terdalam, Jiwa dari ragaku, penguasa dari mimpiku.
"Apa kamu benar ingin jadi dosen?"
"Atau kamu hanya ingin ke luar negeri dan pamerkan prestasimu?"
"Bagaimana mahasiswa yang akan kamu cetak kelak?"
Semua, ketiga jawaban itu hanya arahkan aku kepada kesimpulan bahwa "Kalaupun aku jadi dosen, maka jadilah aku dosen yang egois, kalau aku jadi dosen maka akan ada mahasiswa yang kesulitan mencari-cari aku yang jalan ke luar negeri".
Aku bukanlah diriku yang itu. Aku adalah diriku yang petualang, yang tak tertarik mengajar dikelas, yang bosan menulis laporan. Aku harus jadi diriku yang ini, yang suka dengan petualangan, yang senang melihat dan bekerja sama dengan orang lain.

Sepanjang perjalanan kuliah aku akhirnya mencoba udara kebebasan, udara segar yang baru, nafas enterpreneur. "aku mau mulai usaha!"
Mulai darimana?..... Tentu aku bingung, ingin tanya orang tuaku juga sedikit mustahil. Ayahku adalah seorang guru, ibuku juga guru, dan kalian tahu? Kakekku juga guru. Saudagar(baca: enterpreneur) bukanlah jalan yang ada dalam jalur hidup keluargaku. Dalam kebingungan itu aku kemudian bertanya pada buju-buku, bertanya pada orang-orang yang memiliki pikiran yang sama, diskusi dengan orang yang telah mulai usahanya. "Bukankah begini pendidikan itu? Besarkan rasa ingin tahumu, dan matikan ketakutanmu pada kegagalan"
Beberapa bulan kemudian aku sudah mulai usaha, itu kecil sekali, hanya jualan onlen. Jual bross. Oleh karena ibuju yang suja koleksi bross.
Jika kalian pikir usaha ini akan gagal? maka kalian benar! 3 bulan dan belum satu orderpun yang datang. Tapi aku tak berpikir gagal saat itu, yang ada dikepalaku adalah "Mahfuzh! Kamu kurang berusaha!" Aku lanjutkan usahaku dengan usaha lebih, doa lebih dan nekat yang lebih. Satu bulan dan ada order pertama! Order pertama memberikanku keuntungan yang lumayan besar.  Teruslah datang order-order itu bagaikan hujan. Hingga sebulan aku bisa bersantai dengan uang hasil usahaku. Seperti kebanyakan orang yang tak pernah pegang uang, aku boros!.
Usaha ini lancar, bahkan secara kecil-kecilan mengembang.
2 juli adalah tahun 2013 tepatnya, hari dimana aku harus tunaikan perintah KKN dari dosenku. Jadikah aku pergi KKN dengan meninggalkan urusan bross. Sepulangnya ialah 22 juli, pelangganku habis. Pindah beli ke tempat lain. Kalian kira aku gagal? Ya! Benar! Aku hanya habiskan satu lagi jatah gagalku.
Aku putar otak. Masih ada sisa hasil usaha sejumkah 800.000. Aku mau buat kaos kreatif bertajuk @mystupidtheory. Itu panjang ceritanya. 

Oke kalian paksa aku cerita. Aku saat itu sudah bergabung dengan FLP Malang, dengan modal nol besar dalam bidang kepenulisan. Aku belajar tulis humor dan komedi. Hingga aku bisa tulis banyak humor. Aku muat humorku semua dalam sebuah buku dan terbit sebagai e-book berjudul "Mystupidtheory". Ada beberapa tema yang sangat suka dengan oneliner humorku, sehingga aku jadi mau buat kata2 kreatif dalam bentuk baju. Tujuannya satu! Agar aku punya usaha!

Jika kalian kira usaha baju ini akan gagal? Kalian benar lagi! Aku gagal bahkan sebelum mulai. 800.000 melayang ketika cetak baju pertama sejumlah 15pcs dan semuanya cetakannya jelek. Bahkan tak layak jual. Akhirnya aku bagi-bagikan saja itu baju. Aku gagal..
Jika kalian tanya jadi apa aku sekarang? Mahasiswa tingkat akhir
Mau jadi apa aku sekarang? Pengusaha! Tak perduli berapa jatah gagal lagi yang harus aku habiskan!

Mahfuzh TnT

1 comments:

mahfuzh kaosnya g da sisa nechhh?????hehe

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top