Kampung Supermen Ponorogo - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Kampung Supermen Ponorogo


Do whatever you want in this whole live, but never betray Allah and our prophet Muhammad.saw

hmm.. yeah, pesan dari boss saya(baca:murobbi) "silahkan berkreasi asalkan tidak melanggar syari'at islam"
Sipp! diingat yahh fuzh!!
Mahfuzh : Ehh... nanya donk! ”Apa hubungannya pesen itu dngan judul postinganmu?”
Mahfuzh : ”gak ada, Cuma pengen mengingat pesan dari bossku aja,”
Mahfuzh : ”halah, iseng amat?”
Mahfuzh : ”suka-suka donk, ini blog punyaku jg :P”

***

Okke, jum’at yang cerah, langit memancarkan foton yang memaksa dedaunan berfotosiintesis.  Aku sedang asik dengan LG temanku, mata melirik kanan dan kiri sesekali menangkap apa yang kulihat dengan fasilitas LG ini. Ini masih kelanjutan dari kisah perjalananku di ngebel. Ada wisata air terjun di sini, keterangan tentang air terjun ini memang tidak lengkap. Dan ada dua orang bodoh sedang menuju kesana.
Satu kalimat sambutan ”Air terjun tanpa nama, bersiaplah terkena serangan hawa negatif!!”
Oke. biasanya aku meggambarkan jalanan yang bersisik, tetapi kali ini aku tidak bisa mengatakannya bersisik. Itu terlalu munafik, terlalu bohong. Sejenak kita pakai bahasa sarkasme : jalanan ini buruk rupa tak karuan. Tapi Alhamdulillah kami masih bisa mengendarai jupiter hijau ini. Temanku mengeluh tak karuan, karenan dia yang bertugas menjinakkan Jupiternya diatas jalanan rusak ini. Sedangkan aku asik sendiri menikmati pemandangan yang Subhanallah indahnya. kalian pernah melihat pria tampan? Atau wanita cantik? Yahh aku jamin ini tidak lebih indah dari itu, tapi percayalah ini sangat indah. Yang membuatku tak berkedip ialah karena tempat ini mengingatkanku pada hutan belakang rumahku,jalan durian3(walau tak satupun durian ditemui), berau, kalimantan timur.
Perjalanan masih mengasyikkan, hingga mata ini terbelalak karena kelilipan buah duren(ups... salah:). Aku terkejut ketika menyaksikan bagian dalam hutan yang indah ini rusak, hutan ini gundul di bagian tengahnya, entah lah siapa yang bertanggung jawab atas rusaknya hutan ini. Aku melihat beberapa warga bekerja di bagian lahan kosong itu, mereka berkebun. Ironi, kuputuskan tak ada yang harus di salahkan atas gundulnya hutan ini, mereka juga butuh penghidupan. Hatiku hanya bisa bersedih, dan berharap kejadian ini tak terjadi di belahan bumi lain.
Cukup sudah sesi sedih-sedihnya...

Dukk!!”duhh, apa itu fuzh?”
”batu, kamu nabrak batu.” aku masih asik dengan pemandangan sekitar.

          Ada pedesaan di daerah ini. Aku menyaksikan orang-orang membawa kayu bakar dipunggungnya dengan kedua tangannya. Tak berapa lama seorang wanita paruh baya kami lalui, ia membawa kayu bakar juga. Aku merekam semuanya, termasuk ketika seorang nenek-nenek berjalan dengan santainya ketika punggungnya telah penuh dengan kayu bakar. Ia tersenyum simpul, yang kubalan dengan senyuman spesial paling manis(dan si nenek pun muntah, what a terrible smile:). Kami masih heran dengan asal-muasal kekuatan orang-orang di desa ini. Aku yang punya fisik yang sehat, muda dan gagah perkasa(okke2 di sini kalian boleh melempar sandal:) tidak yakin bisa membawa kayu bakar sebanyak itu. disini aku hanya bisa berucap lirih Subhanallah.. Inilah yang membuktikan kekuasaan Allah atas rizki manusia. Setiap orang punya cara masing-masing untuk menjemput rizkinya.
Tak lama kami menyusuri jalan, ada anak-anak kecil, anak SD, sekitar kelas 3SD , aku mengarahkan kamera hp LG temanku kepada mereka, sementara yang di shooting tak merasa.
”Ada SD di pedalaman sini,” Aku membuka percakapan sembari mengambil gambar sekitar ”Iya, paling bentar lagi kelihatan,”Sahut temanku
 
         Setelah jarak yang begitu jauh, kami baru mendapati sekolah itu. kembali terfikirkan semuanya, tentang lelaki dan wanita paruh baya yang mengangkat kayu bakar, kemudian nenek yang juga mengangkat kayu bakar, dan sekarang aku menyaksikan anak kelas 3SD yang berjalan sangat jauh untuk mencapai sekolahnya. Kuarahkan kamera HP LG pada anak-anak sekolah itu, terlihat senyuman memancar, kemudian di sambut dengan teriakan-teriakan anak-anak lain ”Hay.. difoto-difoto”. Kesimpulan : wahh, ternyata anak anak ponorogo masih lucu-lucu, masih kampungan.. haha
”Telah diputuskan aku menamai tempat ini Kampung Superman!!” yahh.. adalah fiksi yang digemari anak-anak. Aku rasa Bryan Singer penulis smallville telah melihat kehidupan orang-orang kampung di sini ketika menulis ceritanya.

Selepas dari kampung superman itu, kami mengeluh tak karuan tentang jalanan, tentang jauhnya lokasi air terjun dan tentang tingginya tanjakan yang kami lalui. Hingga kami bertemu  orang warga yang berkebun. Dan di depan kami tertulis ”Tempat Parkir Air Terjun”. Parkiran kosong, itu artinya pengunjung hanya kami berdua. Alhamdulillah.... aku telah sampai. Sip... Aku langsung lompat dari motor dan mengikuti petunjuk arah menuju air terjun.
Ternyata letak air terjun itu masih cukup jauh untuk membuat kakiku pegel. Ketika telah berjalan 15 menit menanjak mengikuti jalan-jalan terjal, aku melihat air turun dari atas bebatuan.  air itu turun dari ketinggian sekitar 3meter dan besarnya hanya sekitar 15cm.
”Apa?? Kalau itu air terjunnya, aku black list ponorogo sebagai kota tujuan,”
Aku telah murka dengan perjalanan panjang yang kami lalui. Tetapi ternyata setelah mendekati air terjun tersebut aku melihat air terjun yang jauh lebih besar, dengan kecepatan penuh aku langsung menuju TKP. Aku langsung melepas jaket dan mencuci muka dibawah air terjun. Kami hanya berdua di sana, di air terjun yang bertingkat tiga itu. langsung saja berpose dan foto-foto.. haha.. mission clear.. saya puas sekali karena kondisi air tejun yang benar-benar asri, begitu alami dan tak ada manusia lain selain aku dan sahabatku. Tentu saja kami jadi mahluk eksklusif di tempat itu.


Hati ini tertunduk padaMu ya Rabb.   Subhanallah... 

Aku akhiri perjumpaan denganAir tenjun itu dengan takbir ”AllahhuaAkbar”

Sungguh maha besar Allah atas segala karunianya

3 comments

Subhanalloh bagusnya, eh kamu crita bisa rinci gitu ya? suka aku bacanya. posenya kurang ekspresif :p

hm.. aku kan studi literatur jg pas nulisnya jeng di google.. biar ada sesuatu yg keren dari tulisanku

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top