Stooop Gosip Akuut! - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Stooop Gosip Akuut!


Ini tentang aku saat masa SMA dahulu. Yahh dari dulu aku sangat benci dengan yang namanya GOSIP. Walupun aku sendiri sering bergosip, terutama masalah guru yang angker(Astagfirullohaladzim...). Ternyata di gosipin dan menggosipin itu sama nggak enaknya. Satu pengalaman adalah ketika bergosip tentang guru, saya semacam trauma dengan hal itu. Itu Bukan seperti yang kalian pikirkan, ini jauh lebih serius daripada sekedar ngegosipin guru dan ketahuan Si guru, ini lebih parah! Suatu saat di hari yang cerah, teman saya bergosip tentang Guru, kemudian saya mendekat dan mendengarkan. Si guru tidak tahu jika ia digosipin. Saya sangat sedih karena guru tersebut adalah ayah saya! Dan tidak enak rasanya ketika ayah kalian digosipkan!

Masa SMA orang sekeren saya tak lepas dari yang namanya gosip(Weks...:). Gosip bahwa saya menyukai seorang teman sekelas saya(Iya!! LAWAN JENIS tentunya:). gosip ini telah beredar hingga sekelas pada tahu semua. Yang tidak habis pikir adalah ternyata gosip ini telah sampai pada taraf akut, stadium empat!. Gosip pada taraf akut stadium empat itu bukan karena tersebar di seluruh kelas, tapi akan lebih parah lagi seperti ini ceritanya,

Saat itu  Malam minggu, Aku dan teman-teman cowok lainnya sedang ngumpul di tepian sungai(Bukan lagi boker lhoo!!).  Kemudian temanku Ardy mengajakku jalan dengan motornya.

"Ayo jalan-jalan fudz! Kita beli jajan di warung!"
"Ayok!" Demi di ajak membeli jajan aku langsung ikut. Hanya dengan iming-iming jajan aku rela bergoncengan berduaan sesama cowok(siall murahannya aku!).

Ada yang aneh dengan temanku, harusnya kami bisa membeli jajan sejak tadi, karena kami telah melewati banyak warung. Tapi aku berdiam tanpa meragukan niat baik temanku. Lama berjalan, semakin mencurigakan, dan ada yang aneh, Aku tahu jalan ini, ini khan.. Jalan depan rumah teman cewek yang di gosipkan dengaku itu?? 
Ardy berhenti tepat di depan rumah  Si Dia, kemudian langsung menekan klakson motornya "Teeeet.. teeett.. tet.."
"Ohh.. My Gusti Alloh.. Gusti Alloh.. Stoop Ardy!!"
"Teeeettt..tettt.. teeet" balasannya

 Aku kenal lama dengan Ardy, Dia satu dari banyak orang gila introvert yang menyamar menjadi siswa SMA yang lugu. Klaksonnya tak berhenti, Dia pasti menunggu Si cewek keluar dari rumahnya sebelum dimaki tetangganya.
Aku tak tahan, Aku khawatir jika yang keluar malah orang tuanya. Demi menyaksikan kegilaan bocah semprul ini, Aku turun, Aku kabur dari motor Ardy, dan dengan secepat kilat Ardy juga kabur dengan motornya. Aku harus berlari sekitar 500 meter hingga dapat melompat ke bagian belakang sadel motornya.

Senin pagi saat bertemu di sekolah Aku bertanya: "Apa malam minggu kemarin kamu dirumah?"
X: "Yah! Lain kali langsung masuk ajah!"
"ZZZZTTZTZTTZZZ"
Berhentilah bergosip, sebelum pada tingkat akut! sumpah! Selain dilarang Agama, itu sudah cukup ngeselin!

M. Mahfuzh Huda
Ditemani Secangkir Milo dari Kampung

6 comments

Apanya nyang keren pak de?

Alhamdulillah.. Saya menghibur mahasiswa Angkatan akhir.. XD

sebelumnya saya meminta maaf pada saudagar eh saudara penulis, karena saya sedari tadi sudah menahan tawa dan saya tahu itu tidaklah sopan. Maka, dengan segala kerelaan hati.. saya mohon sekarang juga, ijinkan saya untuk..... tertawa. ahahahhahaa....... *kamu benar fuzh, bahkan gosip itu pada kenyataannya lebih murahan daripada seorang cowok yang tergoda di iming2i kata 'jajan' :D Nice post, lanjutkan kelucuanmu pada level selanjutnya...

Nyahaha.. Murahnya aku... Mwahaha.. Yaudahlahh.. penghinaan pada diri sendiri yang berimbas pada tawa orang lain itu juga sedekah

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top