NOAH - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

NOAH



Ini hari yang libur. Libur oleh karena orang pada malas bekerja. Ini hari teman-teman pada ajak aku untuk bermain ke Batu Secret Zoo yang seterusnya aku sebut BSZ karena aku malas tulis panjang. Niat mulia untuk refreshing, bukan untuk menyamakan rupa. Aku berangkat dengan semangat sentosa menuju BSZ dengan bersama Angkot dan supirnya. Menyusul juga berangkat pembina FLP Malang Pak Nurmuhammadian yang juga pihak sponsor acara jalan-jalan ini. Terimakasih bapak!

Kami berangkat terlalu pagi sehingga menyebabkan BSZ tutup. Jadi kami tunggu sampai buka, itu tepat pukul 9.00 pagi hari. Sembari menunggu bukanya wahana rekreasi ini Aku makan pagi dulu, dengan ditemani teman-teman yang baik menurut ibu mereka. Selama menunggu itu kami jadi mengobrol, obrolan ringan lah seputar kapas, debu dan gas hidrogen. Setelah bosan menunggu akhirnya BSZ pengertian dan membuka diri untuk dapat kami masuk kedalamnya. Aku masuk dengan membawa tiket di tangan. Suatu hal yang menarik sebenarnya karena pada dasarnya hewan-hewan penghuni kebun binatang ini telah memperalat manusia. Mereka menyuruh manusia berjualan tiket untuk belikan mereka makanan. Dan anehnya manusianya mau!

Masuk ke dalam dan saya kaget, karena BSZ tak selayaknya kebun binatang pada umumnya. Lebih banyak manusianya daripada binatangnya, jadilah binatang-binatang itu yang bersantai menontoni kami yang berkeliling. Ini kebun manusia!

Aku ceritakan kepadamu yang menarik saja, itu adalah ketika melewati area harimau. Aku sentuh  Kandangnya yang terbuat dari fiberglass, semacam polymer organik yang menyerupai kaca dengan kekuatan lebih. Suasana jadi mencekam, karena harimau itu mengaum dengan taring yang tajam dan punya wajah yang buas mengerikan. Untunglah kandangnya yang kokoh itu mampu melindunginya dari keganasanku, karena kupikir wajahku bisa saja lebih mengerikan darinya. Aku tinggalkan dia agar dia bisa terus hidup, tidak jadi kumangsa. Ohh ya, aku sempatkan berfoto dengan anak harimau itu. Setidaknya buat kenang-kenangan bagi si anak harimau itu, jika saja suatu saat nanti aku sudah bisa jadi Raja Hutan maka dia bisa pamer karena pernah berfoto denganku.

Aku melihat ada kapal besar yang terlihat. Itu dia satu-satunya kapal yang mengakui dirinya NOAH, terlihat dari tulisan di bagian tengah kapal itu. Padahal aku tidak yakin kalau kapal NOAH yang asli punya nama dibagian tengah badannya. Melihatnya membuatku berfikir "Bagaimanakah caranya bisa seorang manusia menyelamatkan semua jenis hewan dengan satu kapal ini?" dan pertanyaan kedua muncul seketika itu juga "Apa semua hewan disini adalah berassal dari kapal legendaris NOAH itu?" oke tidak usah dijawab oleh karena aku hanyalah manusia yang Mahasiswa, Allah lah yang Mahatau.

Tak lama melalui itu NOAH, mendadak turun gerimis, maka aku melanjutkan perjalananku ke wahana berikutnya dibawah hujan.

"Sesungguhnya Hujan itu adalah rahmat dari Tuhanmu, maka janganlah kamu berteduh dari rahmat tuhanmu"

Penulis: Mahfuzh TNT
Teori bodoh yang ada bebas digunakan tanpa harus melakukan sitasi, karena penulis sudah cukup dikenal. :P

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top