Gondrong itu Bebas! - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Gondrong itu Bebas!


Luka.. Itu satu temanku yang menuliskan tentang luka, tulisannya yang aku baca menyebabkan aku teringat untuk menulis pengalamanku saat terjatuh dari motor. Berbicara tentang luka, aku sudah merasakan banyak sekali luka dan sakit. Terjatuh dari motor, jatuh dari pohon, disengat lebah, digigit ikan buntal dan terkena mata kail juga telah kualami. Tapi dari kesemuanya yang benar-benar membekas hingga kini ialah jatuh dari motor.

Pagi yang cerah, itu massa aku masih kecil, kecil sekali hingga sangat senang ketika naik motor, iya ada masa dimana kamu senang banget diajak naik motor, karena itu pasti sebuah ajakan untuk jalan-jalan keliling kota. Motor honda astrea yang kala zaman itu nge-hits banget sedang  terparkir di depan rumah dan lalu aku tak sabar menunggu ayah keluar rumah, aku naik duluan keatas motor dan merasakan menjadi pengendara motor terbaik yang pernah ada. Aku goyang-goyangkan stang motor(handlebare) itu membuat aku terlihat bodoh, tapi begitulah anak kecil senang membayangkan sesuatu.
"Brukk"

"Huaaaa.. Umiii... Umiii.. Umi.. Hiks..Hiks"

Oleh karena aku terlalu semangat memainkan stang motor itu sehingga terjatuh, dan celakanya saat terjatuh itu kepalaku mengalami benturan yang cukup keras. Aku menangis tak karuan. 

Al-hasil dari jatuh itulah saya mendapat benjol di kepala. Tak lama kemudian barulah orang tua aku menyadari kalau kepala anaknya jadi peang karena jatuh itu. Ini kepala aku peang, tapi tidak ada masalah dengan kesehatanku. Ketika besar ada temanku yang mengetahui masalah peangnya kepalaku. Habislah Aku. Sepanjang hari aku diejeknya, yang menyebabkan semua teman seekelas tehu perihal peangnya kepalaku. Aku menangis, pulang, lapor ayah. Ayah bilang "Ohh.. yaudah, nanti rambut kamu dipanjangin aja potongannya, jadi tidak kelihatan peang" GENIUS! Seperti biasa ayah selalu punya cara yang buat aku senang. Akhirnya sejak saat itu aku putuskan untuk panjangkan rambut.

SMA adalah masanya, dimana aku dipaksa potong pendek. Tapi sekali lagi aku katakan kalau sekolah memang paksa kita jadi satu macam. Aku kira guru memang pada iri hati lihat kami yang muda  lebih cakep dari mereka yang sudah usianya sangat bisa dimaklumi. :D

sudah kuliah, aku bebas bergondrong ria menikmati kebebasan. Aku suka rambutku panjang, mungkin nanti mau aku kepang dua. Biar lucu aja! tapi teman selalu pada protes dan bilang kalau rambutku awut-awutan, tidak rapi. Ahh.. Jangan cerewet kalian! aku mau bilang itu, tapi tidak tega karena aku anggap mereka perhatian. Thanks frend!

Ohh ya! ada masanya dimana kamu lihat aku sedang botak. Itu masa-masa dimana aku stress berat dan akut. Jadinya aku cari sensasi aja sehingga ada yang ketawa liatnya. Botak bikin kepala ringan, juga ringan di ongks karena rambut lama tumbuhnya dan lama lagi perlu keluar uang buat potong itu rambut.

Yasudah.. Hidup adalah tentang kebebasan bukan? Aku tidak lakukan sesuatu karena kata orang itu asik, aku juga tidak berhenti lakukan sesuatu karena kata orang itu membuatku jelek. Aku lakukan sesuatu yang menyenangkan untuk diriku bahagia.

Jika kamu inginkan terlihat berbeda dan aneh diantara banyak manusia yang seragam, maka kamu haruslah jadi orang yang menyenangkan, karena dengan begitu orang mungkin jadi mau meniru kamu tapi pasti dia tidak bisa membenci kamu. 

Mahfuzh TnT

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top