Belajar dari Satu kepanitiaan - My Stupid Theory

My Stupid Theory

Si Bodoh yang waktu dan pikirannya habis digerogoti oleh rasa ingin tahu.

Belajar dari Satu kepanitiaan


Sebenarnya judul blog ini adalah Curhatku Setelah Usai Suatu Kepanitiaan namun karena kurang menjual saya coba gunakan judul Belajar dari Satu kepanitiaan. Mungkin pelajaran ini dapat kalian rasakan ketika kalian mengikuti sebuah kepanitiaan pelajaran yang dapat saya ambil.

Saya bukanlah orang yang mengerti banyak tentang kepanitiaan, saya juga bukan orang yang mumpuni di bidang organisasi. Namun ketika kuliah saya menjalani aktivitas-aktivitas di beberapa organisasi. Yah.. tentu saja tujuan saya ialah menguasai sebanyak mungkin soft skill, mancari sebanyak mungkin teman dan relasi, menjadi berguna bagi lingkungan saya.

Mengeluh
Baru saja saya  menjadi panitia KRIMA(Krida Mahasiswa), sebenarnya saya mendaftar untuk menjadi pendamping namun takdir berkata lain saya di tempatkan pada sie PDD(Perlengkapan Dekorasi dan Dokumentasi) suatu sie yang paling saya hindari.. Kalian tau mengapa??... hmm... Singkatnya Sie PDD merupakan sie yang paling banyak tugasnya, sie paling tidak kreatif, dan sie yang harus melayani sie lainnya. Ketika saya masuk di sie PDD saya sama sekali tidak bersemangat menyelesaikan tugas-tugas saya dalam kepanitiaan tersebut, namun saya bukanlah orang yang suka lari dari tanggung jawab. Jadi saya tetap membantu teman-teman PDD untuk mempersiapkan acara. Ohh.. ya, Satu hal lagi yang buruk dari sie PDD yaitu dipimpin oleh wanita, ini sangat buruk karena dia menghadapi masalahnya dengan tangisan. huhf..
Buku yang menginspirasi
Sudah cukup keluhannya.. Usai les saya melewati sebuah pameran buku, entah mengapa saya sangat tertarik untuk masuk, maka terpilihlah 2 buku. Setelah membaca buku yang sempat saya beli di Islamic Book Fair saya sadar bahwa mengeluh tidaklah menyelesaikan masalah dan mengerjakan sesuatu yang tidak kita sukai  tidak akan ada manfaatnya. Dalam kasus saya, tidak ada cara lain saya harus menyukai apa yang saya lakukan.
Mengubah Persepsi
saya berusaha menjadi suka pada kepanitiaan tersebut, walaupun ini sangat sulit. Begini triknya, saya orang yang menyukai tantangan. Saya mengubah persepsi bahwa tugas-tugas yang di berikan pada saya ialah tantangan, jika saya tidak mampu menyelesaikannya maka  saya kalah(I'm Losers), namun jika saya menyelesaikannya saya menjadi pemenang dan seorang pemenang akan berdiri di panggung teratas dan saya sangat puas akan hal itu..
Indahnya Hidup Tanpa Keluhan
Ketika saya menikmati kepanitiaan saya di sie PDD malah dapat memahami betapa luar biasanya tanggung jawab dalam sie ini. Teringat akan pesan dari guru eSMA saya "Melaksanakan suatu acara adalah hal yang mudah, namun Menyelesaikan acara dengan suatu totalitas adalah hal yang sangat sulit". Maksud dari kalimat ini adalah Profesionalisme. Profesionalisme ialah menyangkut bagaimana memualai acara dan mengakhirinya. Banyak orang yang dapat memulai acara namun selalu melupakan akhir acaranya. Sebagai contoh dalam kepanitiaan yang saya ikuti ialah, mereka cenderung berfikir hanya untuk acara namun sampah-sampah diakhir acara terlupakan. Karena saya wajib menyimpuni semua perlengkapan, saya barengi dengan membersihkan lokasi acara juga hitung-hitung bagi tugas, mereka fokus di acara saya fokus ke lingkungan setelah acara.
Pelajaran berharga juga yaitu harus mengikuti perintah-perintah dari teman-teman lainnya ini membuatku menjadi terbiasa menjadi bawahan(walaupun di hatiku ini hanyalah tantangan). Sehingga ketika saya mampu menjadi pemimpin saya akan memikirkan nasib dari orang-orang yang saya pimpin. Setidaknya ada satu bekal saya untuk menjadi pemimpin.. hehe
Belajar menghargai orang lain, agar engkau dianggap berharga. Dari beberapa kepanitiaan yang saya ikuti sering kali yang saya dapatkan hanyalah sifat buruk seseorang, maksudnya yang saya lihat hanyalah sifat buruk orang-orang yang satu kepanitiaan dengan saya. Misalnya setelah kepanitiaan X, pandangan yang saya peroleh ialah : jangan satu kepanitiaan dngn si A, karena si A pemalas. Pandangan ini dikarenakan saya tidak menghargai usaha yang dilakukan oleh si A sehingga apa yang ia lakukan terlupakan, dan apa yang lupa ia kerjakan teringat terus.
Satu kata yang paling sering saya ucapkan dalam kepanitiaan ialah Lelah, setelah saya pikirkan ternyata ini disebabkan karena saya sering sekali melupakan satu padanan kata ini yaitu "Lillah"

Terimakasih ya Allah.. Engkau telah memberikan pelajaran berharga dari setiap penggalan langkah kehidupanku...

4 comments

wah..wah.. hehe good2, kykx anda pria melankolis yg buth teman curhat.. xixixi

Mengeluh bukan hanya membuat hidup kita susah tpi menjauhkan rezki jga sob... aku mengalami akn hal ini ketika awal mendirikn usaha dlu... aku selalu mengeluh krna hasil usaha tidak pernah maxsimal.. tapi setelah aku mulai ikhlas 'n mencoba menjalani hidup tnpa keluhan Alhamdulilah hidup q lebih tenang 'n indah... jalani hidup apa adax 'n jgn lupa utk selalu bersyukur...
semangat sobat q...

salam kenal...

ade: siall.. gak, aq gak suka curhat.. aku susah u/ mengungkapkan isi hati k orang so biasanya aku jalan2.. di azam gak akan ada yang kesepian.. klo kesepian panggil saja mahfuzh yg siap menghibur.. hahaha

@syaifullah arifin.. wow memang terkadang kita hanya melihat dari sudut pandang kerugian.. mungkin perlu belajar banyak dr km, coz kyknya km udah jelas suksesnya.. hehehe melihat orang yg udah punya usaha jd pngen....

hahaha... jgn begitu lah kawan, aku juga belum sukses kok,,, aku masih pengen kuliah lau ada dananya...

agar bisa memimpin Negeri ini paling tidak di desa ku...

kamu lebih hebat kok dari aku...
aku masih 19th sob...
masih banyak yang harus aku pelajari tentang hidup ini...
salam ya sob...

What comes into your mind?
Shoot me some comment!

 
Back To Top